Meski mengalami osteoporosis atau tulang rapuh, Anda juga tetap harus melakukan olahraga. Ya, saat ini olahraga sudah menjadi kebutuhan primer setiap orang, termasuk orang dengan osteoporosis. Nah, karena kondisi tulang yang rapuh dan keropos, orang dengan kondisi ini tidak bisa sembarangan olahraga. Salah-salah gerakan olahraga, yang ada malah bisa membuat kondisi pengeroposan tulang semakin parah. Apa saja olahraga yang dilarang dan diperbolehkan untuk orang dengan osteoporosis?

Gerakan dan olahraga yang dilarang untuk orang osteoporosis

1. Golf

Golf adalah olahraga yang bagus untuk tubuh dan untuk menjalin hubungan dengan rekan kerja. Namun golf adalah olahraga yang dilarang untuk orang dengan kondisi osteoporosis. Mengapa demikian?

Gerakan olahraga golf yang memelintir bagian tengah tubuh atau di pinggang bisa membuat kondisi osteoporosis tulang belakang makin parah. Gerakan golf yang memutar badan juga bisa membuat sendi dan cakram tulang belakang mendapatkan beban lebih berat. Hal ini berisiko bisa membuat patah tulang lebih rentan terjadi.

2. Sit up, roll depan dan roll belakang

Sit up serta sebagian bagian gerakan senam lantai seperti roll depan roll belakang adalah salah satu olahraga yang dilarang untuk orang dengan osteoporosis. Pasalnya, orang dengan osteoporosis berisiko mengalami patah tulang di bagian sendi-sendi tubuhnya.

Menggerakan dan melenturkan tulang belakang ke depan bisa berisiko membuat gerakan yang bisa membuat kondisi osteoporosis makin parah.

3. Lompat-lompatan

Melompat di trampolin memang terasa menyenangkan dan bisa membakar cukup banyak kalori sesudahnya. Namun sayang, segala jenis olahraga yang melibatkan gerakan melompat, bisa menimbulkan risiko jatuh ringan maupun berat. Maka itu, olahraga yang memiliki gerakan lompat di dalamnya sebaiknya dihindari oleh pengidap osteoporosis.

Gerakan melompat bisa menekuk tulang belakang dan memberi tekanan pada sendi yang mengelilingi tulang belakang, Anda bisa mengganti lompatan dengan melakukan squat jika tujuannya ingin memperkuat otot paha.

Lalu olahraga apa yang diperbolehkan untuk orang dengan osteoporosis?

Karena tingkat keparahan osteoporosis dan risiko patah tulang tiap orang berbeda-beda, ada baiknya Anda tanyakan pada dokter atau ahli terapi fisik mengenai olahraga yang cocok. Namun, ada beberapa jenis olahraga yang sering direkomendasikan untuk penderita osteoporosis:

1. Latihan latihan kekuatan, terutama untuk punggung bagian atas

Latihan beban atau latihan yang menggunakan berat badan Anda sendiri dapat memperkuat semua kelompok otot utama, terutama otot tulang belakang yang penting untuk postur. Latihan ketahanan juga dapat membantu mempertahankan kepadatan tulang. Contohnya Anda bisa melakukan angkat beban atau pull up body.

2. Aktivitas aerobik

Aerobik adalah salah satu olahraga yang cukup aman dilakukan oleh orang dengan osteoporosis. Gerakan aerobik seperti menari dan berjoget ini bisa mendukung kepadatan tulang belakang. Aerobik juga dapat memberikan manfaat kesehatan untuk kesehatan jantung.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca