🔥 Diskusi Menarik

Hai dok,saya ingin bertanya.. saya putus hubungan sudah 3th yg lalu,tapi dampak nya sampai ke hubungan saya yg sekarang.

Hai dok,saya ingin bertanya.. saya putus hubungan sudah 3th yg lalu,tapi dampak nya sampai ke hubungan saya yg sekarang.. Saya mudah sakit hati,mudah menangis hanya karena hal yg kecil,saya mudah marah dan mood saya mudah berubah..apakah sakit hati saya yg 3th lalu terlalu dalam sehingga dampak nya sampai sekarang

3
63k
6 komen

6 komentar

Ade ybk... Mungkin putus dengan pasangan anda karena suatu masalah yang menyisakan sakit hati yang besar... Oke sebagai manusia wajar terjadi tapi tidak perlu sampai 3 tahun bahkan berdampak pada hubungan anda dengan pasangan selanjutnya. Artinya ada pengaruh psikologis yang berdampak pada kesehatan mental anda... Oleh karena itu anda perlu berpikir positif mengambil hikmah agar tidak terulang lagi... Berdamai dengan masa lalu, memaafkan diri sendiri, mencintai diri sendiri, memaafkan pasangan adalah hal yang perlu dilakukan agar anda bisa terbebas dari gangguan kesehatan mental dan bisa membangun hubungan lebih baik di masa depan...

1 bulan yang lalu
Suka
Balas

Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.


Jatuh cinta, patah hati, kekecewaan adalah hal yang sangat wajar dialami oleh setiap orang. Tidak terdapat batasan waktu yang baik untuk mengatasi perasaan tersebut. Artinya, setiap orang memiliki waktunya masing-masing dalam menghadapinya. Namun, perlu diperhatikan bahwa kondisi yang dibiarkan berlarut-larut perlu segera ditangai secara tepat sehingga tidak mengganggu kehidupan sehari-hari.

Tidak bisa dipungkiri bahwa bisa saja pengalaman menjalin relasi di masa lalu mempengaruhi persepsi, mood, dan perilaku saat ini dalam hubungan. Setiap orang memiliki reespon yang berbeda untuk melewati proses tersebut, sehingga tidak ada batasan tertentu yang dianggap normal untuk mengatasinya. Akibat pengalaman tersebut bisa berdampak kepada kondisi psikologis lainnya dan juga kondisi fisik, bahkan bisa mengganggu seseorang dalam menjalani aktivitas keseharian.


Beberapa hal yang perlu diperhatikan selama proses tersebut, yaitu memberikan waktu pada diri sendiri untuk mengakui, memahami dan menerima emosi yang hadir, karena dengan menolak emosi tersebut hanya akan menyebabkan proses berdamai membutuhkan waktu yang lebih lama, atau bahkan malah membuat kondisi diri semakin buruk. Melakukan aktivitas yang produktif dan menyenangkan sebagai bentuk pengalihan agar tidak berlarut-larut. Anda juga dapat menuangkan seluruh pikiran dan perasaan anda pada jurnal harian secara berkala. Selain itu, tetap membuka diri untuk terkoneksi dengan sekitar, karena tanpa disadari kehilangan akan menyebabkan rasa kesepian.


Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda ke psikolog/ psikiater jika keluhan berlanjut atau bertambah parah sehingga tertangani dengan tepat.

3 bulan yang lalu
Suka
Balas
@Ririn Nur Abdiah Bahar, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Apa itu dalam artian trauma dok?

3 bulan yang lalu
Suka
Balas

Apa itu bisa di sebut dengan trauma dok?

3 bulan yang lalu
Suka
Balas

menurut saya iya... trauma... jangankan 3 tahun, saya 5 tahun trauma menjalin hubungan. saran saya, berdamailah dengan diri sendiri terlebih dahulu. kesalahan dan kekalahan di masa lalu merupakan pelajaran berharga dan jangan sampai terulang. apa yg bisa dijadikan sebagai pelajaran dan diambil hikmah nya.

setelah itu, barulah coba buat hubungan tanpa bayang2 maupun ketakutan dari hubungan terdahulu yang manapun.

hargai yang ada di depan, jangan bandingkan dengan yang lalu.

1 bulan yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda dengan sebaik mungkin. Sakit hati yang Anda alami dari hubungan yang berakhir 3 tahun yang lalu mungkin masih berdampak pada hubungan Anda yang sekarang. Setiap orang bereaksi berbeda terhadap perpisahan dan proses pemulihan dapat memakan waktu yang berbeda pula. Sakit hati yang dalam dan belum sembuh sepenuhnya dapat mempengaruhi kesehatan emosional Anda. Mudah sakit hati, mudah menangis, mudah marah, dan perubahan mood yang cepat adalah gejala-gejala yang umum terjadi saat seseorang masih dalam proses pemulihan dari perpisahan yang menyakitkan. Penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki waktu yang berbeda dalam proses pemulihan. Jika Anda merasa bahwa dampak sakit hati Anda masih terlalu dalam dan mengganggu hubungan Anda yang sekarang, penting untuk mencari dukungan dan bantuan. Anda dapat mencoba berbicara dengan seorang terapis atau konselor yang dapat membantu Anda mengatasi perasaan dan emosi yang sedang Anda alami. Selain itu, penting juga untuk memberikan waktu dan ruang bagi diri sendiri untuk sembuh. Berikan diri Anda kesempatan untuk merawat dan mencintai diri sendiri, serta fokus pada pertumbuhan pribadi dan kebahagiaan Anda sendiri. Jika perlu, bicarakan juga dengan pasangan Anda saat ini mengenai perasaan dan dampak yang Anda alami, sehingga dia dapat memberikan dukungan dan pemahaman. Ingatlah bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu dan kesabaran. Tetaplah terbuka untuk menerima perubahan dan pertumbuhan, dan jangan ragu untuk mencari bantuan jika Anda merasa perlu. Semoga Anda dapat menemukan kedamaian dan kebahagiaan dalam hubungan Anda yang sekarang.
3 bulan yang lalu
Suka
masukan
1
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Iklan
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan