Apakah Kista Bisa Disebabkan Oleh Faktor Keturunan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kista merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada wanita. Kista adalah benjolan yang berbentuk kapsul atau kantung dan terisi dengan cairan, semisolid, atau material gas, dapat muncul pada jaringan tubuh apa saja. Ukuran kista bervariasi, dari mikroskopik (sangat kecil) hingga struktur yang besar yang dapat menggantikan organ internal. Kista juga sejenis tumor jinak yang terbungkus selaput jaringan. Beberapa orang percaya bahwa kista disebabkan faktor keturunan. Apa benar genetik bisa jadi penyebab kista? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Apa saja penyebab kista?

Sampai sekarang belum diketahui secara pasti apa penyebab kista. Namun, ada beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan peluang terjadinya kista. Salah satunya adalah faktor keturunan alias genetik.

Riwayat keluarga yang memiliki kista juga bisa menjadi salah satu faktor yang akan menyebabkan keturunannya terkena kista. Hal ini karena adanya gen bermutasi yang diturunkan orangtua, kakek, nenek, bahkan generasi sebelumnya.

Jika ada riwayat keluarga, apakah saya pasti terkena kista?

Anda tidak perlu terlalu takut atau khawatir jika keluarga Anda ada yang pernah memiliki kista. Sebab, hal ini tidak menjamin 100 persen bahwa Anda akan mengalami kista juga. Keturunan hanyalah salah satu faktor risiko, bukan penyebab kista yang utama.

Ada banyak faktor risiko lain yang mungkin lebih besar peluangnya. Misalnya gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat atau paparan bahan kimia berbahaya dalam jangka waktu panjang.

Namun, Anda tetap harus tetap waspada dan terus menjaga kesehatan tubuh. Hal ini guna memperkecil peluang terjadinya kista. Karena meskipun begitu Anda masih ada peluang untuk terkena kista.

Bagaimana mencegah kista bila ada riwayat keluarga?

Anda tidak perlu stres dan menjadi tertekan karena mempunyai anggota keluarga yang pernah mengalami kista. Tentu, semua itu juga dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko yang lain, seperti pola hidup hingga paparan radiasi.

Karena memang belum diketahui secara pasti apa penyebab kista, maka Anda tidak bisa mencegah kondisi ini. Namun, jangan khawatir, Anda tetap bisa memperkecil risiko munculnya kista. Caranya dengan menerapkan pola hidup sehat, berolahraga dengan rutin, dan mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang yang sesuai dengan kebutuhan.

Apa saja tanda dan gejala kista?

Umumnya kista tidak memiliki gejala atau tanda-tanda di awal.  Namun, terkadang kista bisa dirasakan sebagai benjolan di kulit atau di bawah kulit. Pada beberapa kasus, kista bisa muncul dan terasa sakit jika mengenai daerah saraf tubuh.

Kista yang tidak berhubungan dengan kulit, tapi dengan organ dalam, mungkin tidak menimbulkan gejala jika ukurannya masih kecil. Bila kista menjadi besar dan menggantikan atau menekan organ lain atau menghalangi aliran cairan normal di jaringan seperti hati, pankreas, atau organ lainnya, maka gejala yang terkait dengan organ tersebut dapat terasa.

Faktor risiko penyebab kista

Selain faktor genetik, ada beberapa hal yang dapat memicu atau memperparah kista yang Anda miliki, antara lain:

  • Tumor
  • Infeksi
  • Kelainan pada perkembangan embrio
  • Cacat pada sel
  • Kondisi peradangan kronis
  • Penyumbatan pada saluran pada tubuh
  • Cedera

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ketika demam menyerang, Anda pasti tidak enak badan. Mau istirahat atau makan jadi susah. Tenang saja, ini enam solusi yang tepat supaya Anda lebih nyaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mencium bau badan

Kenapa, Sih, Kita Tidak Bisa Mencium Bau Badan Sendiri?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
badan sakit setelah olahraga

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit