Apa Benar Penderita Diabetes Tidak Boleh Makan Pisang?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda menderita diabetes, Anda mungkin pernah mendengar bahwa buah pisang terlalu manis atau terlalu tinggi kandungan gulanya. Apalagi, pisang juga memiliki kadar karbohidrat yang tinggi sehingga bisa meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh. Lantas, apa benar bahwa pisang tidak boleh diberikan untuk penderita diabetes?

Pisang boleh saja untuk penderita diabetes, asalkan…

Kandungan karbohidrat pada pisang akan diubah menjadi glukosa di dalam pencernaan. Dengan bantuan insulin, glukosa tersebut akan menyediakan energi untuk beraktivitas.

Sayangnya, penderita diabetes punya gangguan hormon insulin. Akibatnya, glukosa kesulitan diubah menjadi energi dan menjadi tinggi kadarnya di dalam darah.

Pada satu buah pisang biasanya terkandung sekitar 30 gram karbohidrat. Jumlah ini setara dengan kandungan karbohidrat pada 2 lembar roti.

Jadi, apakah pisang termasuk makanan pantangan untuk penderita diabetes? Sebetulnya, pisang boleh saja dijadikan buah untuk diabetes, baik untuk penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2.

Namun, jika mau makan pisang, seorang penderita diabetes harus mampu menakar jumlah karbohidrat total yang dikonsumsinya.

Memahami takaran karbohidrat dalam pisang

Jika disajikan sarapan satu dua lembar roti tawar dan satu buah pisang, Anda bisa makan pisang dan sandwich secara bersamaan. Namun, jangan menghabiskan semuanya sekaligus.

Anggaplah konsumsi karbohidrat harian Anda hanya 45 gram. Anda bisa makan 2 lembar roti tawar yang mengandung 30 gram karbohidrat dan 15 gram dari setengah potong buah pisang. Ketentuan ini berlaku sebaliknya, satu buah pisang utuh dengan setengah potong sandwich.

American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan dan mengizinkan penderita diabetes makan pisang asalkan takaran dan kandungan karbohidrat tidak berlebih. Ukuran penyajian yang disarankan untuk penderita diabetes makan pisang adalah satu pisang ukuran kecil yang mana panjangnya tidak lebih dari 15 cm.

Pisang dengan ukuran tersebut saja sudah mengandung 19 gram karbohidrat, yang juga merupakan ⅓ takaran asupan karbohidrat yang harus penderita diabetes patuhi.

Berapa Batas Asupan Karbohidrat yang Ideal Per Hari?

Perhatikan pula cara mengonsumsinya

Idealnya, pisang dikonsumsi dalam bentuk utuh atau potongan saja, terutama untuk penderita diabetes. Mengapa demikian?

Dilansir dari Diabetes UK, buah yang diproses menjadi jus atau smoothie sebaiknya dihindari oleh pengidap diabetes. Hal ini disebabkan karena jus buah dan smoothie memiliki bentuk yang kurang padat, sehingga Anda cenderung akan minum jus lebih banyak dalam waktu singkat. Artinya, asupan kalori dan karbohidrat pun menjadi lebih besar.

Selain itu, buah yang telah diproses menjadi jus atau smoothie tidak memiliki manfaat yang setara dengan buah utuh karena kandungan seratnya yang berkurang.

Nyatanya, pisang juga bermanfaat untuk pengidap diabetes

Meski karbohidratnya cukup tinggi, nyatanya pisang juga memiliki segudang manfaat kesehatan, termasuk untuk penderita diabetes

Pisang mengandung kalori yang rendah, serta merupakan sumber nutrisi yang baik. Di dalam pisang terdapat kalium, serat, vitamin B6, vitamin C, dan mangan.

Dengan makan pisang secara rutin, Anda bisa mengurangi risiko terkena penyakit kronis lainnya, terutama yang berkaitan dengan komplikasi diabetes.

Kandungan serat yang tinggi dalam pisang juga dapat mencegah kenaikan gula darah secara mendadak, khususnya untuk penderita diabetes. Dalam satu buah pisang, terdapat sekitar 3 gram serat.

Serat sangat penting untuk penderita diabetes karena membantu memperlambat proses pencernaan, sehingga penyerapan kalori juga dapat terkendali. Hal ini dapat mencegah terjadinya kenaikan gula darah serta mengendalikan gejala diabetes.

Perhatikan juga indeks glikemik makanan

Dalam menjaga kadar gula darah tetap normal, penderita diabetes juga harus memperhatikan indeks glikemik pada makanan yang dimakan. Makanan yang indeks glikemiknya rendah, tidak akan membuat kadar gula darah melonjak tiba-tiba, begitupun sebaliknya.

Pisang merupakan buah yang tergolong memiliki indeks glikemik menengah. Pisang berwarna hijau sangat direkomendasikan untuk penderita diabetes, karena indeks glikemiknya lebih rendah dibanding pisang berwarna kuning matang.

Beberapa contoh makanan lain yang rendah indeks glikemik adalah kacang-kacangan dan sayuran. Daging, ikan, unggas, keju dan telur juga merupakan contoh makanan yang mengandung sedikit karbohidrat. Sementara itu, buah yang memiliki indeks glikemik rendah selain pisang hijau adalah apel mentah, ceri dan jeruk bali.

Penderita diabetes juga perlu makan beberapa makanan berprotein dan lemak sehari-hari. Hal itu akan membantu menurunkan kadar gula darah agar tidak terlalu banyak menggunakan karbohidrat dalam makanan yang dimakan.

15 Pilihan Makanan dan Minuman untuk Diabetes, Plus Menunya!

Kesimpulannya, penderita diabetes boleh saja mengonsumsi pisang asalkan porsinya disesuaikan dengan asupan karbohidrat harian. Pengolahannya pun perlu diperhatikan sehingga Anda tidak kehilangan manfaat terbaik dari nutrisi yang terkandung dalam pisang.

Berapa Banyak Kalori yang Berhasil Saya Bakar Saat Berolahraga?

Ingin tahu berapa banyak kalori yang berhasil kamu bakar dalam sehari? Efektifkah olahraga yang kamu pilih untuk membakar kalori? Cek selengkapnya.

Mau Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Diabetes Gestasional, Kondisi Saat Gula Darah Naik di Masa Kehamilan

Diabetes gestasional adalah diabetes yang terjadi pada ibu hamil. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit

Kandungan Gula Dalam Buah, Apa Efeknya Bagi Kesehatan?

Walaupun gula diperlukan tubuh, namun kebanyakan asupan gula dapat membuat gula darah naik. Lalu, bagaimana dengan gula dalam buah, apakah baik?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 23 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Sirosis Hati

Sirosis adalah tahap akhir luka (fibrosis) pada hati yang disebabkan oleh banyak penyakit dan kondisi pada hati, seperti hepatitis dan alkoholisme kronis.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 22 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

10 Manfaat Beras Hitam, “Beras Terlarang” dari Cina

Jika Anda sudah beralih dari beras putih ke beras merah, selamat! Anda telah membuat perubahan sehat. Tapi tahukah Anda bahwa beras hitam lebih sehat lagi?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit degeneratif

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
pilihan beras untuk menurunkan berat badan

Pilihan Beras dan Sumber Karbohidrat Sehat Pengganti Nasi untuk Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
peluang kanker kambuh lagi

Awas! Risiko Anda Terkena Kanker Bisa Meningkat Jika Idap Hiperinsulinemia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
infeksi penderita diabetes

Penderita Diabetes Berisiko Tinggi Terkena 4 Jenis Infeksi Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit