Yang Terjadi Pada Payudara Wanita Saat Sedang Terangsang

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ada banyak sekali titik panas atau area yang peka terhadap rangsangan seksual di seluruh tubuh manusia. Tak terkecuali payudara. Namun, tahukah Anda kalau layaknya vagina dan penis, payudara juga akan menunjukkan ciri-ciri tertentu saat Anda sedang diliputi gairah? Penasaran seperti apa jadinya ketika payudara terangsang? Simak tanda-tandanya di bawah ini!

Apakah payudara bisa terangsang?

Anda mungkin sudah tahu bahwa area sensitif wanita yang akan merespon rangsangan seksual adalah klitoris, vagina, dan leher rahim. Ketika cukup bergairah, tiga area sensitif ini akan mengalami kontraksi otot. Darah juga akan mengalir deras menuju bagian-bagian tersebut.

Ternyata, menurut sebuah penelitian pada 2011 dalam Journal of Sexual Medicine, payudara juga bisa terangsang layaknya tiga area sensitif tadi. Dalam penelitian tersebut, ditemukan bahwa aktivitas di bagian otak bernama korteks sensorik meningkat ketika payudara, tepatnya puting susu, dirangsang secara seksual. Reaksi korteks sensorik ini rupanya sama persis dengan reaksi ketika vagina dirangsang.  

Tanda-tanda payudara terangsang

Karena aktivitas bagian korteks sensorik meningkat, sistem tubuh pun menerima sinyal yang kuat dari otak. Maka, ketika payudara terangsang Anda bisa melihat berbagai tandanya berikut ini.

1. Warna puting susu berubah

Menurut pakar kesehatan wanita dr. Jennifer Wider, warna puting susu payudara akan berubah jadi lebih gelap saat Anda terangsang. Perubahan warna ini sebenarnya menandakan bahwa volume darah di areola dan puting susu bertambah banyak.  

Saat wanita terangsang, pembuluh darah di berbagai bagian tubuh akan melebar, begitu juga dengan di payudara. Ini membuat aliran darah menuju payudara lebih deras. Maka, area payudara Anda akan berubah jadi kemerahan sementara puting susu warnanya jadi lebih gelap.

2. Puting susu jadi lebih keras

Sebelumnya mungkin puting susu terasa lunak dan lembut. Namun saat payudara terangsang, puting susu akan mengalami ereksi. Ini berarti puting susu Anda mengeras dan seolah jadi lebih padat.

Ini terjadi karena aliran darah yang bertambah di area puting dan areola. Darah mengisi puting Anda yang tadinya lemas. Maka, ketika disentuh atau diberi rangsangan, puting susu jadi terasa kian padat dan keras.  

3. Payudara membesar

Ya, payudara wanita akan membesar secara alamiah ketika terangsang. Bahkan menurut sebuah penelitian pada 1966, para ahli menemukan bahwa payudara wanita bisa bertambah hingga 25% lebih besar ketika terangsang. Karena membesar, payudara jadi lebih peka terhadap sentuhan. Beberapa wanita bahkan mengaku bisa mencapai orgasme hanya karena payudaranya terangsang.  

Lalu bagaimana dengan payudara pria?

Setelah mengetahui pentingnya peran payudara bagi seksualitas wanita, Anda mungkin ingin tahu apakah pria juga memiliki reaksi serupa ketika terangsang. Pada kenyataannya, belum ada penelitian yang membuktikan reaksi otak pria terhadap stimulasi di area puting dan payudara. Akan tetapi, sebagian laki-laki mengaku mendapat kepuasan seksual ketika pasangannya bermain di area puting dan dada.

Tak perlu khawatir bila Anda tidak merasakan sensasi apa pun ketika pasangan merangsang payudara Anda. Setiap orang memang memiliki seleranya masing-masing soal seks.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Menggaruk alat kelamin terkadang sudah menjadi kebiasaan, tapi bisa juga karena memang terasa gatal. Apa saja penyebab buah zakar gatal? Apakah berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Meski bermanfaat bagi kesehatan, beberapa suplemen herbal dapat berisiko komplikasi berbahaya jika diminum menjelang operasi. Apa saja itu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Meski memiliki manfaat, perhatikan jumlah asupan kayu manis. Terlalu banyak mengonsumsi rempah ini memiliki risiko kayu manis yang berbahaya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
skincare anti-aging usia 50 tahun

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
minum kopi sebelum olahraga

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
impotensi

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit