6 Penyebab Mimisan secara Tiba-Tiba, Perlukah Khawatir?

    6 Penyebab Mimisan secara Tiba-Tiba, Perlukah Khawatir?

    Apakah Anda pernah mimisan? Sebagian besar kasus mimisan tidaklah berbahaya. Namun, bagaimana jika mimisan terjadi secara tiba-tiba tanpa muncul gejala lainnya? Apa penyebab mimisan secara tiba-tiba ini?

    Jangan buru-buru khawatir. Ketahui dulu berbagai penyebab mimisan secara tiba-tiba pada ulasan berikut agar Anda tahu bagaimana cara tepat untuk mengatasinya.

    Berbagai penyebab mimisan secara tiba-tiba

    Mimisan atau epistaksis terjadi ketika salah satu pembuluh darah di lapisan hidung pecah sehingga darah keluar dari bagian tubuh tersebut.

    Beberapa orang yang sering mengalami mimisan perlu mendapat pemeriksaan dari dokter. Pasalnya, sering mimisan bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan tertentu, seperti penyakit kelainan darah atau bahkan kanker.

    Namun, bagaimana dengan mimisan yang terjadi tiba-tiba tanpa gejala? Pada dasarnya, sebagian besar kasus mimisan, termasuk yang tiba-tiba, bukanlah kondisi yang berbahaya.

    Meski begitu, ada baiknya Anda tetap waspada karena penyebab keluarnya darah dari hidung ini juga bisa menjadi tanda dari suatu kondisi medis yang mungkin lebih serius.

    Berikut beberapa penyebab mimisan secara tiba-tiba yang mungkin terjadi pada Anda.

    1. Udara kering

    tiba-tiba mimisan tanpa gejala

    Udara kering merupakan penyebab mimisan yang paling umum. Ini termasuk jika mimisan terjadi secara tiba-tiba tanpa gejala apa pun.

    Udara yang kering bisa terjadi karena cuaca yang panas dengan kelembapan yang rendah atau udara dalam ruangan yang panas.

    Hal tersebut dapat menyebabkan jaringan halus di dalam hidung mengering, berkerak, kemudian pecah dan terjadi mimisan secara tiba-tiba.

    2. Cedera

    Apakah Anda baru mengalami cedera yang mengenai bagian hidung atau wajah? Jika ya, inilah penyebab Anda mengalami mimisan secara tiba-tiba.

    Cedera, seperti benturan, pukulan, atau jatuh, ke arah hidung dapat menyebabkan pembuluh darah di dalam hidung pecah.

    Meski sebagian besar kasusnya bukanlah kondisi serius, darah yang keluar secara tiba-tiba dan tak berhenti setelah 10 menit perlu segera ditangani secara medis.

    3. Mengupil atau masuknya benda asing

    Apakah Anda sering mengupil? Bila Anda masih suka melakukan kebiasaan ini, lebih baik dihentikan saja.

    Kebiasaan mengupil bisa melukai jaringan di dalam hidung hingga membuatnya berdarah dan mimisan. Apalagi, jika kuku Anda panjang sehingga lebih rentan menyebabkan luka.

    Selain dari jari sendiri, benda yang didorong masuk ke dalam lubang hidung pun bisa menimbulkan luka hingga akhirnya mimisan terjadi secara tiba-tiba.

    4. Konsumsi obat

    mimisan pada anak

    Jika Anda mimisan secara tiba-tiba tanpa diketahui penyebab yang pasti, coba perhatikan obat apa yang sedang Anda minum.

    Pasalnya, mengonsumsi obat tertentu, terutama yang menyebabkan perdarahan, dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami mimisan.

    Misalnya pengencer darah, seperti warfarin dan heparin, serta pereda nyeri aspirin. Jika ini penyebabnya, dokter mungkin akan meminta Anda menghentikan konsumsi obat atau menggantinya.

    5. Kehamilan

    Sangat wajar bila mimisan terjadi ketika Anda sedang hamil. Faktanya, kehamilan memang bisa menjadi penyebab Anda mimisan secara tiba-tiba. Mengapa demikian?

    Melansir Cleveland Clinic, saat hamil, pembuluh darah di hidung umumnya membesar. Ini membuat pembuluh darah halus di sekitarnya tertekan, sehingga mimisan bisa terjadi.

    Meski bisa menakutkan, nyatanya, mimisan saat hamil umumnya bukanlah kondisi serius selama Anda tidak kehilangan banyak darah.

    6. Penyakit tertentu

    Pada kondisi tertentu, darah yang keluar dari hidung secara tiba-tiba bisa disebabkan oleh penyakit atau gangguan kesehatan tertentu yang sedang Anda alami.

    Kondisi-kondisi ini dapat mengiritasi lapisan hidung Anda sehingga perdarahan lebih mungkin terjadi.

    Berikut adalah beberapa gangguan kesehatan yang bisa jadi penyebab mimisan secara tiba-tiba.

    • Sinusitis.
    • Common cold atau infeksi saluran pernapasan atas.
    • Rhinitis, baik itu rhinitis alergi atau non-alergi.
    • Flu.
    • Deviasi septum, yaitu kelainan bentuk septum (dinding yang memisahkan kedua sisi hidung).

    Selain berbagai gangguan hidung di atas, seseorang yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, aterosklerosis, serta kecanduan alkohol juga bisa mengalami mimisan secara tiba-tiba.

    Cara mengatasi mimisan yang muncul secara tiba-tiba

    penyebab mimisan

    Jangan panik jika Anda mengalami mimisan secara tiba-tiba. Lebih baik lakukan cara mengatasi mimisan seperti di bawah ini untuk menghentikan perdarahannya.

    • Tetap tenang dan rileks. Menangis justru bisa meningkatkan aliran darah.
    • Duduk tegak dan sandarkan tubuh serta kepala sedikit ke depan untuk mencegah darah mengalir ke tenggorokan.
    • Jangan berbaring telentang atau meletakkan kepala di antara dua kaki Anda.
    • Bernapaslah melalui mulut Anda.
    • Gunakan tisu atau lap basah untuk menyeka darah.
    • Gunakan ibu jari dan jari telunjuk untuk menjepit bagian lunak hidung di bawah pangkal hidung Anda selama 1o menit. Meremas pada atau di atas bangian tulang hidung tidak akan memberikan tekanan yang dapat membantu menghentikan perdarahan.
    • Periksa apakah mimisan sudah berhenti. Jika belum, sebaiknya cari bantuan medis.

    Bila mimisan sudah berhenti dengan cara-cara di atas, Anda disarankan untuk tidak mengendus atau membuang ingus setidaknya selama 15 menit dan tidak mengupil selama sisa hari itu,

    Jangan pula membungkuk, mengejan, atau mengangkat benda berat. Bila Anda khawatir mimisan secara tiba-tiba ini terjadi karena penyebab tertentu, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter.

    Kapan perlu khawatir?

    Segera cari bantuan medis jika kondisi mimisan di bawah ini terjadi pada Anda.
    • Mimisan terjadi lebih dari 10 – 15 menit.
    • Darah yang keluar banyak.
    • Anda menelan cukup banyak darah hingga membuat Anda muntah.
    • Perdarahan dari hidung terjadi setelah cedera yang cukup parah.
    • Timbul gejala lainnya, seperti terasa lemah, pusing, atau sulit bernapas.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Damar Upahita

    General Practitioner · None


    Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 2 minggu lalu

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan