home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Wanita Lebih Cepat Tua Setelah Punya Anak, Apa Benar?

Wanita Lebih Cepat Tua Setelah Punya Anak, Apa Benar?

Memiliki anak tentu merupakan sebuah pengalaman yang tak ternilai harganya bagi setiap ibu. Namun, suka duka yang dialami setiap wanita ketika mengiringi tumbuh kembang sang buah hati diyakini dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan, lho. Lantas, apa benar wanita lebih cepat tua setelah memiliki anak? Kalau memang iya, bagaimana bisa? Simak ulasannya di bawah ini.

Wanita lebih cepat tua setelah punya anak

Hubungan antara memiliki anak dan penuaan telah dikaji dalam beberapa penelitian. Salah satu studi mengenai reproduksi manusia menunjukkan bahwa wanita yang memiliki anak cenderung lebih cepat mengalami penuaan sel-sel tubuh.

Setiap sel tubuh manusia memiliki 46 kromosom. Pada tiap kromosom, terdapat dua bagian ujung DNA yang disebut dengan telomer.

Telomer merupakan kunci utama dari usia sel-sel tubuh kita. Anda dapat membayangkan telomer menyerupai plastik pelindung yang terletak di ujung tali sepatu.

Seiring dengan berjalannya waktu, sel-sel tubuh akan membelah diri, sehingga telomer akan memendek. Apabila telomer terus menyusut, DNA perlahan akan rusak dan sel-sel tubuh pun mati.

Kondisi ini sebenarnya sangat wajar terjadi dalam proses penuaan manusia. Namun, berdasarkan hasil studi tersebut, wanita yang punya anak cenderung memiliki lebih banyak telomer yang pendek pada sel-sel tubuhnya dibanding wanita yang belum pernah mempunyai anak.

Ini artinya, semakin banyak jumlah telomer yang pendek, maka makin cepat proses kerusakan sel-sel tubuh. Itu sebabnya wanita yang memiliki anak akan lebih cepat tua.

Selain itu, telomer yang lebih pendek berkaitan erat dengan kemunculan masalah-masalah kesehatan, seperti meningkatnya risiko terkena kanker, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

Tidak hanya itu saja, dalam riset ini terbukti bahwa telomer pada wanita yang punya anak ternyata lebih cepat memendek dibanding dengan orang yang merokok serta obesitas.

Dengan kata lain, menjadi ibu ternyata lebih mempercepat proses penuaan daripada merokok dan memiliki gaya hidup tidak sehat.

Stres bikin wanita lebih cepat tua saat punya anak

Menjadi seorang ibu memang bukanlah tugas yang mudah. Semakin bertambahnya tanggung jawab dan beban pikiran yang harus dipikul oleh wanita dengan memiliki anak, bertambah pula risiko wanita mengalami stres.

Salah satu penyebab mengapa wanita rentan merasakan stres setelah punya anak adalah kesulitan mengatur waktu. Menjadi ibu mengharuskan seorang wanita lebih pandai membagi waktu untuk mengurus si kecil, memasak, mencuci baju, dan membereskan rumah.

Masalah baru juga akan muncul apabila ibu harus memikirkan keadaan finansial dan bekerja di luar rumah. Belum lagi jika hubungan yang harmonis dengan suami harus tetap dijaga.

Tidak heran jika wanita lebih cepat tua setelah mempunyai anak, mengingat begitu banyaknya tuntutan hidup yang ada dan besarnya peluang seorang ibu untuk mengalami stres.

Lalu, bagaimana stres dapat mempercepat proses penuaan? Studi yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dari PNAS Amerika menunjukkan bahwa stres kronis yang dialami wanita dapat mempengaruhi ukuran telomer pada setiap sel tubuh.

Semakin berat tingkat keparahan dan intensitas stres yang dialami seorang wanita, terutama yang memiliki tugas mengasuh seseorang, semakin pendek pula ukuran telomernya.

Kelola stres dan terapkan gaya hidup sehat

Meski begitu, hasil riset ini masih harus diteliti lebih jauh. Memang, peluan penuaan dini pada wanita yang punya anak lebih besar. Namun, bukan berarti Anda harus khawatir dengan hal ini.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, stres bisa jadi pemicu telomer DNA memendek dalam waktu yang cepat. Maka itu, yang mesti dilakukan adalah mengelola stres dengan baik.

Di tengah tuntutan tanggung jawab sebagai ibu sekaligus istri, tentu tekanan yang dirasakan wanita cukup besar. Apalagi jika anak yang dimiliki tak hanya satu. Supaya tidak mudah stres, Anda harus tetap meluangkan waktu untuk me time.

Minta pasangan menggantikan Anda mengasuh si kecil untuk beberapa saat saja. Bahkan, Anda bisa membuat jadwal me time rutin, sehingga Anda bebas dari stres.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Motherhood Makes Women Age Faster Than Smoking Or Obesity, Study Suggests. https://www.medicaldaily.com/motherhood-makes-women-age-faster-smoking-or-obesity-study-suggests-422687. Accessed July 31, 2019.

Parity associated with telomere length among US reproductive age women. https://academic.oup.com/humrep/article/33/4/736/4858327. Accessed July 31, 2019.

Accelerated telomere shortening in response to life stress. https://www.pnas.org/content/pnas/101/49/17312.full.pdf. Accessed July 31, 2019.

Common Causes of Stress for Mothers. https://www.verywellfamily.com/common-causes-of-stress-for-mothers-3144845. Accessed July 31, 2019.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 09/08/2019
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita