5 Langkah Penting untuk Mencegah Turun Peranakan Pada Lansia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Turun peranakan atau prolaps uteri merupakan kondisi di mana otot panggul dan ligamen meregang dan melemah sehingga rahim bergerak keluar dari posisi normal. Akibatnya, rahim akan turun dan menonjol keluar dari vagina. Kandung kemih, uretra (saluran urine), dan kolorektal (otot tabung yang mengontrol usus) juga bisa ikut turun seperti rahim. Turun peranakan dapat terjadi pada wanita di segala usia. Namun, pertambahan usia dan fase pascamenopause menjadi salah satu penyebab kondisi ini. Untungnya, Anda bisa mencegah turun peranakan pada lansia.

Cara mencegah turun peranakan

Seiring bertambahnya usia, fungsi organ dalam tubuh wanita akan mengalami penurunan secara alami. Mencegah turun peranakan pada lansia bisa saja dilakukan dengan menerapkan beberapa hal di bawah ini.

1. Senam Kegel

Latihan untuk memperkuat otot dasar panggul yang paling direkomendasikan ialah senam Kegel. Senam ini bisa dilakukan dengan cara mengencangkan otot panggul. Untuk menentukan letak otot dasar panggul, cobalah untuk mengencangkan otot di area vagina seolah Anda sedang menahan laju urine ketika buang air kecil. Otot yang berkontraksi itulah otot dasar panggul Anda.

Jika sudah mengetahui letak otot dasar panggul, simak cara melakukan senam Kegel pada wanita berikut ini.

  1. Tahan kontraksi otot panggul bawah Anda selama kira-kira 3 detik.
  2. Selama mengencangkan otot ini, jangan menahan napas atau mengencangkan otot perut, paha, dan pantat.
  3. Lemaskan kembali otot panggul bawah selama 3 detik.
  4. Ulangi latihan otot ini hingga 10 kali.
  5. Untuk hasil yang maksimal, lakukan latihan ini sebanyak tiga kali sehari.

Anda bisa melakukannya dalam posisi berbaring atau berdiri. Para ahli juga menganjurkan agar semua orang dewasa melakukan latihan aerobik 20 sampai 30 menit antara tiga sampai lima kali dalam seminggu.

Bagi Anda yang berusia lanjut dan jarang melakukan olahraga, sebaiknya konsultasikan ke dokter Anda untuk memastikan olahraga apa saja yang dianjurkan dan berapa lama. Senam Kegel dapat membantu otot, tendon, dan ligamen tetap kuat.

2. Mengonsumsi makanan yang tepat gizi

Mengonsumsi makanan yang tepat gizi dapat membantu Anda mengendalikan berat badan. Dengan demikian, Anda bisa membantu mengurangi tekanan pada otot dasar panggul Anda. Kelebihan berat badan atau obesitas memang jadi lebih berisiko mengalamai turun peranakan saat tua, atau bahkan lebih cepat lagi. Untuk itu, lakukan diet seimbang dengan mengonsumsi buah dan sayuran.

3. Perbanyak konsumsi serat

Sembelit menjadi salah satu faktor pemicu turun peranakan. Hal ini karena saat Anda sembelit, maka Anda akan sulit buang air besar. Mengejan terlalu keras bisa berefek pada otot panggul. Sehingga, menghindari sembelit dengan mengonsumsi makanan tinggi serat dan mengonsumsi banyak cairan menjadi cara ampuh untuk menghindarkan diri dari risiko turun peranakan.

4. Hindari merokok

Merokok tidak mendatangkan manfaat sedikitpun bagi kesehatan. Efek buruk dari merokok yang mungkin belum terlalu disadari yakni dapat menjadi pemicu turun peranakan. Mengapa begitu? Hal ini dikarenakan perokok lebih mungkin mengalami batuk, yang merupakan faktor risiko untuk menegangkan ligamen uterus Anda. sehingga, jika Anda tidak merokok, Anda cenderung tidak batuk dan menghindarkan dari turunnya peranakan.

5. Hati-hati saat mengangkat beban yang berat

Cara lain untuk mencegah turun peranakan ialah memastikan bahwa Anda mengangkat benda berat dengan benar. Angkat benda berat dengan punggung tetap lurus. Angkat beban menggunakan otot kaki Anda dan bukan otot perut Anda. Jadi misalnya Anda ingin mengangkat sebuah dus dari lantai. Ambil dengan cara berjongkok baru mengambil barangnya dan berdiri pelan-pelan, jangan diambil sambil membungkuk.

Jika kesulitan, mintalah bantuan orang lain untuk mengangkat benda yang terlalu berat agar terhindar dari risiko turun peranakan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Banyak berbagai macam penelitian yang menyatakan bahwa kulit manggis kaya manfaat. Yuk, simak apa saja manfaat kulit manggis yang baik bagi kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Toxic people merupakan salah satu jenis orang negatif yang harus Anda jauhi. Bagaimanakah ciri-cirinya? Simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hubungan Harmonis 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Waspadai Gejala yang Menandakan Anda Kena Tukak Lambung

Tukak lambung menandakan adanya luka pada lapisan lambung. Lantas, apa saja gejala atau ciri-ciri tukak lambung yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 1 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenal Jenis Beras, Mana yang Paling Sehat?

Kita mungkin setiap hari makan nasi putih, tapi ada berbagai jenis berasa lain yang tersedia. Kira-kira beras jenis apa yang lebih sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kutu bulu mata

Sering Tidak Disadari, Bulu Mata Juga Bisa Kutuan! Apa Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
penyebab kondom sobek

8 Kesalahan yang Tanpa Disadari Bisa Bikin Kondom Sobek

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
cara membasakan diri jalan kaki agar tubuh bugar

6 Trik Sederhana Agar Terbiasa Jalan Kaki Demi Tubuh yang Bugar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
bahaya polusi udara

Jangan Remehkan Bahaya Debu Polusi! Yuk, Lindungi Diri Dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit