Mengenal Odynophagia, Gangguan yang Menyebabkan Sakit Saat Menelan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12 April 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda mengalami rasa sakit saat menelan makanan ataupun minuman? Kondisi ini dikenal dengan nama odynophagia. Pada kasus yang tidak terlalu parah, biasanya rasa sakit ini akan sembuh dengan sendirinya. Namun, dalam beberapa kondisi, ini bisa disebabkan oleh adanya masalah kesehatan.

Apa itu odynophagia?

Odynophagia merupakan istilah medis yang menggambarkan rasa sakit saat menelan. Gangguan menelan ini bisa terjadi di mulut, tenggorokan, ataupun kerongkongan saat menelan makanan, minuman, dan air liur. Rasa sakit saat menelan sering dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan sehingga pengobatan yang diberikan tergantung dari penyebabnya.

Sering kali odynophagia disamakan dengan dysphagia, padahal nyatanya keduanya merupakan kondisi yang berbeda. Dysphagia merupakan kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk menelan. Sama halnya dengan odynophagia, dysphagia juga dikaitkan dengan berbagai penyebab dan perawatannya tergantung dari masalah kesehatan yang mendasarinya. Memang terlihat hampir sama, pada beberapa kasus keduanya bisa terjadi bersamaan karena penyebab yang sama, bisa juga terjadi secara terpisah.

Apa saja gejala odynophagia?

Ciri-ciri odynophagia bisa terjadi dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Ciri-ciri atau gejala tersebut di antaranya adalah:

  • Rasa panas seperti terbakar, nyeri ringan hingga parah yang menusuk di area mulut, tenggorokan, atau kerongkongan saat menelan.
  • Rasa sakit semakin parah saat menelan makanan kering, meskipun pada beberapa kasus cairan dan makanan padat juga bisa menyebabkan rasa sakit yang sama.
  • Asupan makan berkurang sehingga menyebabkan penurunan berat badan.
  • Asupan cairan berkurang sehingga menyebabkan tubuh kekurangan cairan (dehidrasi).

Namun, ketika odynophagia disebabkan oleh adanya infeksi, maka tanda-tanda yang muncul adalah seperti demam, rasa sakit dan nyeri, kelelahan, serta perasaan tidak sehat yang secara umum terjadi.

Apa penyebab rasa sakit saat menelan?

Odynophagia terkadang disebabkan oleh kondisi ringan, misalnya flu. Jika hal ini terjadi, rasa sakit saat menelan biasanya akan hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Saat flu telah sembuh, biasanya rasa sakit saat menelan juga akan hilang.

Di samping itu, odynophagia juga dapat disebabkan oleh kondisi medis lainnya, yakni:

  • Infeksi radang – infeksi yang menyebabkan radang mulut, tenggorokan, atau kerongkongan yang disebabkan oleh tonsilitis (radang amandel), faringitis, laringitis, dan esofagitis.
  • Refluks asam lambung (GERD) – terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan sehingga menyebabkan rasa sakit berkepanjangan.
  • Luka atau bisul – terutama di area mulut, tenggorokan, ataupun kerongkongan. Hal ini bisa disebabkan oleh trauma fisik, cedera operasi, penyakit GERD yang tidak diobati, serta penggunaan obat radang jangka panjang seperti ibuprofen.
  • Infeksi candida – infeksi jamur pada mulut akan menyebar hingga ke tenggorokan dan kerongkongan Anda.
  • Kanker esofagus – tumor yang berkembang dalam kerongkongan (esofagus) menjadi kanker bisa menyebabkan rasa sakit saat menelan. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari merokok, penyalahgunaan alkohol, hingga sakit pada lambung yang tak kunjung sembuh. Seseorang yang terserang penyakit ini akan merasakan sakit di dada atau punggung saat menelan.
  • Sistem kekebalan tubuh lemah – terutama pada orang dengan HIV/ AIDS dan mereka yang sedang menjalani radioterapi atau perawatan kanker lainnya.
  • Konsumsi tembakau, alkohol, dan obat-obatan terlarang dapat mengiritasi mulut, tenggorokan, serta kerongkongan, yang akhirnya menyebabkan sakit saat menelan.
  • Minum minuman yang terlalu panas atau dingin dalam waktu yang lama bisa memengaruhi lapisan lendir pada kerongkongan.

Jadi, seperti apa penanganan yang tepat untuk kondisi ini?

Rencana perawatan untuk odynophagia tergantung dari penyebabnya masing-masing. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi terbaik sesuai dengan kondisi Anda.

Konsumsi obat-obatan

Beberapa rasa sakit saat menelan bisa ditangani dengan obat-obatan, tergantung dari kondisinya. Misalnya obat antiradang untuk penderita sakit radang dan obat pereda nyeri.

Operasi

Pada kasus yang disebabkan oleh adanya kanker esofagus, dokter bisa merekomendasikan operasi pengangkatan sel-sel kanker ini bila memungkinkan.

Perhatikan makanan dan minuman yang Anda konsumsi

Sebaiknya hindari dulu konsumsi alkohol dan tembakau karena zat-zat ini bisa mengiritasi tenggorokan dan kerongkongan. Jangan lupa untuk makan makanan lunak dan kunyah makanan lebih lama agar tidak terlalu sakit saat menelan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Selama kehamilan, Anda harus menjaga asupan makanan dan minuman, termasuk minum teh. Simak panduan aman minum teh saat hamil berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
ciri tipes yang parah

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
mencium bau

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit