Hidup dengan diabetes? Anda tidak sendiri. Ikut komunitas kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

3 Kebaikan Puasa bagi Para Diabatesi yang Menjalaninya

3 Kebaikan Puasa bagi Para Diabatesi yang Menjalaninya

Bagi Anda yang punya diabetes, mungkin dilema apakah ikut berpuasa atau tidak di bulan Ramadan ini. Tak sedikit diabetesi yang melewatkan puasa karena takut berimbas pada kadar gula darahnya. Padahal, jika dikulik lebih dalam, banyak kebaikan yang didapat oleh diabetesi saat berpuasa. Apa saja manfaat puasa untuk penderita diabetes?

Manfaat puasa untuk penderita diabetes

Bagi para penderita diabetes, puasa merupakan sebuah tantangan tersendiri.

Berkurangnya asupan makanan, gula darah pun bisa menurun drastis. Jika Anda tidak makan, tingkat gula darah Anda akan turun di bawah kisaran normal, kondisi ini bisa menyebabkan hipoglikemia.

Hal ini juga berlaku pada penderita diabetes yang terlalu banyak makan saat berbuka puasa. Bisa-bisa, kebiasaan ini akan membuat gula darah melonjak tinggi melebihi kisaran normal. Jadilah hiperglikemia.

Meski ada beberapa risiko, puasa tetap membawa manfaat untuk penderita diabetes. Sebelum memutuskan puasa atau tidak, yuk pahami dulu apa saja manfaat puasa untuk pengidap diabetes.

1. Glukosa lebih teratur

manfaat cek gula untuk neuropati diabetesi saat puasa

Ketika Anda sudah berpuasa selama 8 jam, tubuh mengalami banyak perubahan. Perubahan yang paling besar adalah saat menggunakan serta mengolah energi yang akan digunakan.

Pada awalnya, tubuh memang menggunakan glukosa sebagai energi utama. Namun, ketika gula tersebut habis, tubuh akan mulai memecah cadangan lemak untuk dijadikan energi.

Jika lemak terus-terusan digunakan sebagai energi, bukan tidak mungkin berat badan Anda akan menurun.

Nah, rupanya, penurunan berat badan ini bisa memengaruhi kerja tubuh dalam mengatur kadar gula darah, kolesterol darah, hingga tekanan darah.

Itu sebabnya, puasa diketahui memiliki manfaat sebagai salah satu cara mengendalikan kadar gula darah.

2. Mengurangi ketergantung terhadap obat

manfaat manfaat astaxanthin

Sebagaimana dilansir dari laman WebMD, terdapat sebuah penelitian kecil yang dilakukan terhadap 3 orang pengidap diabetes tipe 2 selama 10-25 tahun.

Dalam penelitian ini, mereka diminta berpuasa selama 3 hari dalam seminggu dan kadang setiap hari. Tentu saja hal ini dilakukan dibawah pengawasan dokter.

Setelah sebulan, ketiga orang tersebut mampu mengurangi ketergantungan terhadap pengobatan insulin, bahkan berhenti total. Kurang dari setahun, mereka berhasil menghentikan pengobatan diabetes.

Nah, dari penelitian tersebut dapat dilihat bahwa manfaat puasa untuk penderita diabetes salah satunya adalah mengurangi ketergantungan terhadap obat-obatan.

Akan tetapi, tentu saja diperlukan penelitian-penelitian lain yang lebih menjanjikan mengenai hal tersebut.

Terutama penelitian mengenai apakah kondisi ini hanya bertahan sebentar atau justru bisa berlangsung selamanya.

3. Menjaga kesehatan organ-organ tubuh

anatomi tubuh manusia

Selain mengurangi ketergantungan terhadap obat-obatan, manfaat puasa juga bisa membawa pengaruh baik pada sebagian besar organ tubuh Anda, termasuk untuk orang diabetes.

Pada umumnya, tubuh Anda menyimpan glukosa untuk berjaga-jaga. Nah, glukosa simpanan ini disebut glikogen yang tersimpan di hati Anda. Glikogen membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk digunakan.

Apabila Anda berhenti makan dalam waktu yang cukup panjang, tubuh akan mulai membakar lemak sebagai pengganti glikogen tadi.

Pembakaran lemak ini menghasilkan energi dan mengistirahatkan hati dan pankreas Anda.

Hati dan pankreas adalah kedua organ tubuh yang bertugas untuk memproduksi insulin sebagai hormon pengatur gula darah.

4. Meningkatkan kedisiplinan

Menurut Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD, KEMD, FINA saat ditemui dalam sebuah wawancara ekslusif di bilangan Cikini, Jakarta Pusat(9/5), salah satu manfaat puasa untuk penderita diabetes adalah meningkatkan kedisiplinan dalam mengonsumsi obat.

“Pada saat menjalankan puasa, Anda hanya diperbolehkan makan dan minum 2 kali, yaitu saat sahur dan berbuka.

Nah, mau tidak mau para penyandang diabetes pun harus mengikuti pola tersebut dan menuruti penggunaan dosis obat yang sudah diberikan oleh dokter,” ujar dr. Sidartawan.

Pola makan dan konsumsi obat yang lebih teratur inilah yang membuat mereka lebih disiplin daripada hari-hari biasanya. Dengan begitu, kontrol gula darah bisa menjadi lebih baik.

Aturan puasa yang aman bagi para penderita diabetes

Sebenarnya, para penderita diabetes bisa menjalani puasa layaknya orang normal lainnya. Sahur dan berbuka puasa pada waktu yang sama.

Akan tetapi, hal-hal kecil seperti makanan dan minuman perlu diwaspadai kandungannya. Jika terlalu banyak, bisa saja memperburuk kondisi Anda.

1. Pola makan saat sahur

sarapan sereal menu sarapan sehat

Pertama-tama, Anda tidak boleh melewatkan sahur karena ini adalah salah satu kesempatan Anda untuk memberi asupan nutrisi ke tubuh.

Usahakan untuk membuat menu makanan dengan karbohidrat, protein, dan lemak yang seimbang. Hal ini bertujuan untuk membantu proses pencernaan dan membuat Anda merasa kenyang.

Berikut adalah makanan yang dianjurkan agar bisa merasakan manfaat puasa bagi penderita diabetes:

  • Sereal gandum dengan susu rendah lemak
  • Greek Yoghurt polos yang ditaburi dengan blueberry dan kayu manis. Selain itu didampingi oleh roti gandum panggang dengan selai kacang.

2. Pola makan saat berbuka

makan buah vs minum jus buah

Setelah berbuka puasa, biasanya Anda akan meminum air putih dan sering kali disuguhkan kurma untuk membatalkan puasa.

Cobalah untuk membatasi konsumsi kurma menjadi 1-2 buah dalam sehari. Selanjutnya, minumlah minuman bebas gula yang tidak mengandung kafein.

Beberapa cara yang juga bisa penderita diabetes terapkan untuk mendapatkan manfaat puasa yang optimal, antara lain:

  • Gantilah jus buah kemasan dengan jus buah segar tanpa tambahan gula.
  • Hindari konsumsi makanan yang digoreng dengan minyak berlebih, seperti gorengan.
  • Jangan makan berlebihan

3. Berolahraga

Olahraga saat puasa nyatanya juga membawa manfaat, termasuk untuk orang diabetes.

Bulan puasa bukan berarti menjadi alasan Anda untuk mangkir dari aktivitas fisik yang menyehatkan.

Hal tersebut bisa dilakukan pada malam hari, setelah tarawih atau sesaat sebelum berbuka puasa.

Selain itu, Anda juga bisa memperhatikan beberapa hal ini ketika ingin berolahraga saat puasa:

  • Bagi para penderita diabetes tipe 2, pilihlah olahraga ringan hingga sedang.
  • Hindari olahraga yang berlebihan saat sedang berpuasa bagi penderita diabetes yang menjalani pengobatan insulin dan sulfonilurea.

Bagaimana? Asalkan ada kemauan, pastinya akan ada jalan. Sungguh sayang bukan melewatkan berbagai manfaat yang puasa untuk para penderita diabetes?

Sebelum menjalankan puasa, ada baiknya agar Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu dan mengikuti petunjuk menjalankan puasa yang benar sesuai arahan dokter.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Anda atau keluarga hidup dengan diabetes?

Anda tidak sendiri. Ayo gabung bersama komunitas pasien diabetes dan temukan berbagai cerita bermanfaat dari pasien lainnya. Daftar sekarang!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Fasting and diabetes. Retrieved 15 April 2021, from https://www.diabetes.org.uk/guide-to-diabetes/enjoy-food/eating-with-diabetes/fasting 

Ramadan and diabetes. Retrieved 15 April 2021, from https://www.joslin.org/info/Ramadan-and-Diabetes.html 

Ramadan and diabetes: As-Saum (Fasting). Retrieved 15 April 2021, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3193775/ 

Can you fast if you have diabetes?. Retrieved 15 April 2021, from https://www.webmd.com/diabetes/fasting-diabetes#2 

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 15/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita