Syarat dan Persiapan Sebelum Menjalani Transcatheter Aortic Valve Implantation

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro

Transcatheter aortic valve implantation (TAVI) adalah prosedur penggantian katup aorta jantung yang telah mengalami penyempitan dengan katup mekanik. Seperti prosedur medis pada umumnya, pasien yang hendak menjalani TAVI juga perlu memenuhi persyaratan dan melakukan beberapa persiapan. Apa saja?

Kriteria pasien yang bisa menjalani TAVI

penyakit katup jantung

Penyempitan katup aorta jantung dapat mengakibatkan kematian pada 50 persen pasien apabila tidak ditangani dengan baik. Sebagai tindakan penanganan, pasien biasanya menjalani operasi jantung terbuka untuk mengganti katup yang telah rusak.

Akan tetapi, tidak semua pasien dapat menjalani prosedur ini. Hanya sekitar 70 persen pasien yang dianggap layak menjalani operasi jantung terbuka, sedangkan 30 persen sisanya dinilai berisiko karena memiliki kondisi medis tertentu.

Oleh sebab itu, TAVI hadir sebagai pilihan alternatif bagi pasien yang tidak dapat menjalani operasi jantung terbuka. TAVI dilakukan dengan persiapan yang lebih sederhana dan diperuntukkan bagi pasien dengan kondisi sebagai berikut:

  • Memiliki masalah katup jantung dan menunjukkan gejala
  • Berusia 70 tahun ke atas
  • Pernah menjalani operasi jantung
  • Pernah menjalani terapi radiasi pada dada
  • Memiliki jantung lemah
  • Memiliki riwayat stroke, penyakit paru obstruktif kronis, penyakit ginjal, dan diabetes
  • Terdapat penumpukan kalsium pada pembuluh aorta

vaksin untuk lansia

Seorang pasien asal Indonesia, Tang Gwat Hong, sukses menjalani prosedur TAVI di Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL).

Ia telah mengidap diabetes selama 15 tahun dan kanker ovarium yang membuatnya harus menjalani operasi pengangkatan rahim.

“Dokter menemukan ada masalah pada katup jantung saya sehingga perlu tindakan, tapi saat itu saya masih harus menjalani perawatan kanker ovarium,” ujar Tang dalam media briefing metode TAVI di bilangan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (28/11).

Tang lantas berkonsultasi dengan Dr. Rosli Mohd Ali, seorang konsultan kardiolog di CVSKL terkait masalah katup jantungnya. Tak butuh waktu lama, ia pun menjalani serangkaian persiapan dan melakukan prosedur TAVI.

Persiapan sebelum menjalani TAVI

ekokardiografi

Langkah pertama yang perlu dilakukan pasien sebelum menjalani tindakan TAVI adalah mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Diskusikan dengan dokter mengenai manfaat, efek samping, perawatan, maupun hal lain yang diperlukan terkait prosedur ini.

Catat gejala yang Anda alami untuk mempermudah pemeriksaan lanjutan. Melansir Mayo Clinic dan beberapa sumber lainnya, Anda juga perlu menjalani pola makan bergizi seimbang, meminum obat yang diperlukan, serta melakukan aktivitas fisik yang disarankan oleh dokter secara rutin.

Selama persiapan menjelang tindakan TAVI, Anda juga akan menjalani serangkaian pemeriksaan guna menilai kondisi kesehatan Anda. Pemeriksaan tersebut mencakup CT scan, tes darah, radiologi, ekokardiografi, dan lain sebagainya.

Tindakan kemudian dilakukan begitu semua syarat dan persiapan terpenuhi. Berbeda dengan operasi, dokter tidak harus membuka rongga dada atau menghentikan jantung. Anda akan dibius selama prosedur TAVI berlangsung.

“Dibandingkan open heart surgery, TAVI tidak memakan waktu lama. Seluruh prosedur hanya memakan waktu kurang dari satu jam. Setelah itu pasien sudah bisa beraktivitas seperti biasa,” jelas Dr. Rosli Mohd Ali.

Ia juga menambahkan bahwa pasien bisa memperoleh manfaat yang sama dengan risiko yang jauh lebih kecil. Metode ini pun hanya menghasilkan luka minimal, dapat mengurangi lama rawat, serta meningkatkan kualitas hidup pasien.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 30, 2019 | Terakhir Diedit: November 29, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca