Selalu ingin mati

Saya capek menahan semua rasa sakit ini,terlalu banyak trauma yang saya alami dan saya selalu ingin mati . saya nggak suka selalu merasakan sakit di dada yang sangat amat sakit dan tidak bisa saya tahan pada akhirnya saya melukai diri saya lagi dan lagi,saya melakukan itu setiap saya merasakan sakit yang teramat sakit . saya juga capek harus terusan seperti ini ,saya juga pengen bahagia seperti orang lain pada umum-nya . saya termasuk orang yang intovert saya nggak bisa percaya lagi sama orang susah buat saya buat saya percaya sama orang pada akhirnya saya menjaga jaga jarak dari orang orang dan menutup diri saya sendiri . perceraian orang tua saya menjadi penyebab saya semakin gila dan melakukan hal hal gila .banyak orang yang sudah mengenal saya malah mengatakan saya GILA SAYA STREES DAN BAHKAN SAMPAI ADA ORANG YANG MENGATAKAN "DASAR BIPOLAR" Mereka nggak tau bahwa saya bertahan sejauh ini untuk tetap hidup . saya capek ,saya lelah dengan diri saya sendiri . saya juga sakit setiap ada orang yang mengatakan bahwa saya gila . saya bener bener capek .


11

7

Komentar

7 komentar

Tuhan menyembuhkanmu

Balas

Saya sudah pernah melakukannya dan itu sangat menyiksa tapi masih saja saya sedih😭😭😭😭😭😭😭

Balas

Halo Kai Ika, terima kasih untuk pertanyaannya


Seseorang dengan kecenderungan introvert akan merespon dunia di sekitarnya dengan lebih internal (berasal dari dalam diri). Bukan berarti tidak tertarik untuk bersosialisasi dengan lingkungannya, atau antisosial, atau pemalu dan sebagainya. Namun, sebagai makhluk sosial, ia akan tetap memiliki kebutuhan sosial.


Permasalahan yang hadir dalam hidup terkadang membuat seseorang merasa kesulitan untuk berpikir jernih, apalagi mencari solusi terbaik untuk permasalahan tersebut. Selain itu, terkadang seseorang juga lebih memilih untuk memendam emosi negatif akibat dari permasalahan yang dialami daripada menceritakannya kepada orang terdekat. Hal ini terjadi karena tidak ingin membebani orang sekitar atau merasa bahwa orang lain tidak akan mengerti kondisinya, atau bisa juga karena lingkungan mudah memberikan stigma/ label negative/ menghakimi, atau dengan alasan lainnya.


Adanya emosi negatif

... Lihat Lainnya

1

Balas


@Ririn Nur Abdiah Bahar, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Terimakasih bu ririn, sy memahami hal tersebut🙏

Balas

Mba kalau terasa sakit sekali dan sampai menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan psikiater ya. mba juga berhak bahagia.

2

Balas

Sy memahami perasaan kaka, tdk mudah menjadi org yg dijust berbeda spt mjd org pd umumnya. Sy jg bgtu, tp sy coba slalu terapi dri sendiri. Sy introvert dan tak punya teman, kaka harus menyembuhkan diri kaka dan mencoba menjalani hubungan baik kmbli nanti ada makna yg bisa kaka rasakan. Hidup scr sadar didunia itu perlu untuk memaafkan dan menerima dri sendiri. Semoga kaka bisa pulih dan mendapatkan apa yg kaka cita-citakan. #salam dariku yg msh berproses untuk sembuh 🙏🙏🙏, trmksh....

5

1

Balas


@N.Tuti.

Aamiin.

2

Balas