backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

7 Ciri-Ciri Kucing Birahi dan Cara Mengatasinya agar Tetap Nyaman

Ditinjau secara medis oleh drh. Hevin Vinandra Louqen · Kesehatan · None


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 20/10/2023

7 Ciri-Ciri Kucing Birahi dan Cara Mengatasinya agar Tetap Nyaman

Kucing Anda mengeong dengan keras secara terus menerus? Ternyata itu bisa menjadi salah satu tanda kucing mengalami birahi. Namun tidak hanya itu, masih ada beberapa tanda kucing birahi lainnya yang perlu Anda perhatikan. Kira-kira apa saja ciri-cirinya? Yuk simak artikel di bawah ini untuk mengetahuinya lebih lanjut. 

Ciri-ciri kucing birahi yang perlu Anda ketahui 

manfaat memelihara kucing di rumah

Kucing birahi adalah istilah yang biasanya digunakan untuk menggambarkan kondisi kucing yang sedang berada pada periode estrus atau masa kawin.

Biasanya, masa birahi ini dimulai saat kucing sudah memasuki masa subur, yaitu sekitar berusia 4 bulan.

Tahukah Anda?

Kucing betina biasanya memasuki masa subur atau estrus saat ia sudah berusia 4 bulan, dengan rata-rata lama siklus berkisar 4—7 hari. Bila kucing tidak hamil, masa estrus ini akan kembali berulang dalam beberapa minggu atau bulan setelah siklus birahi sebelumnya. 

Nah, saat sedang birahi, ada beberapa tanda atau ciri pada kucing yang bisa Anda lihat dan perhatikan.

Berikut ini adalah beberapa tanda kucing betina sedang memasuki masa birahi yang penting diketahui bagi Anda para pemilik kucing. 

1. Kehilangan selera makan 

Salah satu ciri-ciri kucing birahi adalah menurunnya nafsu makan. Tanda ini seringkali disalahartikan para pemilik kucing dengan menganggapnya kucing sedang sakit

Padahal, penurunan nafsu makan ini terjadi akibat naluri alami tubuh kucing yang mengalihkan kebutuhan tubuhnya untuk bereproduksi, bukan mencari makan. 

Perilaku seperti ini biasanya akan berlangsung selama 2 minggu dan akan kembali normal.

Namun, bila setelah 2 minggu kucing tidak mau makan sama sekali atau bahkan menunjukkan perilaku yang tidak biasa, segera bawa ia ke dokter hewan. 

2. Ingin melarikan diri 

Saat memasuki masa birahi, hewan peliharaan yang menggemaskan ini juga sering kali merasa ingin melarikan diri dari rumah. 

Hal ini dapat terlihat saat salah satu orang di rumah mencoba untuk membuka pintu, ia akan segera berlari menghampiri pintu ini untuk mencoba keluar dari rumah. 

Kucing betina ingin keluar rumah dengan tujuan mencari dan menarik perhatian dari kucing jantan di luaran sana. 

3. Mengeluarkan suara dengan kencang 

Apakah kucing peliharaan Anda biasanya terlihat diam tapi tiba-tiba mengeong terlalu kencang dan sering? Ini bisa menjadi ciri-ciri bahwa kucing Anda sedang memasuki masa kawin. 

Biasanya, hal ini dilakukan untuk menarik perhatian lawan jenis. Kucing betina bisa mengeong dengan kencang atau bahkan mengeluarkan suara yang tidak biasa. 

Kucing betina biasanya akan terus mengeong selama beberapa hari hingga ia sudah menjalani proses kawin.

4. Suka menjilati alat kelamin 

Ciri-ciri kucing birahi yang selanjutnya yaitu ia sering menjilati alat kelaminnya. Hal ini umum terjadi karena sering dikaitkan dengan perubahan hormon selama masa estrus atau birahi. 

Jilatan ini menjadi salah satu tanda bahwa kucing sedang dalam fase estrus dan mencoba membersihkan diri mereka sendiri untuk menjaga kebersihannya. 

Meski demikian, bila ia terlihat terlalu sering menjilati alat kelaminnya dan disertai dengan gejala lainnya, seperti keluarnya darah di sekitar alat kelamin atau urinenya.

Pada kondisi ini, sebaiknya bawa kucing ke dokter. Pasalnya, melansir Animal Trust, ini bisa saja menjadi tanda kucing mengalami infeksi saluran kemih. 

5. Menjadi lebih aktif dan manja 

Kucing yang sedang pada masa birahi juga akan menjadi lebih aktif dan manja. Kucing akan terlihat lebih sering berguling-guling dan menggesek-gesekkan tubuhnya ke orang di sekitarnya. 

Hal ini bertujuan untuk mencari perhatian agar mereka dielus-elus. Bahkan tidak jarang, kucing pun akan menggesekkan tubuhnya ke benda-benda, seperti sofa, meja, boneka, atau bahkan kucing lainnya. 

Saat disentuh pun, hewan peliharaan Anda ini akan mengangkat ekornya dan mengambil posisi kawin, seperti merendahkan tubuhnya dan meninggikan panggul. 

6. Menjadi lebih agresif pada kucing lain 

Kucing betina yang sedang dalam periode estrus atau birahi cenderung lebih agresif terhadap kucing lain, terutama kucing betina lainnya. 

Mereka mungkin akan melakukan hal-hal, seperti mengendus dan menggeram, saat kucing betina lain mendekat, menyerang dan mengejar kucing lain, serta melakukan tindakan agresif untuk mengusir kucing tersebut dari wilayahnya. 

Tujuan dari perilaku ini adalah karena kucing betina yang sedang birahi ini berusaha untuk mendominasi wilayahnya dan menjauhkan kucing betina lainnya, terutama saat ada kucing jantan yang mendekat. 

7. Spraying atau menyemprotkan urine 

Kucing yang sedang memasuki masa birahi cenderung akan lebih sering buang air kecil. Bahkan, tidak jarang mereka akan melakukan spraying atau menyemprotkan urine di benda-benda tertentu. 

Hal ini bertujuan untuk memberi tanda dan memikat kucing lawan jenis akan keberadaannya yang sedang dalam masa kawin. 

Meski demikian, perilaku ini lebih umum dilakukan oleh kucing jantan yang mencoba untuk menandai wilayah mereka. 

Bagaimana cara mengatasi kucing birahi?

scabies kucing pada manusia

Kucing yang sedang dalam masa estrus ini akan terlihat tidak nyaman. Apalagi masa estrus pada kucing tidak hanya terjadi sekali. 

Untuk menghentikan masa birahi ini, sebenarnya Anda perlu mengawinkan kucing dengan lawan jenisnya. Akan tetapi, proses kawin ini tentu dapat membuat kucing hamil

Namun, bila Anda ingin mencegah kehamilan pada hewan kesayangan ini, Anda bisa melakukan kebiri atau steril kucing agar keinginannya untuk birahi tidak kembali. 

Tidak hanya untuk mencegah kehamilan, kebiri kucing juga merupakan salah satu perawatan kucing yang dapat mendukungnya untuk tetap sehat. 

Biasanya, dokter akan melakukan kebiri setelah tanda-tanda birahi hilang.

Nah untuk membantu menghilangkan ketidaknyamanan kucing saat masa birahi ini, Anda dapat melakukan hal-hal berikut ini.

  • Menjaga kucing betina untuk tetap di dalam rumah dan jauh dari jangkauan kucing jantan selama masa estrus ini. Hal ini sangat penting dilakukan bila Anda ingin mencegahnya dari kehamilan yang tidak diinginkan.
  • Mengajak bermain kucing, terutama permainan interaktif, seperti melempar bola. Kegiatan ini dapat membuatnya teralihkan dari rasa gelisah dan menghindari kucing mengalami stres.
  • Mengelus-elus kucing agar ia merasa lebih aman dan nyaman.
  • Bila perlu semprotkan catnip di area sekitar rumah Anda. Bagi sebagian kucing, catnip memiliki efek yang menenangkan yang tentunya dapat membantu kucing menjadi lebih rileks.

Untuk mendapatkan cara mengatasi kucing birahi yang lebih tepat, konsultasikan dengan dokter hewan terdekat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

drh. Hevin Vinandra Louqen

Kesehatan · None


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 20/10/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan