Perempuan Lebih Rentan Pikun Dibanding Pria. Kenapa Bisa?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Katanya, perempuan lebih rentan pikun dan berisiko mengalami Alzheimer dan demensia daripada laki-laki. Mengapa demikian?

Kenapa perempuan lebih rentan pikun?

Kepikunan sering kali dianggap biasa dialami oleh lansia sehingga Alzheimer seringkali tidak terdeteksi. Di Indonesia, jumlah penderita penyakit Alzheimer sepanjang tahun 2013 mencapai satu juta orang. Angka ini diperkirakan akan meningkat drastis jadi dua kali lipat pada tahun 2030.

Pada usia 65, perempuan memiliki 1:6 peluang untuk terkena penyakit Alzheimer dibandingkan dengan laki-laki yang hanya memiliki peluang 1:11. Temuan terbaru menunjukkan bahwa faktor biologis, genetik, dan bahkan pengaruh budaya mungkin memainkan peran penting dalam perkembangan penyakit ini.

Usia lanjut dianggap sebagai faktor risiko terbesar untuk penyakit ini, dan peneliti mengaitkannya dengan rentang usia hidup lebih lama yang dimiliki perempuan. Harapan hidup rata-rata untuk perempuan adalah 81 tahun, sedangkan untuk laki-laki hanya 76 tahun. Namun bahkan setelah memperhitungkan usia, begitu menginjak usia 80, risiko mengidap Alzheimer atau demensia antara perempuan dan laki-laki adalah identik dan tetap sama sepanjang sisa hidup.

Pada umumnya, memiliki salinan varian gen tertentu yang dikenal sebagai varian ApoE4 akan meningkatkan risiko Anda terhadap Alzheimer. Tapi, jika yang memiliki salinan varian ini adalah seorang wanita, ia jadi dua kali lipat lebih mungkin untuk terkena Alzheimer daripada orang lain.

Terlebih lagi, perempuan dengan masalah memori ringan diketahui laju penurunan kognitifnya bisa memburuk jauh lebih cepat daripada laki-laki.

Menopause juga mempengaruhi

Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Czeresna Heriawan Soejono, dilansir dari Kompas, berujar bahwa fase menopause dalam hidup perempuan mungkin memiliki peran tersendiri dalam peningkatan risiko Alzheimer.

Kadar estrogen dalam tubuh perempuan menjelang masa menopause dan setelahnya akan menurun, sementara kadar estrogen pada laki-laki akan selalu stabil dalam setiap tahapan usia. Estrogen berfungsi perlindungan pada dinding pembuluh darah. Kalau kadar estrogen turun, maka sifat proteksi pada pembuluh darah, termasuk pembuluh darah di otak juga berkurang.

Penyebab pikun dan Alzheimer belum dapat diketahui

Belum diketahui pasti alasan mengapa perempuan lebih rentan pikun dan berisiko Alzheimer. Tapi sejauh ini, semua faktor di atas hanya bisa menjelaskan sebagian alasan peningkatan risiko perempuan terhadap Alzheimer. Peneliti tidak memahami betul mengapa demikian — kita masih memiliki jalan panjang untuk dapat mengungkap tabir penyebab demensia dan kepikunan.

Demensia dan/atau Alzheimer adalah kondisi penurunan daya ingat yang ditandai dengan menurunnya kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku, akibat kematian sel-sel otak — dan biasa disebut pikun. Selain faktor usia, Alzheimer dapat menimpa orang-orang yang memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung. Selain itu, kebiasaan merokok dan pola makan buruk yang menjurus obesitas dapat meningkatkan risiko Anda terhadap Alzheimer.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Bau mulut atau halitosis adalah masalah yang sangat mengganggu dan memalukan. Cari tahu semua tentang penyebab dan cara menghilangkan bau mulut tak sedap.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 17/06/2020 . 5 menit baca

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/06/2020 . 5 menit baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

Waktu kecil atau bahkan saat dewasa, Anda mungkin pernah mengalami mimpi buruk saat demam atau sakit. Pasti sangat mengganggu, kan? Nah, ini dia alasannya!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 menit baca
Berpikir negatif demensia

Sering Berpikir Negatif Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 4 menit baca
mata plus pada anak

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 5 menit baca
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 5 menit baca