Seperti kanker jenis lainnya, kanker payudara juga bisa bermetastasis alias menyebar ke bagian tubuh lain, seperti paru-paru, hati, otak, atau tulang.

Kanker payudara metastasis disebut juga dengan kanker payudara stadium 4. Hampir 5 persen wanita yang mengidap kanker payudara, sudah memiliki kanker payudara metastatik saat baru didiagnosis. Kanker ini umumnya muncul beberapa bulan atau tahun setelah diagnosis awal. Risiko payudara menyebar ke tulang menjadi lebih tinggi setelah kanker payudara menyebar hingga ke bagian tubuh lainnya.

Apa yang terjadi saat kanker payudara menyebar ke tulang?

Normalnya, tulang yang membentuk kerangka tubuh akan selalu berganti. Tulang tua akan dipecah dan diganti dengan tulang baru sehingga tulang kita tetap sehat dan kuat.

Lain halnya pada penderita kanker, sel-sel kanker yang menyebar ke tulang dapat menyebabkan beberapa bagian struktur tulang pecah tanpa membentuk tulang baru. Hal ini membuat tulang cenderung lemah dan rentan terhadap patah tulang.

Kanker juga dapat menyebabkan tulang baru tumbuh walaupun tulang tua belum rusak. Hal tersebut membuat tulang menjadi lebih keras, namun strukturnya yang abnormal membuat tulang berisiko patah.

Apa gejalanya jika kanker payudara sudah menyebar ke tulang?

Nyeri tulang biasanya merupakan gejala awal dari kanker payudara yang telah menyebar ke tulang Anda. Tulang bisa menjadi lemah dan mudah patah. Kanker yang tumbuh di tulang belakang dapat menyebabkan tekanan pada sumsum tulang belakang sehingga dapat mengganggu fungsi usus dan kandung kemih. Pada kasus yang berat, tumor di daerah tertentu di tulang belakang juga dapat menyebabkan kelumpuhan.

Gejala lain dapat ditemukan di dalam darah Anda. Kanker dapat menyebabkan tulang melepaskan kalsium ke aliran darah dalam jumlah yang lebih tinggi dari tingkat normal (hiperkalsemia). Hal ini ditandai dengan munculnya rasa mual, kehilangan nafsu makan, rasa haus, dan sembelit. Anda akan mudah mengantuk dan bahkan linglung. Hiperkalsemia bisa menyebabkan koma jika tidak segera ditangani.

Jika Anda menderita kanker payudara dan nyeri tulang, dokter biasanya menganjurkan tes pencitraan, termasuk X-ray atau scan tulang (scintigraphy). Tes pencitraan lain yang mungkin dianjurkan adalah magnetic resonance imaging (MRI), computerized cosmography (CT), atau positron emission tomography (PET). Tes ini akan membantu diagnosis maupun pengangkatan tumor.

Bisakah kanker payudara diobati jika sudah menyebar ke tulang?

Banyak perawatan kanker payudara primer yang dapat digunakan untuk mengobati metastasis ke tulang. Perawatan tersebut bertujuan untuk menghentikan penyebaran tumor, dan mengecilkan atau mengangkat tumor yang ada. Pengobatan yang diberikan tergantung pada jenis kanker payudara ketika kondisi kanker telah menyebar ke tulang.

Jika Anda mengidap jenis kanker payudara yang membutuhkan terapi hormonal, Anda mungkin akan disarankan untuk tetap melanjutkannya. Kemoterapi adalah pengobatan sistemik yang dapat secara efektif membunuh sel-sel kanker payudara di seluruh tubuh Anda. Pengobatan ini dapat diberikan secara intravena atau dalam bentuk pil.

Atau, Anda juga bisa menjalani terapi radiasi yang secara khusus menargetkan sel-sel kanker payudara. Terapi ini dapat mengecilkan tumor, memperkuat tulang, dan mengurangi rasa nyeri.

Selain itu, dokter mungkin akan meresepkan beberapa obat penguat tulang. Beberapa obat diberikan secara intravena, dan sisanya diminum langsung. Batangan logam juga dapat ditanam melalui operasi untuk mendukung tulang yang lemah. Selain batangan logam, tulang juga dapat distabilkan dengan pelat logam, sekrup, atau semen.

Berbagai jenis pengobatan biasanya dikombinasikan untuk hasil yang terbaik. Rencana perawatan akan disesuaikan dengan respon tubuh terhadap perawatan tersebut.

Selain mengobati kanker payudara, dokter dapat meresepkan obat untuk membantu mengontrol rasa sakit, ketidaknyamanan, dan mengurangi rasa letih. Terapi fisik dapat menguatkan tulang, mengurangi rasa sakit, dan membantu Anda bergerak lebih efisien. Menggunakan tongkat jalan atau walker dapat mengurangi tekanan pada tulang yang lemah.

Para peneliti selalu mencari metode baru untuk mengobati kanker payudara metastatik. Salah satu cara untuk menguji terapi baru adalah melalui uji klinis. Tidak sembarang orang boleh menjalani terapi baru. Oleh karena itu, onkologi akan memberitahu Anda mengenai pilihan pengobatan klinis yang tepat.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca