home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ini Bahayanya Bagi Tubuh Jika Anda Sembarangan Minum Obat Kuat

Ini Bahayanya Bagi Tubuh Jika Anda Sembarangan Minum Obat Kuat

Obat kuat sering menjadi pilihan pertama untuk meningkatkan stamina bagi pria agar tahan lama saat bercinta. Namun, tahukah Anda kalau obat kuat seperti Viagra, Levitra, atau Cialis pada awalnya bukan ditujukan untuk obat kuat rekreasi yang dijual bebas di toko pinggir jalan? Hati-hati, menggunakan obat kuat sembarangan jika tidak diperlukan dan tanpa konsultasi dokter lebih dulu dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Apa saja efek samping obat kuat yang mungkin terjadi?

Fungsi sebenarnya dari obat kuat

obat kuat viagra

Disfungsi ereksi adalah kondisi kesehatan yang cukup umum ditemui di kalangan pria. Menurut sebuah artikel dari BJU International, kondisi ini diperkirakan dialami oleh hampir 76,5% pria di seluruh dunia.

Kondisi ini menyebabkan penis tidak dapat berereksi dengan normal. Padahal, ereksi yang penuh dibutuhkan untuk berhubungan seksual.

Untuk mendapatkan ereksi, Anda membutuhkan tiga hal: aliran darah sehat, sistem saraf yang sehat, dan gairah seksual (libido).

Jika arus darah yang mengarah ke penis tidak bekerja dengan benar, misalnya jika pembuluh darah di penis terlalu sempit, Anda mungkin akan mengalami kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi.

Disfungsi ereksi merupakan kondisi yang bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari masalah psikologis hingga kesehatan fisik. Oleh karena itu, obat kuat hadir untuk mengatasi masalah ini.

Menurut Mayo Clinic, beberapa contoh obat kuat yang biasa diresepkan untuk menangani disfungsi ereksi meliputi:

  • Sildenafil (merek dagang Viagra)
  • Tadalafil (merek dagang Cialis)
  • Vardenafil (merek dagang Levitra)
  • Avanafil (merek dagang Stendra)
  • Alprostadil (merek dagang Caverject)

Obat kuat sendiri tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari obat minum, obat suntik, hingga obat oles atau topikal.

Obat-obatan di atas bekerja dengan cara meningkatkan produksi senyawa kimia dalam tubuh yang dapat melemaskan otot-otot penis.

Dengan demikian, aliran darah menuju penis menjadi lebih lancar dan penis lebih mudah berereksi dengan normal saat merespons rangsangan seksual.

Sayangnya, obat-obatan tersebut nyatanya masih bisa didapat tanpa resep dokter, sehingga banyak orang yang menyalahgunakannya.

Padahal, obat kuat sebenarnya hanya bisa ditebus lewat resep dokter, khususnya bagi pria yang memiliki masalah disfungsi ereksi.

Efek samping umum dari obat kuat

obat sakit kepala di apotek

Seperti halnya obat-obatan lain, obat kuat juga mungkin dapat menimbulkan beberapa efek samping pada sebagian orang, baik dalam bentuk obat minum, suntik, maupun oles.

Efek samping obat kuat yang paling umum, antara lain sebagai berikut.

  • Sakit kepala
  • Sakit perut hingga rasa mulas
  • Badan yang terasa hangat
  • Hidung tersumbat
  • Perubahan pada penglihatan
  • Sakit punggung
  • Kehilangan pendengaran
  • Gangguan pencernaan

Efek samping di atas tergolong jarang terjadi dan dilaporkan muncul hanya pada beberapa orang saja.

Meski begitu, obat kuat tetap tidak dianjurkan dikonsumsi sembarangan tanpa resep, apalagi pada pria yang punya penyakit jantung dan sedang menggunakan obat-obatan nitrat seperti nitrogliserin untuk mengatasi penyakitnya.

Interaksi sildenafil (komposisi utama Viagra) dengan obat-obatan nitrat dapat menyebabkan sakit kepala parah pada pria yang memiliki penyakit jantung, begitu juga pada orang-orang yang punya penyakit hati dan gagal ginjal. Sebaiknya, konsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi Viagra.

Efek samping yang berbahaya dari obat kuat

obat kuat mengganggu penglihatan

Jika Anda menunjukkan beberapa gejala di bawah ini setelah minum obat kuat, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat:

  • Timbul ruam kemerahan pada kulit penis
  • Ereksi yang terasa sangat sakit
  • Sakit pada dada
  • Rasa terbakar ketika pipis

Dalam kasus yang jarang terjadi, penggunaan obat kuat juga berisiko menimbulkan efek samping yang jauh lebih serius dan berbahaya seperti di bawah ini:

1. Priapismus

Di sisi lain, jika Anda sembarangan minum obat kuat tanpa konsultasi dokter dulu, salah satu risiko efek samping obat kuat yang mungkin muncul adalah priapismus.

Priapismus terjadi ketika ereksi Anda berlangsung lama, lebih dari empat jam, tanpa mengalami gairah atau mendapatkan kepuasan seksual sama sekali.

Normalnya, ereksi terjadi ketika penis Anda dipenuhi darah dan kemudian terperangkap dalam batang penis hingga timbul orgasme, ketika kelebihan darah ini akhirnya meninggalkan penis.

Priapismus terjadi ketika efek aliran darah yang timbul setelah minum obat kuat malah terlalu deras, sehingga tidak dapat mengalir melewati batang penis Anda.

Akibatnya, darah lama kelamaan berubah menjadi asam dan membeku karena kehilangan oksigen setelah mengendap di penis terlalu lama. Sel-sel darah merah yang terjebak dalam penis ini sulit untuk keluar dari penis dan kembali lagi ke jantung.

Priapismus bisa berujung pada cacat fisik penis, misalnya penis bengkok atau bahkan penis bisa patah, bagi pria yang sebelumnya tidak pernah memiliki masalah ini.

Jika Anda mengalami ereksi berkepanjangan yang berlangsung berjam-jam usai mengonsumsi obat kuat, segera kunjungi UGD terdekat.

2. Non-arteritic anterior ischemic optic neuropathy (NAION)

Ada satu lagi efek samping obat kuat yang sangat jarang terjadi, namun bisa berakibat fatal.

Sembarangan mengonsumsi obat kuat, padahal tidak benar-benar perlu, dapat menyebabkan hilang penglihatan tiba-tiba. Kondisi ini disebut dengan nonarteritic anterior ischemic optic neuropathy, atau disingkat NAION.

Meski demikian, belum diketahui secara pasti apa hubungan konsumsi obat kuat dengan menghilangnya penglihatan secara tiba-tiba.

3. Retinitis pigmentosa (RP)

Retinitis pigmentosa atau RP adalah efek samping lain dari minum obat kuat yang tidak sesuai resep dokter. Kondisi ni memengaruhi retina mata dan menyebabkan hilangnya kemampuan melihat secara perlahan.

RP adalah penyakit keturunan, tetapi tingkat keparahannya dapat dipicu dari penggunaan obat kuat. Menurut American Academy of Ophthalmology, kandungan dari obat kuat dapat mengurangi kandungan PDE6, enzim yang dibutuhkan untuk fungsi penglihatan normal.

Inilah mengapa konsultasi dengan dokter sebelum memakai obat kuat diperlukan agar Anda tahu apakah ada penyakit bawaan yang dapat berinteraksi dengan obat tersebut.

Tak semua orang bisa dan boleh minum obat kuat

cara kerja obat kuat

Menurut sebuah artikel dari The Journal of Sexual Medicine, tingkat keberhasilan obat kuat seperti sildenafil adalah setinggi 59-80%, tergantung pada usia pemakainya.

Yang perlu diingat, sama seperti obat-obatan medis lainnya, obat kuat juga punya dosis dan cara pakainya masing-masing.

Pastikan Anda membaca label kemasan untuk cari tahu cara penggunaan dan kontraindikasi serta kemungkinan efek samping sebelum meminum obat kuat.

Disarankan untuk Anda mendapatkan obat kuat lewat jalur resmi menebus resep, dengan berkonsultasi dulu pada dokter mengenai masalah disfungsi ereksi Anda untuk cari tahu apa penyebabnya. Dokter kemudian bisa menentukan apakah kondisi Anda harus diobati dengan obat kuat.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan untuk dikonsultasikan lebih jauh bersama dokter:

  • Alergi obat, termasuk alergi dengan obat kuat jenis lain
  • Obat lainnya yang Anda konsumsi, termasuk herbal dan suplemen
  • Operasi, termasuk operasi gigi
  • Konsumsi obat untuk tekanan darah atau gangguan prostat. Jika digunakan bersama obat kuat, maka bisa menurunkan tekanan darah

Maka dari itu, mungkin Anda bisa memilih obat kuat alami yang lebih aman dan minim efek sampingnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Erectile dysfunction – Mayo Clinic. (2020). Retrieved January 25, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/erectile-dysfunction/symptoms-causes/syc-20355776 

Erectile dysfunction: Viagra and other oral medications – Mayo Clinic. (2019). Retrieved January 25, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/erectile-dysfunction/in-depth/erectile-dysfunction/ART-20047821 

Priapism – Mayo Clinic. (2019). Retrieved January 25, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/priapism/symptoms-causes/syc-20352005 

Sildenafil (Oral Route) – Mayo Clinic. (2020). Retrieved January 25, 2021, from https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/sildenafil-oral-route/description/drg-20066989 

Priapism – Cleveland Clinic. (2019). Retrieved January 25, 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10042-priapism 

Non-Arteritic Anterior Ischemic Optic Neuropathy (NAION) – Brigham and Women’s Hospital. (n.d.). Retrieved January 25, 2021, from https://www.brighamandwomens.org/neurology/neuro-ophthalmology/non-arteritic-anterior-ischemic-optic-neuropathy 

Porter, D. (2020). Erectile Dysfunction Medication and Your Eyes and Vision – American Academy of Ophthalmology. Retrieved January 25, 2021, from https://www.aao.org/eye-health/drugs/erectile-dysfunction-medication-your-eyes-vision 

Kessler, A., Sollie, S., Challacombe, B., Briggs, K., & Van Hemelrijck, M. (2019). The global prevalence of erectile dysfunction: a review. BJU International, 124(4), 587-599. https://doi.org/10.1111/bju.14813 

Goldstein, I., Tseng, L. J., Creanga, D., Stecher, V., & Kaminetsky, J. C. (2016). Efficacy and Safety of Sildenafil by Age in Men With Erectile Dysfunction. The journal of sexual medicine, 13(5), 852–859. https://doi.org/10.1016/j.jsxm.2016.02.166 

Cuzin B. (2016). Alprostadil cream in the treatment of erectile dysfunction: clinical evidence and experience. Therapeutic advances in urology, 8(4), 249–256. https://doi.org/10.1177/1756287216644116

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Fauzan Budi Prasetya
Tanggal diperbarui 30/09/2017
x