home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Pakai Kondom Dobel Lebih Aman?

Benarkah Pakai Kondom Dobel Lebih Aman?

Memakai dua lapis kondom sekaligus adalah mitos yang berbahaya. Anda tidak bisa membuat kondom menjadi dua kali lipat lebih kuat, tahan lama, maupun menggandakan keamanan Anda jika menggunakan kondom dobel sekaligus.

Anda mungkin terdorong untuk memakai kondom dua rangkap dengan alasan bahwa bahan kondom lateks sangat tipis dan tidak bisa menjamin daya tahan produk tersebut saat digunakan. Padahal, yang terjadi justru ebaliknya, risiko robek justru akan jauh lebih meningkat jika Anda memakai kondom dobel. Begitu pula dengan memakai kondom pria dan kondom wanita di saat yang bersamaan.

Sebenarnya, Anda tidak perlu menggunakan dua lapis kondom sekaligus untuk mendapatkan perlindungan ekstra. Kini banyak varian kondom di pasaran dengan berbagai fitur dan fungsi perlindungan ekstra yang bisa Anda gunakan.

BACA JUGA: 13 Kesalahan Saat Menggunakan Kondom

Penyebab kondom bocor

Saat dua kondom digunakan sekaligus, kedua lapisan tersebut akan menggosok satu sama lain selama penetrasi, menciptakan gesekan. Akibatnya, bahan kondom aus dan mudah robek, atau bahkan terlepas longgar dari penis.

Kebanyakan laporan mengenai kondom bocor atau kehamilan yang terjadi meski sudah pakai kondom adalah akibat dari penggunaan yang tidak benar atau tidak efektif, dan bukan dari segi kualitas produk. Kondom juga kemungkinan akan lebih mudah rusak atau robek ketika terekspos panas berlebihan atau digunakan saat hampir kedaluwarsa.

Jika digunakan dengan benar, kondom bisa sangat efektif dalam mencegah penularan HIV melalui seks penetrasi, oral, atau anal. Kondom juga efektif mencegah kehamilan yang tidak diinginkan hingga 98%, serta beberapa infeksi menular seksual, termasuk infeksi bakteri seperti klamidia, gonore, trikomoniasis, dan sipilis.

Menggunakan kondom saat berhubungan seksual menurunkan risiko perempuan terkena kanker serviks, penyakit yang berhubungan dengan HPV. Penggunaan kondom yang konsisten juga bisa membantu orang-orang yang terlibat untuk menghindari infeksi HPV dan/atau mengurangi risiko infeksi kambuhan secara signifikan.

BACA JUGA: Mungkinkah Hamil Meski Sudah Pakai Kondom?

Tips memilih kondom yang baik

Pastikan Anda membeli kondom yang berkualitas baik dan gunakan hanya satu kondom dalam satu waktu. Jangan khawatir dengan bahan kondom yang tampak tipis. Kondom yang dijual bebas di pasaran sudah melalui beragam tes dan uji medis ketat mengenai kekuatan dan efektivitas produk sebelum mulai dipasarkan. Untuk membuktikannya, Anda bisa coba untuk meniup kondom seperti balon, dan kemudian isi penuh dengan air. Kecuali kondom tersebut memang cacat, tertusuk sebelumnya, atau tertekan, kondom itu tidak akan pecah.

Jika Anda benar-benar ingin perlindungan ganda, kombinasikan penggunaan kondom dengan jenis kontrasepsi lain. Kondom dapat digunakan bersama dengan pil KB, IUD, atau koyo hormon.

BACA JUGA: Kenapa Penis Ereksi Setiap Bangun Tidur Pagi Hari?

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Ajeng Quamila pada 15/01/2021
x