Hidup dengan diabetes? Anda tidak sendiri. Ikut komunitas kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Habis Makan Gula Darah Malah Turun Drastis?

Kenapa Habis Makan Gula Darah Malah Turun Drastis?

Banyak orang merasa mengantuk dan lemas setelah makan. Hal ini sebenarnya masih wajar. Namun, Anda perlu berhati-hati kalau muncul gejala lainnya, misalnya pikiran jadi linglung, tubuh berkeringat, atau gemetaran. Anda mungkin mengalami kondisi gula darah turun setelah makan atau dikenal dengan istilah hipoglikemia reaktif. Seperti apa tanda hipoglikemia reaktif? Bahayakah jika gula darah turun padahal baru saja makan?

Apa itu hipoglikemia reaktif?

Bila kadar gula darah turun hingga di bawah 70 mg/dL, kondisi ini disebut dengan hipoglikemia. Istilah hipoglikemia sendiri merujuk pada kadar gula darah rendah yang muncul saat puasa.

Sementara itu, hipoglikemia reaktif berarti kadar gula darah yang diukur setelah Anda makan atau biasanya sekitar 2-5 jam setelah makan. Kondisi ini juga bisa disebut dengan hipoglikemia postprandial.

Hipoglikemia reaktif dapat terjadi pada beberapa kondisi, seperti:

  • diabetes,
  • pre-diabetes atau memiliki risiko diabetes,
  • obesitas,
  • operasi daerah lambung, dan
  • defisiensi enzim.

Kondisi ini juga bisa terjadi ketika Anda mengonsumsi makanan yang terlalu manis atau terlalu tinggi karbohidratnya.

Menyantap makanan tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah hingga terlalu tinggi sehingga hormon insulin akan banyak dikeluarkan.

Akibatnya, penurunan gula darah akan terjadi dalam waktu yang singkat dan penurunannya bisa cukup drastis.

Apa saja gejala hipoglikemia reaktif?

penyebab cepat lapar adalah

Gejala gula darah turun atau rendah setelah makan sama dengan gejala hipoglikemia pada umumnya.

Hipoglikemia atau gula darah turun secara drastis dapat ditandai dengan gejala-gejala, seperti:

  • rasa lapar,
  • badan gemetar,
  • mengantuk dan lemas,
  • cemas,
  • pusing,
  • linglung,
  • berkeringat, serta
  • kram di sekitar mulut.

Bila muncul gejala-gejala seperti ini, segera pastikan apakah kadar gula darah Anda betul-betul rendah dan konsultasikan ke dokter untuk melakukan pemeriksaan toleransi glukosa darah dan kadar insulin.

Apa penyebab hipoglikemia reaktif?

Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab orang terkena hipoglikemia reaktif sebenarnya tidak jelas. Namun, gejala yang muncul akibat kondisi ini mungkin berhubungan dengan makanan.

Kemungkinan penyebab lain dari kondisi ini antara lain:

  • alkohol,
  • prosedur bedah tertentu, seperti bypass lambung,
  • gangguan metabolisme yang diturunkan, dan
  • beberapa jenis tumor.

Jenis-jenis hipoglikemia reaktif

gula darah normal

The Medical Bulletin of Sisli Hospital menyebutkan bahwa hipoglikemia reaktif dapat dibagi menjadi tiga jenis, seperti yang dijelaskan di bawah ini.

1. Hipoglikemia reaktif awal

Hipoglikemia reaktif awal atau dini terjadi pada 1-2 jam pertama oral glucose tolerance test (OGTT) atau tes toleransi glukosa oral.

Kondisi ini mungkin terjadi karena pengosongan lambung yang dipercepat atau efek inkretin (sekelompok hormon metabolisme yang merangsang penurunan kadar glukosa darah).

2. Hipoglikemia reaktif idiopatik

Hipoglikemia reaktif jenis ini terjadi pada jam ketiga OGTT. Kondisi ini umumnya terjadi pada remaja dan bukan pengidap obesitas.

Penyebab hipoglikemia reaktif idiopatik belum sepenuhnya dijelaskan. Jenis hipoglikemia ini pun biasanya tidak akan menjadi penyebab diabetes.

Salah satu ciri hipoglikemia reaktif idiopatik adalah peningkatan rasa sensitif terhadap insulin.

3. Hipoglikemia reaktif lanjut

Hipoglikemia reaktif lanjut terjadi pada jam ketiga hingga lima OGTT. Kondisi ini mungkin karena sindrom resistensi insulin.

Jenis hipoglikemia ini dapat memprediksi atau menandakan adanya kemungkinan diabetes pada seseorang.

Pengobatan untuk hipoglikemia reaktif

makan buah dan sayur setiap hari

Untuk penanganan segera hipoglikemia reaktif, sebaiknya segera konsumsi karbohidrat yang bekerja cepat (dalam bentuk jus atau permen) dan mudah diserap kurang lebih sebanyak 15 gram karbohidrat.

Setelah itu, konsultasikan pada dokter atau ahli gizi mengenai perubahan pola makan. Berikut ini beberapa pola makan yang disarankan untuk orang-orang dengan hipoglikemia reaktif.

  • Konsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang seimbang. Ini termasuk protein, produk susu seperti keju dan yogurt, dan makanan tinggi serat.
  • Membatasi makanan tinggi gula, terutama yang memiliki indeks glikemik terlalu tinggi, seperti roti atau pasta putih, khususnya ketika perut kosong.
  • Hindari makanan tinggi gula sebelum tidur atau ketika Anda tidak dapat makan dalam beberapa jam seperti pada saat puasa.
  • Makan makanan saat Anda minum alkohol, jika Anda minum.
  • Makan makanan kecil atau camilan sepanjang hari dengan memberi jarak tiga jam di antara makanan tersebut.

Jika Anda mengalami gejala-gejala hipoglikemia reaktif di atas, segera hubungi dokter atau ahli kesehatan. Dokter akan memberikan saran dan solusi terbaik untuk Anda.

Anda atau keluarga hidup dengan diabetes?

Anda tidak sendiri. Ayo gabung bersama komunitas pasien diabetes dan temukan berbagai cerita bermanfaat dari pasien lainnya. Daftar sekarang!


health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hypoglycemia (Low Blood Glucose) | ADA. (2021). Retrieved 22 June 2021, from https://www.diabetes.org/healthy-living/medication-treatments/blood-glucose-testing-and-control/hypoglycemia

Hypoglycemia – Symptoms and causes. (2021). Retrieved 22 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hypoglycemia/symptoms-causes/syc-20373685

Bansal, N., & Weinstock, R. (2020). Non-Diabetic Hypoglycemia. Mdtext.Com, Inc.. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK355894/

Reactive hypoglycemia: What causes it?. (2021). Retrieved 22 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/expert-answers/reactive-hypoglycemia/faq-20057778

Reactive hypoglycemia is the general term for having a hypo after eating, which is when blood glucose levels become dangerously low following a meal. (2019). Retrieved 22 June 2021, from https://www.diabetes.co.uk/reactive-hypoglycemia.html

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fajarina Nurin Diperbarui 27/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x