5 Cara Mudah Mengatasi Turun Peranakan Tanpa Obat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Turun peranakan atau prolaps uteri bisa terjadi pada setiap wanita. Turun peranakan terjadi ketika rahim melorot turun ke saluran vagina karena otot-otot panggul yang menahan rahim melemah. Gejala umumnya adalah merasa seperti ada tonjolan atau sensasi mengganjal dalam vagina. Bila Anda mengalaminya, jangan buru-buru ke dokter dulu. Pasalnya, ada beragam cara mengatasi turun peranakan yang bisa Anda lakukan dengan mudah di rumah. Apa saja itu?

Beragam cara mengatasi turun peranakan dengan mudah di rumah

Sebelum mencoba cara-cara mengatasi turun peranakan di bawah ini, sebaiknya Anda perhatikan dulu seberapa parah gejalanya. Apabila Anda masih bisa beraktivitas seperti biasa meski merasa sedikit tidak nyaman, Anda bisa mengatasinya di rumah saja dengan:

1. Banyak minum air putih

minum air putih

Cobalah perbanyak minum air putih. Ya! Minum air putih bisa menjadi salah satu cara mengatasi turun peranakan yang paling mudah, murah, dan efektif.

Minum air putih yang cukup setiap hari dapat membantu mencegah sembelit. Saat terkena sembelit, Anda biasanya akan lebih susah mengejan saat buang air besar. Tekanan dari proses mengejan inilah yang bisa melemahkan otot panggul dan memperburuk gejala turun peranakan.

Dengan banyak minum, feses akan menjadi lebih lunak dan lebih mudah turun ke saluran pembuangan. Buang air besar menjadi lebih lancar dan membantu meringankan gejala turun peranakan.

2. Makan makanan tinggi serat

makanan tinggi serat

Makan makanan yang mengandung tinggi serat dapat membantu mengatasi turun peranakan. Sama seperti air, serat dapat membantu mencegah sembelit yang dapat memperparah gejala turun peranakan.

Contoh makanan tinggi serat yang bisa Anda konsumsi di antaranya kacang-kacangan, sereal gandum, biji-bijian, sayur, dan buah-buahan. Bila Anda telanjur terkena sembelit, sebaiknya hindari makanan yang rendah serat, contohnya keju, es krim, daging, dan makanan cepat saji.

3. Hindari mengangkat barang berat atau menggendong anak

Menggendong anak atau cucu yang masih balita mungkin bisa memberikan kebahagiaan tersendiri untuk Anda. Namun jika Anda memiliki masalah turun peranakan, ada baiknya hindari dulu hal ini.

Walaupun berat anak atau cucu Anda cenderung ringan, namun tekanan dari berat badan anak dapat menekan otot-otot dasar panggul Anda. Apalagi jika Anda sampai harus memindahkan atau mengangkat barang berat sendirian.

Tidak hanya dari benda yang berat, Anda juga tidak dianjurkan untuk berdiri terlalu lama. Sebagian wanita cenderung merasakan lebih banyak tekanan pada otot panggulnya saat ia berdiri terlalu lama.

4. Senam Kegel

senam kegel untuk seks

Senam Kegel menjadi salah satu cara mengatasi turun peranakan yang bisa Anda lakukan di rumah untuk membantu menguatkan otot-otot panggul yang lemah.

Semakin kuat otot panggul Anda, semakin Anda terhindar dari kemungkinan rahim makin turun. Gejala turun peranakan yang mengganggu pun juga dapat berkurang secara perlahan. Alhasil, Anda dapat beraktivitas dengan lebih nyaman seperti sebelumnya.

Sebagai permulaan, coba kencangkan otot-otot dasar panggul Anda seperti saat Anda menahan buang air kecil. Tahan posisi ini selama lima detik, lalu rilekskan kembali otot-otot panggul Anda selama lima detik.

Anda mungkin merasa canggung atau sulit melakukan senam Kegel ini di awal. Namun, jika sudah mulai terbiasa, Anda bisa melakukan senam Kegel selama 10 detik saat mengencangkan dan merilekskan otot-otot panggul. Ulangi cara ini sebanyak tiga set supaya kekuatan otot panggul Anda semakin optimal.

Mintalah bantuan personal trainer untuk membantu Anda. Lama kelamaan, Anda akan terbiasa untuk melakukannya kapan pun dan dimana pun, baik saat sedang bersantai di sofa atau bahkan di kantor.

5. Jaga berat badan tetap sehat

waktu terbaik menimbang berat badan

Wanita dengan berat badan berlebih atau obesitas cenderung berisiko mengalami turun peranakan daripada wanita yang berat badannya normal. Maka itu, sebaiknya jaga berat badan Anda tetap ideal dengan mengatur pola makan dan olahraga. Ini bertujuan untuk mengurangi gejala turun peranakan yang dirasakan.

6. Berhenti merokok

cara berhenti merokok

Kalau Anda memiliki kebiasaan merokok, hentikan sesegera mungkin. Pasalnya, merokok dapat melemahkan jaringan-jaringan di sekitar otot panggul. Akibatnya, rahim jadi lebih mudah turun dan memperparah gejalanya.

Bila gejala turun peranakan Anda parah sampai membuat Anda sulit beraktivitas, Anda perlu segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Minuman campuran lemon dan madu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain membantu meningkatkan imun tubuh, apa saja manfaat campuran lemon dan madu?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan, Informasi Kesehatan 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ada sejumlah pilihan obat cacing kremi yang bisa Anda coba, mulai dari obat kimia atau obat dari bahan alami. Baca selengkapnya dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Anda perlu memberikan perawatan yang tepat untuk mencegah infeksi atau timbulnya komplikasi setelah sunat. Perhatikan panduannya berikut ini, ya.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
ilustrasi pasca operasi usus buntu

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Manfaat Propolis, Getah Lebah yang Penuh Khasiat (Tidak Kalah dari Madu!)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit