Semakin Besar Usia Anda Saat Haid Pertama, Semakin Tinggi Kemungkinan Panjang Umur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jika dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia seperti Jepang dan Cina, angka harapan hidup di Indonesia masih rendah, yaitu 70 tahun. Tanpa disadari, ternyata ada salah satu faktor mengejutkan yang bisa memprediksi harapan hidup seseorang, khususnya wanita. Faktor tersebut adalah haid pertama (menarche). Ya, haid pertama mampu memprakirakan seberapa panjang usia Anda nantinya. Bagaimana bisa, ya? Simak penjelasannya di bawah ini!  

Kapan rata-rata anak perempuan mendapatkan haid pertama?

Anak perempuan umumnya akan mendapatkan haid pertamanya di usia 10-15 tahun. Rata-rata usia mendapat menstruasi pertama kalinya adalah 12 tahun. Namun, usia rata-rata ini bisa berbeda-beda di setiap lingkungan. Anak perempuan juga mungkin saja sudah haid sebelum usia 10 tahun atau baru haid setelah melewati usia 15 tahun.

Haid pertama seseorang bisa ditentukan oleh banyak faktor. Beberapa di antaranya adalah faktor genetik dan lingkungan. Maka, setiap orang dengan susunan gen dan lingkungan berbeda akan mendapat haid pertama di usia yang berbeda.

Haid pertama bisa memprediksi seberapa panjang usia Anda

Sebuah penelitian tahun 2016 dalam jurnal ilmiah Menopause menemukan bahwa wanita yang mendapat menstruasi pertama di usia cukup matang ternyata memiliki peluang lebih besar untuk hidup hingga usia 90 tahun.

Dalam penelitian ini juga disebutkan bahwa wanita yang mencapai menopause di usia lebih tua juga cenderung hidup lebih lama dibandingkan mereka yang sudah menopause di usia relatif muda. Memang sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa semakin cepat Anda mendapat menstruasi pertama, semakin cepat pula Anda mengalami menopause.

Apa hubungan haid pertama dengan panjang usia seseorang?

Hasil penemuan ini tentu menjadi babak baru dalam pemahaman kesehatan wanita secara menyeluruh. Pasalnya, dalam penelitian tahun 2016 tersebut dipaparkan bahwa mereka yang pertama kali haid di usia di atas 12 tahun cenderung lebih sehat dan jauh dari risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung koroner.

Menurut penelitian lain dalam Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention pada 2007, wanita yang mengalami menstruasi pertama sebelum usianya 14 tahun memiliki harapan hidup lebih kecil ketika diserang kanker. Sementara wanita yang pertama kali haid saat berusia 14 tahun ke atas cenderung memiliki harapan hidup hingga 51 persen lebih tinggi.

Memang belum ada penjelasan pasti dari para ahli mengapa orang yang mengalami menstruasi pertama di usia dini cenderung lebih rentan diserang penyakit atau mengalami kematian lebih cepat.  Namun, saat ini alasan paling kuat yang bisa menjawab pertanyaan tersebut adalah wanita yang menstruasi di usia dini tubuhnya jadi menua lebih cepat. Karena di usia muda sudah puber, kondisi kesehatan pun makin cepat menurun sehingga rentan terserang penyakit.  

Apa artinya bagi orang yang haid di usia dini?

Bila Anda termasuk orang yang pertama kali menstruasi di usia muda, jangan khawatir dulu. Ada banyak cara untuk mencegah penuaan dini serta berbagai penyakit kronis. Beberapa di antaranya adalah memerhatikan nutrisi saat makan, rutin berolahraga, dan memeriksakan kesehatan jika ada keluhan tertentu. Jangan sampai Anda terlambat mendeteksi adanya bakal penyakit. Semakin cepat Anda mendeteksinya, semakin besar pula peluang Anda memulihkan diri.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

6 Obat Pelancar Haid untuk Anda yang Sering Telat Datang Bulan

Sering telat haid umumnya bukan masalah besar. Namun jika Anda ingin cepat hamil, mungkin ada baiknya mulai mengonsumsi obat pelancar haid. Apa yang bagus?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit