Sudah Mulai Bicara Terbata-bata? Bisa Jadi Ini Gejala Alzheimer!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Penyakit Alzheimer atau demensia Alzheimer adalah salah satu penyakit yang menghantui orang lanjut usia (lansia). Menurunnya daya ingat dan kemampuan berpikir seseorang merupakan gejala Alzheimer yang paling umum. Selain itu, penelitian terbaru mengatakan bahwa menurunnya kemampuan berbicara atau melambatnya berbicara bisa menjadi gejala Alzheimer. Apakah benar? Berikut penjelasannya.

Menurunnya kemampuan berbicara bisa jadi gejala Alzheimer

Sebuah penelitian dari University of Wisconsin-Madison melaporkan bahwa jika Anda waktu lama untuk berbicara atau terbata-bata saat bicara, bisa jadi Anda menunjukkan gejala Alzheimer.

Perubahan dalam kefasihan berbicara bisa menjadi pertanda hilang ingatan yang sangat ringan dan gangguan berpikir, seperti yang terkait dengan demensia Alzheimer. Penelitian ini juga menguak bahwa orang yang punya riwayat Alzheimer dalam keluarga berisiko untuk mengalami kesulitan mengungkapkan gagasan atau kata-kata saat bicara.

Penelitian ini dilakukan pada 400 orang yang tidak memiliki gangguan kognitif dengan melakukan tes gambar. Peserta diminta melihat beberapa gambar dan menjawab pertanyaan pilihan ganda tentang gambar-gambar tersebut.

Sementara itu, peneliti juga melakukan tes yang sama pada 264 orang berusia 50 dan 60 tahun yang sebagian besar memiliki keluarga dengan riwayat Alzheimer dan dianggap berisiko terhadap kondisi ini.

Tim peneliti mencatat perubahan kecil dalam pola bicara orang yang mengalami penurunan kemampuan berpikir. Misalnya mereka cenderung menggunakan kalimat yang lebih pendek, berhenti sebentar lalu berkata, “Hmm…” atau, “Ah…”, dan kata-kata lain seolah sedang berpikir. Mereka juga lebih sering menggunakan kata ganti seperti “dia” dan “si itu” daripada menyebut nama. Mereka juga cenderung butuh waktu lama untuk mengucapkan suatu hal.

Gangguan berbicara dan ingatan adalah tanda normal bertambahnya usia seseorang. Penelitian tersebut melaporkan hanya sekitar 15-20 persen orang yang mengalami gangguan kognitif ringan yang akhirnya bisa menjadi risiko penyakit Alzheimer.

Penyakit Alzheimer adalah salah satu bentuk spesifik dari demensia yang dapat menyebabkan gangguan daya ingat, menghambat kemampuan berpikir, hingga menyebabkan perubahan perilaku. Tidak semua orang dengan gangguan wicara pasti mengalami Alzheimer, jadi belum bisa dipastikan apakah pola bicara dapat digunakan sebagai patokan dalam memastikan diagnosis dini Alzheimer.

Mencegah penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer sulit untuk diobati, tapi dapat dicegah sejak muda dengan melakukan olahraga teratur, menjaga pola makan sehat, dan tidur yang cukup.

Olahraga teratur adalah cara paling efektif untuk menangkal penurunan kemampuan berpikir akibat demensia, terutama mengurangi risiko penyakit Alzheimer. Olahraga rutin juga bisa memperlambat kerusakan saraf otak lebih lanjut pada orang-orang yang sudah terlanjur mengembangkan masalah kognitif. Olahraga melindungi terhadap Alzheimer dengan merangsang kemampuan otak untuk mempertahankan koneksi saraf yang lama dan juga membuat yang baru.

Bila di dalam keluarga Anda ada riwayat Alzheimer, sebaiknya Anda dan anggota keluarga lainnya melakukan deteksi dini ke dokter. Semakin cepat Anda mendeteksi perkembangan penyakit ini, penanganannya pun akan semakin efektif dan mudah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasi Hilang Ingatan

Selain cedera kepala, penyebab hilang ingatan bisa beragam dan mungkin tidak pernah Anda duga sebelumnya. Lantas, apa saja penyebab dan cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf 7 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Tak hanya efektif memangkas gelambir lemak perut, manfaat virgin coconut oil alias minyak kelapa dara sangat menakjubkan untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 4 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Penyebab Anda Mudah Lupa serta Cara Mengatasinya

Anda sering lupa menyimpan barang atau nama orang? Yuk, kenali berbagai penyebab sering atau mudah lupa, serta cara mengatasi dan mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf 22 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit

Intip 7 Hal yang Bisa Membantu Anda Mencegah Penyakit Alzheimer

Penyakit Azheimer dapat dicegah. Namun, tahukah Anda bagaimana pencegahan penyakit Alzheimer. Intip cara mencegah penyakit Alzheimer berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf, Alzheimer dan Demensia 27 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab penyakit alzheimer

Mengulik Penyebab dan Faktor Risiko dari Penyakit Alzheimer

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
trauma otak adalah

Trauma Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Yuk, Kenali Lebih Dalam Berbagai Jenis Penyakit Demensia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 20 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
memori otot

Kenapa Kita Bisa Lancar Mengetik Tanpa Lihat Keyboard?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit