Apakah Efektif Pakai Gel Testosteron untuk Meningkatkan Gairah Seks Pria?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Salah satu penyebab menurunnya gairah seks pria adalah penurunan produksi hormon testosteron, seiring bertambahnya usia. Testosteron adalah hormon seks yang diproduksi di testis. Testosteron bertanggung jawab untuk merangsang produksi sperma dan meningkatkan libido. Untuk menyiasati ini, kebanyakan pria memilih untuk mengoleskan gel testosteron untuk meningkatkan gairah seksnya sebelum bercinta. Tapi, apa aman?

Apa itu gel testosteron?

Gel testosteron adalah obat pengganti hormon yang digunakan ketika kadar testosteron dalam tubuh sangat rendah. Ada banyak penyebab kadar hormon testosteron menurun, dari penuaan sampai kondisi hipogonadisme, di mana tubuh tidak mampu memproduksi cukup hormon testosteron.

Kekurangan testosteron dapat menyebabkan gangguan kesuburan, gangguan ereksi, serta terhambatnya pubertas dan pertumbuhan organ reproduksi pada pria. Testosteron rendah juga bisa memengaruhi energi, metabolisme, dan gairah seksual.

Setelah gel dioleskan pada permukaan kulit penis dan menyerap dengan baik, hormon testosteron buatan yang terkandung di dalamnya akan membantu menambah suplai testosteron dalam aliran darah.

Apakah efektif?

Dilansir dari Reuters, penelitian oleh Baylor College of Medicine dan Baylor St. Luke’s Medical Center menemukan bahwa gel testosteron tidak hanya mampu meningkatkan gairah seksual akibat penurunan testosteron terkait penuaan, namun juga pada pria muda yang mengalami penurunan gairah seks karena kondisi kesehatan tertentu.

Penelitian yang telah dipublikasikan di Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism ini melibatkan 470 pria berusia 65 tahun ke atas yang memiliki kadar testosteron rendah. Para peserta penelitian secara acak dipilih dan dibagi ke dalam dua kelompok. Satu kelompok diberikan gel testosteron selama 12 bulan dan kelompok kedua diberikan gel plasebo (obat kosong).

Setelah satu tahun, para peneliti melakukan tes darah pada para peserta penelitian. Hasilnya, para peserta penelitian yang menggunakan gel testosteron mengalami peningkatan testosteron dari 234 ng/dL menjadi 500 ng/dL. Sedangkan para peserta penelitian yang tidak menggunakan gel plasebo tidak mengalami perubahan.

Apakah gel testosteron memiliki efek samping?

Reaksi tiap orang terhadap gel testosteron berbeda-beda. Beberapa efek samping yang umumnya terjadi saat menggunakan gel testosteron, termasuk:

  • Sakit kepala dan pusing
  • Perubahan suasana hati
  • Mual
  • Diare
  • Perubahan beberapa hasil tes darah
  • Susah buang air kecil
  • Tekanan darah naik
  • Tangan atau kaki membengkak
  • Bulu tubuh bertambah
  • Berat badan naik
  • Kebotakan kepala
  • Payudara membesar

Jika efek samping yang terjadi terus berkepanjangan atau Anda mengalami reaksi alergi setelah menggunakan obat testosteron, segera temui dokter.

Yang harus Anda perhatikan saat menggunakan gel testosteron

  • Harap berhati-hati dalam penggunan gel testosteron jika Anda mengalami gangguan ginjal, gangguan jantung, tekanan darah tinggi, gangguan hati, diabetes, epilepsi, migrain, dan kanker.
  • Jika Anda terlalu sering ereksi, konsultasikan ke dokter. Hentikanlah pengobatan untuk menghindari cedera.
  • Informasikan pada dokter jika Anda sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk suplemen atau obat herbal.
  • Beri tahu dokter jika Anda akan menjalani pemeriksaan medis tertentu. Penggunaan gel testosteron ini dapat memengaruhi hasil tes (misalnya, dalam tes antidoping).
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
  • Pemakaian dalam bentuk gel dapat membuat orang lain terpapar testosteron jika terjadi kontak kulit. Sebaiknya tutupi atau lindungi bagian yang diolesi gel untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan pada orang lain ketika terjadi kontak kulit.
  • Gel testosteron tidak boleh terpapar wanita hamil. Hati-hati jika istri Anda sedang hamil.
  • Selama pemakaian gel testosteron, periksakan diri ke dokter secara berkala agar kadar hormon tubuh dan perkembangan kondisi Anda bisa dipantau.
  • Jika lupa menggunakan gel testosterone, disarankan untuk segera melakukannya jika jeda dengan jadwal penggunaan berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.
  • Pada waktu menggunakannya, biarkan gel menyerap sepenuhnya, baru kenakan pakaian Anda.
  • Jika ada pakaian atau benda yang terkena paparan gel, pastikan Anda segera mencucinya hingga gel hilang.
  • Jangan lupa mencuci tangan setelah Anda mengoleskan obat testosteron.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Tiap wanita mungkin punya kebiasaan yang berbeda. Namun, ada empat hal yang wajib wanita lakukan setelah seks, demi kesehatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Seksual, Tips Seks 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit