home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tak Cuma Nikmat, Kopi Juga Bisa Membuat Kita Awet Muda

Tak Cuma Nikmat, Kopi Juga Bisa Membuat Kita Awet Muda

Menyeruput kopi di pagi hari adalah hal yang sering dilakukan oleh para pecinta kopi. Wajar saja, minum kopi di pagi hari dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi, mengurangi rasa kantuk, dan menambah energi. Kopi memang punya segudang manfaat bagi tubuh, dengan catatan Anda minum kopi dalam batas wajar dan tidak terlalu banyak menambahkan gula atau krim. Nah, salah satu keunggulan kopi yang sayang jika dilewatkan adalah khasiatnya yang bisa menjaga Anda awet muda. Bagaimana bisa kopi bikin awet muda? Ini dia penjelasannya.

Berapa batas wajar minum kopi dalam sehari?

Dikutip melalui situs kesehatan MayoClinic, disebutkan bahwa minum kopi sebanyak 400 miligram atau kurang dari 4 cangkir kopi setiap hari masih aman untuk dikonsumsi orang dewasa yang sehat. Namun, jumlah kafein tersebut harus dibatasi bagi orang yang sensitif terhadap kafein, orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan, atau sedang hamil karena bisa memberikan efek samping.

Beberapa efek samping dari konsumsi kopi berlebihan di antaranya seperti migrain, insomnia, kegelisahan, sering buang air kecil, tremor, atau detak jantung menjadi lebih cepat. Nah, ada beberapa hal yang memengaruhi bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap kafein dalam kopi. Misalnya seberapa banyak kafein yang Anda minum, usia, kondisi kesehatan tertentu, berat badan, dan faktor genetika.

Manfaat kopi untuk kesehatan

Bila diminum dalam batas wajar yang telah dijabarkan di atas, kopi relatif aman dan baik buat kesehatan. Sejumlah penelitian bahkan telah menunjukkan bahwa kopi punya manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam melindungi penyakit parkinson, diabetes tipe 2, penyakit hati, kanker hati, memperbaiki fungsi kognitif, dan menurunkan risiko depresi.

Tak cuma sampai di situ, beberapa penelitian telah menemukan adanya hubungan antara konsumsi kopi dengan penurunan angka kematian. Ini yang membuat banyak orang percaya minum kopi bikin awet muda atau panjang umur.

Benarkah minum kopi bikin awet muda?

Dua penelitian baru yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine menemukan bahwa orang yang minum kopi cenderung memiliki risiko kematian lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang jarang minum kopi atau tidak minum kopi sama sekali. Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang minum secangkir kopi setiap hari hari bisa menurunkan risiko kematian hingga 12 persen. Jumlah tersebut meningkat bagi mereka yang mengonsumsi dua atau tiga cangkir kopi per hari karena bisa mengurangi risiko kematian sampai 18 persen.

Hal tersebut disebabkan karena konsumsi tiga cangkir kopi setiap hari bisa membuat Anda terhindar dari berbagai jenis penyakit kronis. Contohnya penyakit hati, jantung, stroke, gangguan saluran pencernaan, dan masalah peredaran darah. Karena jauh dari penyakit kronis inilah alasan minum kopi bikin awet muda.

Namun, mereka yang berhasil hidup lebih lama bukan berarti hanya minum kopi saja setiap hari. Mereka juga mengolah energi yang didapatkan dari kopi untuk berolahraga dan aktif bergerak sehingga membuat tubuh mereka selalu bugar.

Jadi, Anda bisa rutin minum kopi untuk menunjang hidup sehat yang bebas dari penyakit kronis. Akan tetapi, pastikan Anda tidak minum kopi terlalu banyak karena efek sampingnya juga bisa membahayakan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Frank Hu, M.D., Ph.D., professor, nutrition and epidemiology, Harvard School of Public Health, Boston; Alice Lichtenstein, D.Sc., professor, nutrition science and policy, Tufts University, Boston; Nov. 16, 2015, Circulation, online

http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/coffee-and-health/faq-20058339 diakses pada 24/07/2017 pukul 08.01 WIB.

http://www.webmd.com/diet/news/20151116/coffee-drinkers-may-live-longer#1 diakses pada 24/07/2017 pukul 08.03 WIB.

http://www.health.com/syndication/coffee-caffeine-live-longer diakses pada 24/07/2017 pukul 08.05 WIB.

http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/caffeine/art-20045678 diakses pada 24/07/2017 pukul 08.08 WIB.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Novi Sulistia Wati
Tanggal diperbarui 01/09/2017
x