cara diet

halo dok ku mau bertanya seputae diet mamah ku obesitas memiliki berat nadan di atas 90 kg dan tinggi badan 150 cm.mama ku baru saja oprasi lutut karna pengapuran sebelumnya sudah oprasi pengapuran juga jadi saat ini kedua lutut nya sudah terkena pengapuran.aku bingung dok aku mau difisit kalori bagaimana ya dan mulai dari mana dok?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
2

2 komentar

Halo sobat sehat, terima kasih atas pertanyaannya.



Pengaturan berat badan individu dipengaruhi banyak faktor. Dikenal istilah indeks masa tubuh atau IMT dimana seseorang perlu mengetahui IMT agar tahu masuk dalam kategori normal atau overweight atau obesitas. berdasarkan data yang diberikan, IMT yaitu 40 masuk kategori obesitas.


Pasca operasi dan kondisi yang ada sebaiknya dilakukan pengaturan makannya. Mulai dari menu harian, atur olahraga yang sesuai dengan kondisi (tentunya pasca pemulihan operasinya), pengaturan stress dan aktivitas lainnya. Pengolahan bahan makanan pun perlu diperhatikan, upayakan hindari goreng ulang ulang, lebih baik lagi yang dikukus atau direbus.


Gaya hidup sehat tetap menjadi prioritas utama yang perlu dilakukan setiap individu. Upaya penurunan berat badan pada individu dengan overweight membutuhkana waktu dan cara yang tepat agar tidak terjadi masalah lainnya.


Pembatasan makan yang dilakukan juga harus tepat dan tetap mengedepankan diet seimbang yaitu kandungan isi piring yang lengkap nutrisi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral. Hanya saja untuk porsi dan takaran tiap zat gizi perlu dihitung karena tiap individu akan berbeda.


Selain itu, olahraga yang tepat pemilihan jenisnya serta kecukupan tidur, dan manajemen stress yang baik juga diperlukan untuk mencapai hasil maksimal.


Meski demikian, karena berat badan juga dipengaruhi oleh genetik dan faktor lain yang sifatnya tidak sama antara satu individu dan lainnya, untuk program penurunan berat badan yang tepat sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi klinik agar bisa dihitung kebutuhan kalori, modifikasi makanan dan sebagainya.


Terkait perhitungan kalori makan, saran, sebaiknya lakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis gizi klinik agar diet untuk menurunkan berat badan dilakukan dengan tepat sesuai kondisi tubuh anda.


Semoga membantu, terimakasih

3 minggu yang lalu
Suka
Balas
Untuk mulai defisit kalori, fokus dulu pada pola makan yang aman dan mudah dijalani, bukan diet ketat. Karena ibu obesitas dan ada masalah lutut, penurunan berat badan justru sangat membantu mengurangi beban sendi dan nyeri. Mulai dari mengurangi porsi makan 20–30%, hentikan minuman manis, gorengan, makanan tinggi tepung, dan camilan berkalori tinggi. Perbanyak protein tanpa lemak, sayur, buah secukupnya, dan air putih. Makan teratur 3 kali sehari, kalau lapar bisa selingan sehat seperti buah atau yogurt tanpa gula. Untuk aktivitas, pilih yang tidak membebani lutut, misalnya latihan duduk, gerakan tangan, atau fisioterapi sesuai anjuran dokter ortopedi. Karena baru operasi lutut, jangan memaksa olahraga berat dulu. Kalau ingin defisit kalori yang lebih tepat, sebaiknya hitung kebutuhan kalori harian ibu dan buat target defisit ringan, lalu konsultasi dengan dokter gizi/nutrisionis agar aman dan sesuai kondisi pascaoperasi.
3 minggu yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan