home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Stop Kebiasaan Ngupil Jika Tak Mau Terkena Infeksi Ini

Stop Kebiasaan Ngupil Jika Tak Mau Terkena Infeksi Ini

Ada banyak hal yang kita renungkan dalam hidup, seperti kenapa bumi itu bundar atau apakah alien itu benar-benar ada. Dan untuk sebagian besar orang, bengong mencari wangsit atas jawaban dari misteri alam semesta ini akan lebih afdol jika dilakukan iseng sambil ngupil — mungkin sekalian meper di meja sebelah dan cabut bulu hidung.

Usut punya usut, ngupil bukan hanya kebiasaan yang jorok, tapi juga bisa berbahaya bagi kesehatan. Dan dalam kasus yang ekstrim, ngupil bisa berakibat fatal. Waduh!

Sering ngupil bikin Anda mudah mimisan

Saat ngupil, ujung kuku jari yang Anda pakai untuk mengorek upil dapat meninggalkan luka lecet di dinding rongga sehingga akhirnya berdarah. Hidung yang mimisan tampaknya sepele, tapi luka terbuka ini bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri berbahaya untuk kemudian berkembang biak dalam hidung Anda.

Apalagi jika sebelum ngupil Anda sudah terlebih dulu menyentuh gagang pintu kamar mandi atau tiang pegangan penumpang di bus, maka besar kemungkinan bahwa Anda sudah mengangkut bakteri dari orang lain. Sehingga begitu jari Anda masuk ke hidung, segala macam kuman yang hinggap di jari Anda jadi berpindah ke dalam hidung. Memperkenalkan bakteri dari tangan Anda ke dalam rongga hidung dapat memicu infeksi peradangan serius yang bisa berakibat fatal.

Salah satunya adalah Staphylococcus aureus, yang menjadi penyebab umum dari infeksi kulit seperti abses, infeksi pernapasan seperti sinusitis, dan keracunan makanan. Bahkan, satu studi dari Cambridge University, diterbitkan di jurnal Infection Control and Hospital Epidemiology, menunjukkan bahwa tukang ngupil lebih besar peluangnya untuk membawa Staphylococcus aureus dalam hidungnya.

Terlalu sering ngupil bisa berakibat fatal

Infeksi sinus yang terlanjur mengganas akibat jajahan kuman Staphylococcus aureus menyebabkan Anda berpeluang lebih besar untuk mendapatkan komplikasi peradangan dalam tengkorak (intrakranial). Ini karena saluran sinus Anda menjalar sepanjang hidung hingga ke dasar tengkorak kepala.

Dasar tengkorak merupakan piringan tulang sebagai alas otak Anda berada. Di daerah tertentu, piringan tulang ini sangat tipis; setipis kulit telur. Dengan demikian, sebuah infeksi bakteri yang berkembang sangat cepat dan parah bisa menyebabkan infeksi menyebar ke daerah lain yang lebih sensitif, seperti rongga mata atau hingga mencapai otak yang bisa berakibat fatal — misalnya meningitis, radang selaput pelindung sistem saraf pusat.

Komplikasi infeksi akut akibat terlalu sering mengupil ternyata pernah dialami oleh seorang pria asal Manchester yang meninggal akibat perdarahan hebat setelah mengalami mimisan sehabis mengupil. Diketahui, pria paruh baya ini memiliki riwayat perdarahan otak di usia 20-an dan mengidap demensia.

Lain ceritanya dengan pria asal Sumatera Selatan yang mengalami pertumbuhan abnormal di bagian hidung dan mulutnya akibat terlalu sering mengorek upil dan mencabut bulu hidung. Awal mulanya, ia hanya mengalami pilek hebat, namun lama kelamaan keluar darah hingga nanah dari dalam hidungnya — hingga pada akhirnya tumbuh daging di sekitar mulut bagian atas hingga menutupi hidung. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, pria ini juga diketahui memiliki kanker.

Bagaimana cara yang aman untuk membersihkan isi hidung?

Tentu saja, banyak tukang ngupil yang memiliki kuman ini dalam hidungnya dan tidak mengalami keluhan apapun. Kebiasaan mengorek hidung jarang menyebabkan masalah serius pada orang yang sehat. Tapi kuman ini bisa menyebabkan komplikasi serius pada orang-orang yang memiliki masalah sistem kekebalan tubuh.

Mengupil mungkin tidak akan benar-benar membunuh Anda, tetapi itu juga bukan kebiasaan yang sehat. Anda mungkin ingin mempertimbangkan membuang ingus saat lain kali dilanda hasrat ingin ngupil, atau setidaknya gunakan neti pot sebagai cara yang lebih efektif untuk membersihkan hidung Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

We Asked an Expert If You Can Die from Picking Your Nose https://www.vice.com/en_us/article/we-asked-an-expert-if-you-can-die-from-picking-your-nose-392 accessed Feb 14 2017

Why You Probably Shouldn’t Pick Your Nose http://lifehacker.com/why-you-probably-shouldnt-pick-your-nose-1785613160 accessed Feb 14 2017

Are Boogers Important? The Reasons Why You Should Stop Picking Your Nose http://www.medicaldaily.com/are-boogers-important-reasons-why-you-should-stop-picking-your-nose-401027 accessed Feb 14 2017

Man dies from picking his nose http://www.telegraph.co.uk/news/uknews/3566273/Man-dies-from-picking-his-nose.html accessed Feb 14 2017

Foto Penulis
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal diperbarui 21/02/2017
x