home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Efek Samping Bagi Kesehatan Jika Anda Sering Ngupil

5 Efek Samping Bagi Kesehatan Jika Anda Sering Ngupil

Pada dasarnya, ngupil bukanlah hal yang berbahaya bagi kesehatan. Kegiatan ini menjadi berbahaya jika terlalu sering melakukannya. Ya, mungkin pada awalnya Anda berniat untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang menyumbat hidung, sehingga Anda ngupil dengan menggunakan jari. Tapi, tanpa disadari Anda mungkin saja melakukannya karena sudah terbiasa dan merasa nyaman jika sering mengupil. Kebiasaan ini yang akan berbahaya bagi kesehatan Anda. Apa saja dampak buruk dari kebiasaan sering ngupil?

Dampak buruk akibat sering ngupil

1. Sering ngupil membuat infeksi lubang hidung

Infeksi di dalam lubang hidung adalah hal yang paling mungkin terjadi akibat kebiasaan sering mengupil. Sebagian besar orang mengupil dengan jarinya. Ketika jari yang dimasukkan ke dalam lubang hidung tidak bersih dan penuh bakteri, maka bakteri tersebut dapat berpindah dari jari bagian dalam hidung. Hal ini akan meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami infeksi vestibulus, bagian atas hidung yang cukup sensitif.

2. Menimbulkan bisul di hidung bagian dalam

Tidak hanya itu, bakteri dan kuman penyakit ini dapat mempengaruhi dan menginfeksi bagian rambut folikel hidung. Rambut folikel hidung ini berfungsi untuk menyaring kotoran dari udara yang masuk ke hidung. Apabila bagian ini terganggu, maka hidung tidak lagi dapat dengan baik menyaring kotoran yang masuk melalui udara yang terhirup.

Bakteri yang paling banyak ditemukan saat seseorang ngupil adalah Staphylococcus Aureus. Jenis bakteri ini dapat mengakibatkan timbulnya jerawat atau bisul di dalam lubang hidung Anda. Saat jerawat atau bisul terbentuk di dalam hidung, maka saluran napas akan tersumbat dan mempengaruhi sistem pernapasan Anda.

3. Berisiko mengalami mimisan

Mimisan atau keluarnya darah dari lubang hidung juga merupakan efek samping dari kebiasaan sering ngupil. Kondisi ini paling sering dan banyak terjadi pada anak-anak. Saat mengupil dengan jari, bisa saja kuku jari melukai bagian dalam hidung kemudian menyebabkan luka dan perdarahan. Hal tersebut akan memperbesar peluang untuk terjadinya infeksi di dalam lubang hidung.

4. Perforasi septum

Perforasi septum adalah kondisi di mana sekat antara lubang hidung sebelah kanan dan kiri terbuka atau mengalami luka. Terlalu sering ngupil atau tanpa sengaja mengupil terlalu dalam bisa mengakibatkan seseorang mengalami hal ini. Biasanya perforasi septum ini akan menimbulkan mimisan serta pada kasus yang parah, perlu melakukan operasi untuk mengobatinya.

5. Jorok dan tidak enak dilihat

Kebiasaan sering ngupil adalah kebiasaan yang buruk. Tidak hanya karena berdampak pada fungsi serta bentuk hidung saja, karena secara keseluruhan kebiasaan ini akan menimbulkan banyak kuman dan bakteri penyakit. Anda mungkin tidak sadar telah ngupil, kemudian tidak membiasakan diri untuk mencuci tangan dan menggunakan tangan tersebut untuk melakukan kegiatan lainnya. Padahal, dalam lubang hidung terdapat banyak sekali bakteri dan kuman yang bisa menyebabkan Anda mengalami penyakit infeksi.

Selain karena jorok dan dapat menyebabkan penyakit infeksi, kebiasaan sering ngupil juga dianggap tidak sopan, apalagi melakukannya di depan umum. Bukan tidak mungkin Anda akan menjadi bahan omongan dan objek lelucon bagi orang-orang di sekitar Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Goldman, J. (2017). Why do we pick our nose?. [online] Bbc.com. Available at: http://www.bbc.com/future/story/20150202-why-do-we-pick-our-nose  [Accessed 14 Feb. 2017].

Mehta, V. and Mehta, V. (2011). Nose Picking Effects on Health. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: http://www.livestrong.com/article/97145-nose-picking-effects-health/  [Accessed 14 Feb. 2017].

The Huffington Post. (2013). Never Mind ‘Don’t Pick Your Nose’ — Boogers May Be Good For You. [online] Available at: http://www.huffingtonpost.com/dr-mercola/germs-health_b_3327755.html  [Accessed 14 Feb. 2017].

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal diperbarui 3 minggu lalu
x