Puasa saat hamil biasanya boleh-boleh saja dilakukan. Tapi bagaimana dengan di awal kehamilan atau jika kondisi kehamilan masih berada di trimester pertama?

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Colombia University berdasarkan sensus di AS, Irak, dan Uganda, ditemukan bahwa wanita hamil yang berpuasa cenderung memiliki bayi lebih kecil atau lahir di bawah berat badan normal. Bayi kecil tersebut juga cenderung rentan kesulitan belajar ketika besar. Lantas, apakah puasa saat hamil trimester pertama dianjurkan dari sisi medis? Ini jawabannya.

Ibu hamil membutuhkan nutrisi di awal kehamilan

puasa bagi ibu hamil

Para peneliti dari Columbia University menemukan bahwa bayi yang lahir di bawah berat badan normal paling terlihat ketika ibu hamil berpuasa pada awal kehamilannya dan mereka melakukan puasa selama musim panas ketika hari terang lebih panjang. Itu artinya puasa berjalan lebih lama pada musim panas. Hal ini sangat membahayakan kesehatan janin.

Bagaimana dengan di Indonesia? Meskipun tidak memiliki musim panas dan waktu puasa lebih singkat dibandingkan negara Timur Tengah, apakah puasa saat hamil trimester pertama aman untuk dilakukan?

Di trimester pertama kehamilan (1-13 minggu) umumnya ibu hamil masih menghadapi serangkaian keluhan kehamilan yang memang wajar terjadi pada bulan-bulan pertama ini. Di antaranya mual, muntah, lemas, pusing, dan tubuh ibu hamil masih terus beradaptasi dengan perubahan hormonal yang sedang terjadi.

Mual muntah secara berlebihan di trimester awal bisa menyebabkan dehidrasi pada ibu hamil. Sedangkan pada janin bisa menyebabkan kurangnya nutrisi yang masuk. Padahal nutrisi yang cukup sangat dibutuhkan janin di awal masa pembentukan, pertumbuhan dan penyempurnaan organ tubuhnya.

Sebenarnya tidak ada pantangan khusus untuk berpuasa pada ibu hamil, walaupun sebenarnya ibu hamil tidak wajib berpuasa dan boleh menggantinya apabila merasa tidak sanggup atau khawatir terjadi sesuatu pada bayinya (Anda bisa menanyakannya pada seseorang yang lebih ahli dalam agama).

Sebelum puasa saat hamil, konsultasi dulu pada dokter kandungan

Tetapi, tentu keadaan ini berbeda-beda untuk setiap ibu hamil, hal ini perlu dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan. Sebaiknya sebelum memutuskan berpuasa, Anda harus memeriksakan diri terlebih dahulu pada dokter kandungan mengenai kondisi Anda dan janin serta tanyakan apakah Anda boleh berpuasa?

Beberapa sumber menyatakan puasa paling aman dilakukan saat usia kandungan 4-7 bulan. Kurang dari 4 bulan dikhawatirkan masih rentan terjadi keguguran, sedangkan lebih dari 7 bulan biasanya Anda sudah sering merasa lelah dan membutuhkan asupan makanan yang lebih.

Kekurangan cairan atau dehidrasi bisa menyebabkan kontraksi, oleh karena itu apabila ibu hamil berpuasa kemudian terjadi kontraksi atau keluhan lain, sebaiknya Anda pertimbangkan untuk segera berhenti berpuasa dan pergi ke dokter untuk mencari pertolongan.

Kesimpulannya, periksakanlah kandungan Anda ke dokter kandungan, dan tanyakan pada dokter kandungan apakah Anda diperkenankan puasa atau tidak. Dokter kandungan akan memberikan saran sesuai dengan keadaan ibu hamil dan janin. Bila diizinkan berpuasa, perhatikan asupan gizi agar Anda tetap sehat dan janin bisa berkembang dengan baik.

Tips aman puasa saat hamil trimester pertama

komplikasi kehamilan

  • Perhatikan kecukupan gizi yang dikonsumsi. Meskipun berpuasa asupan gizi yang harus ibu hamil dapatkan adalah 50% karbohidrat, 25% protein, 10-15% lemak sehat, jangan lupakan asupan vitamin dan mineral.
  • Perhatikan kenaikan berat badan Anda sebelum dan ketika sedang menjalani puasa. Penurunan berat badan kemungkinan besar meningkatkan risiko pada janin. Pertahankan berat badan dan lakukan konsultasi dengan dokter sesuai jadwal.
  • Periksakan kehamilan Anda untuk mengetahui janin Anda dapat beradaptasi dengan asupan nutrisi di bulan puasa. Selama Anda berpuasa bukan berarti janin Anda ikut berpuasa, asupan sepanjang hari sangat penting Anda perhatikan di waktu sahur dan berbuka.
  • Pilihan menu yang tepat ketika berbuka atau sahur sehingga bermanfaat untuk perkembangan janin seperti kurma, bayam, salmon, brokoli, kangkung, dan ayam.
  • Atur istirahat dengan baik sehingga tidak mengakibatkan stres dan mengganggu kesehatan Anda.
  • Jangan lanjutkan puasa jika kondisi Anda menunjukan keadaan yang kurang baik seperti terjadi mual, pusing, lemas berlebihan dan lain-lain.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca