home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bukan Hanya Masalah Gigi, Kenali 5 Penyebab Rahang Sakit

Bukan Hanya Masalah Gigi, Kenali 5 Penyebab Rahang Sakit

Penyebab rahang sakit bukan hanya adanya masalah pada gigi. Kondisi ini bisa jadi gejala dari penyakit kronis yang lebih serius. Nah, cari tahu apa saja penyebab rahang sakit supaya membantu mempertimbangkan Anda untuk mendapatkan dokter lebih cepat.

Berbagai penyebab rahang sakit yang umum terjadi

Rahang membantu Anda untuk membuka, mengunyah, seta menutup mulut. Adanya tekanan, gangguan, atau infeksi di sekitar rahang bisa menimbulkan rasa nyeri.

Jangan sepelekan jika merasa nyeri dan sakit pada rahang, apalagi tak kunjung sembuh. Pasalnya, ada beberapa gangguan kesehatan tertentu yang menjadi penyebab rahang sakit:

1. Masalah pada gigi dan gusi

behel gigi

Adanya masalah pada gigi jadi penyebab paling umum dari nyeri rahang. Rasa sakit pada rahang tersebut biasanya disebabkan karena adanya gigi yang bolong, gigi retak akibat tekanan dan suhu, atau penyakit gusi yang merusak tulang gigi.

2. Stres

Orang yang berada di bawah tekanan dan terus merasa cemas, bisa secara tidak sadar memiliki kebiasaan menggeretakan gigi (bruxism).

Tanpa disadari kebiasaan ini membuat otot-otot di sekitar rahang jadi tegang. Akhirnya, timbul rasa tidak nyaman dan nyeri pada rahang.

3. Rematik

Nyatanya, radang sendi seperti rematik, tak hanya menyerang sendi di lutut atau pergelangan tangan saja. Namun juga membuat sendi di area rahang menjadi meradang dan akhirnya menimbulkan rasa sakit.

Penyakit autoimun ini dapat membuat tulang rahang jadi terasa kaku dan sakit.

4. Gangguan TMJ (temporomandibular joints)

masalah gigi

Setiap sisi tulang memiliki sendi temporomandibular yang menghubungkan rahang dengan tengkorak. Adanya gangguan, trauma, atau peradangan pada sendi tersebut dapat menyebabkan TMJ.

Gejalanya meliputi sakit kepala, sakit pada rahang dan sekitar telinga, dan terdengar suara ‘klik’ saat Anda membuka mulut. Gejala TMJ akan bertambah parah jika Anda sedang mengalami stres.

5. Kondisi medis lainnya

gigi ngilu

Ada beberapa penyakit yang menimbulkan gejala nyeri pada rahang, seperti:

  • Gondongan. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus pada kelenjar air ludah ini membuat kelenjar membengkak. Akibatnya, rahang terlihat bengkak dan sakit saat mengunyah atau berbicara.
  • Tetanus. Infeksi bakteri pada luka atau goresan di kulit bisa menyebabkan tetanus. Tanda awal tetanus adalah otot sekitar rahang akan terasa kaku dan pasien juga bisa mengalami kejang.
  • Serangan jantung. Rasa nyeri pada rahang bisa menjadi tanda serangan jantung. Pasalnya, penyakit jantung ini bisa menyebabkan saraf-saraf yang ada jadi terasa sakit. Gejala lainnya yang meliputi adanya sesak napas, rasa nyeri atau tidak nyaman pada dada kiri, dan tubuh terus berkeringat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why Your Jaw Hurts? https://www.webmd.com/oral-health/why-your-jaw-hurts#1. Diakses pada 17 September 2018.

5 Causes of Jaw Pain That You Need to Know. https://www.self.com/story/jaw-pain-causes. Diakses pada 17 September 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji pada 06/05/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x