Dari Mana Lemak Dagu Berasal? Bisakah Dihilangkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda berkaca, mungkin Anda akan menemukan satu atau dua lipatan pada dagu Anda. Lipatan di dagu, alias double chin, bagi sebagian orang dianggap dapat merusak penampilan. Ya, lipatan tersebut sebenarnya diakibatkan oleh lemak yang menumpuk pada dagu Anda. Tak hanya membuat penampilan tak menarik, tetapi lemak dagu juga ternyata juga berbahaya. Apa bahayanya? Lalu apa yang menyebabkan lemak dagu muncul? Berikut adalah penjelasannya.

Dari mana lemak dagu berasal?

Tanpa Anda sadari, lemak dagu sebenarnya berasal dari semua makanan berlemak maupun tinggi kalori yang selama ini Anda konsumsi. Pada dasarnya lemak dagu sama saja seperti lemak-lemak lain yang menumpuk di bawah kulit. Bedanya, ini berada di sekitar area dagu dan membuat wajah Anda semakin terlihat lebar.

Setiap makanan berkalori, entah itu yang mengandung karbohidrat, lemak, atau protein akan diubah tubuh menjadi cadangan lemak bila tak lagi dibutuhkan saat itu. Ibaratnya, bila Anda makan terlalu berlebihan, sisa makanan tersebut akan disimpan sebagai cadangan makanan dalam bentuk lemak.

Kumpulan lemak di dalam tubuh sebenarnya tak berbahaya, bila masih dalam jumlah yang wajar. Sebab, setiap orang pasti memiliki cadangan lemak di dalam tubuhnya. Jadi, jika sewaktu-waktu tubuh memerlukan makanan dan energi  ekstra, tubuh Anda sudah memiliki cadangannya.

Sehingga bisa dianggap lemak di dagu Anda adalah hasil dari makanan yang Anda konsumsi dalam porsi berlebihan atau makanan yang mengandung banyak lemak.

Apakah kondisi ini berbahaya?

Bila Anda menemukan lipatan di dagu, coba segera timbang berat badan Anda. Sebab bisa jadi sebenarnya Anda mengalami kenaikan berat badan yang Anda tak sadari sampai saat ini. Jika Anda terus-terusan tak sadar dengan kenaikan berat badan Anda, bukan tak mungkin di kemudian hari Anda akan mengalami obesitas atau kelebihan berat badan yang cukup serius. Orang yang mengalami obesitas adalah orang yang memiliki indeks massa tubuh lebih dari 25 kg/m2.

Obesitas adalah status kesehatan yang buruk karena obesitas merupakan awal dari segala risiko penyakit kronis yang ada. Apabila Anda mengalami obesitas, berarti menandakan bahwa timbunan lemak Anda sudah sangat banyak melebihi batas wajar – salah satunya timbunan lemak dagu Anda. Berbagai teori dan penelitian telah membuktikan bahwa seseorang yang mengalami obesitas berisiko lebih tinggi untuk terkena penyakit seperti penyakit jantung koronerdiabetes mellitus, stroke, dan berbagai penyakit kronis lainnya.

Jadi, intinya adalah lemak dagu sama berbahayanya dengan timbunan lemak di bagian tubuh lain, entah itu di perut, paha, atau panggul, yang dapat mengakibatkan komplikasi kesehatan di kemudian hari.

Bagaimana cara menghilangkan double chin?

Kunci untuk menghilangkan atau menurunkan kadar tumpukan lemak tubuh Anda adalah dengan menjalani diet ketat, olahraga yang teratur, dan menjalani pola hidup sehat. Tapi jangan asal menerapkan diet saja ya, ketahui dulu prinsip diet yang akan Anda jalani. Pada dasarnya memang bila Anda ingin menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak, maka Anda sebaiknya menjalani diet rendah lemak.

Olahraga rutin adalah kunci utama selanjutnya. Anda bisa melakukan olahraga aerobik yang akan membantu membakar lemak tubuh secara keseluruhan, termasuk lemak dagu Anda. Selain itu Anda juga bisa melakukan beberapa gerakan sederhana untuk menghilangkan lemak dagu, sehingga penampilan Anda kembali menarik.

Tak hanya itu, Anda juga harus menerapkan pola hidup sehat seperti, beristirahat dengan cukup di malam hari, menghindari stres, serta meninggalkan gaya hidup sedentari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Anda perlu memberikan perawatan yang tepat untuk mencegah infeksi atau timbulnya komplikasi setelah sunat. Perhatikan panduannya berikut ini, ya.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Kayu secang sering diolah menjadi minuman wedang secang oleh orang-orang Jawa. Penasaran apa manfaat kayu secang untuk kesehatan? Klik di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Diet Alpukat, Betulkah Bermanfaat untuk Turun Berat Badan?

Diet alpukat adalah salah satu variasi diet buah yang dianggap mampu untuk menurunkan berat badan. Benarkah? Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Diet, Nutrisi 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Bagi yang sedang diet, konsumsi beras atau nasi mungkin akan dibatasi. Beras merah atau beras shirataki dapat menjadi pilihan, tapi mana yang lebih efektif?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

arti desahan wanita

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
lemon dan madu

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
apa itu kalori adalah

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit