Catat! Ini Cara Menghilangkan Gatal di Selangkangan dengan Daun Sirih

    Catat! Ini Cara Menghilangkan Gatal di Selangkangan dengan Daun Sirih

    Cara menghilangkan gatal di kemaluan wanita (miss V) atau selangkangan secara alami dengan daun sirih sudah dilakukan secara turun temurun. Namun, apakah cara ini aman? Simak jawabannya di sini ya!

    Apakah air daun sirih bisa menghilangkan gatal pada miss V?

    Rasa gatal pada miss V biasanya muncul karena pertumbuhan bakteri yang berlebih. Ketika rasa gatal sudah cukup mengganggu, salah satu jalan yang mungkin bisa Anda tempuh, yakni dengan mengandalkan daun sirih.

    Ya, air rebusan daun sirih dipercaya mampu menghilangkan gatal di selangkangan atau miss V dan membantu menjaga keseimbangan pH (keasaman) pada vagina.

    Pasalnya, daun sirih memiliki sifat antiseptik (bakterisida dan fungisida) yang sangat kuat untuk membasmi jamur Candida albicans penyebab keputihan.

    Bahkan salah satu penelitian di Jawa Timur yang dilakukan terhadap anak perempuan SMA menyebut adanya penurunan gejala keputihan setelah menggunakan air rebusan daun sirih merah.

    Maka tak heran, bila tanaman segudang manfaat ini direkomendasikan sebagai salah satu cara menghilangkan gatal pada vagina secara alami.

    Mengapa daun sirih bisa menjadi cara menghilangkan gatal di selangkangan atau miss V?

    Menurut penelitian di Institute Pertanian Bogor, ekstrak daun sirih mengandung asam benzoat, hexadecen, tetra metil, dan neophytadiene yang dapat menghambat infeksi jamur Candida tropicalis.

    Kemudian, pada jurnal Frontiers in Microbiology disebutkan bahwa Candida tropicalis dan Candida albicans adalah jenis jamur yang seringkali menyebabkan gatal pada vagina.

    Selain memiliki zat antijamur, ekstrak daun sirih juga mengandung senyawa antibakteri, seperti, betal-phenol, chavicol dan jenis senyawa fenol lainnya.

    Senyawa ini dapat melawan infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang umum menjadi penyebab infeksi vagina dan gatal pada miss V.

    Bagaimana cara menggunakan daun sirih untuk menghilangkan gatal pada miss V?

    manfaat daun sirih untuk sinusitis

    Secara turun temurun, manfaat air rebusan daun sirih untuk miss V sudah dikenal di masyarakat, seperti menghilangkan rasa gatal akibat keputihan.

    Bagaimana cara membersihkan miss V dengan daun sirih? Yuk, simak langkah-langkah berikut.

    Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 7 lembar daun sirih biasa atau merah ukuran sedang.
  • 1 liter air bersih.
  • Cara mengolah daun sirih:

    1. Cuci bersih daun sirih menggunakan air yang mengalir.

    2. Didihkan 1 liter air, masukkan daun sirih ke dalamnya lalu matikan api.

    3. Diamkan selama 15 menit hingga air rebusan menjadi hangat (suam-suam kuku).

    Anda dapat menghilangkan gatal di vagina atau selangkangan secara alami dengan menggunakan air rebusan daun sirih dengan cara berikut.

    1. Basuhkan air tersebut dari arah depan ke belakang.

    2. Lakukan kegiatan ini satu kali dalam sehari.

    3. Membersihkan vagina dapat dilakukan setelah mandi atau sebelum tidur.

    Hal yang perlu dilakukan saat menggunakan daun sirih agar aman

    Pada dasarnya, vagina memiliki flora normal berupa bakteri baik, seperti Lactobacillus acidophilus dan Lactobacillus bifidus.

    Fungsinya untuk melawan bakteri patogen penyebab penyakit serta menjaga kelembapan vagina agar tidak kering.

    Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak menggunakan daun sirih untuk mengatasi gatal pada selangkangan secara berlebihan.

    Gunakan maksimal satu kali dalam sehari memakai tujuh lembar daun sirih seperti yang dijelaskan sebelumnya agar tidak dapat mematikan bakteri baik pada vagina.

    Jika rasa gatal masih tidak kunjung hilang, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter, ya. Pasalnya, bisa saja kondisi itu terjadi akibat infeksi atau penyakit wanita lain yang berbahaya.

    Dengan begitu, dokter akan mencari tahu apa penyebab rasa gatal pada vagina yang Anda alami agar penanganannya lebih tepat.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Indah Fitrah Yani · Tanggal diperbarui 01/09/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan