Penyebab Muncul Jerawat di Kulit Kepala, dan Cara Ampuh Mengatasinya Agar Tak Datang Lagi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Meski umumnya tumbuh di wajah, ternyata jerawat juga bisa tumbuh di kulit kepala, lho. Memiliki jerawat di kulit kepala akan sangat merepotkan karena Anda jadi kesulitan untuk menyisir rambut dan tentu saja terasa nyeri. Lantas, mengapa jerawat bisa tumbuh di kulit kepala dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab jerawat di kulit kepala

bahan alami untuk mengusir kulit kepala gatal

Sama seperti jerawat di wajah, penyebab jerawat di kulit kepala yaitu karena tersumbatnya pori-pori. Biasanya, orang dengan kulit kepala yang berminyak lebih rentan untuk memiliki jerawat di kulit kepala. Pasalnya, sumbatan ini disebabkan oleh kelenjar minyak yang terlalu aktif.

Kelenjar minyak yang terlalu aktif terkadang dipengaruhi oleh pola makan yang buruk, hormon yang tidak seimbang, stres, atau bahkan faktor keturunan.

Tak hanya itu, kotoran di kulit kepala akibat kebersihan yang tidak dijaga dan sisa produk perawatan rambut yang terjebak juga menjadi penyebab timbulnya jerawat di kulit kepala.

Tidak mencuci rambut dengan bersih bisa membuat kotoran dan kulit mati yang tersisa menyumbat pori di kulit kepala.

Seorang dokter kulit di New York, dr. Whitney Bowe menyatakan pada akhirnya kombinasi antara kotoran dan minyak yang menyumbat pori ini membuat folikel rambut mengalami pembengkakan.

Kulit kepala yang mengalami pembengkakan ini akhirnya bisa terinfeksi oleh bakteri jika tak kunjung dibersihkan hingga akhirnya menyebabkan jerawat.

Berbagai organisme yang menyebabkan jerawat mengalami peradangan, yaitu:

  • Propionibacterium acnes (P. acnes)
  • Staphylococcus epidermidis
  • Jamur Malassezia
  • Staphylococcus aureus
  • Demodex folliculorum

Cara mengatasi jerawat di kulit kepala

keramas 1

Kunci utama untuk mengatasi jerawat di kulit kepala yaitu dengan menjaga kebersihannya agar pori-pori tidak tersumbat.  Selain itu, ada beberapa kandungan produk yang bisa membantu mengatasi jerawat yang telanjur muncul, seperti:

  • Asam salisilat, membantu menyingkirkan sel kulit mati agar tidak masuk ke pori
  • Benzoil peroksida, membantu menghilangkan bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium acnes)
  • Asam glikolat, membantu pengelupasan kulit kepala, mengurangi minyak, dan membunuh bakteri
  • Ketonacozole atau circlopirox, sebagai antijamur dalam sampo antiketombe
  • Tea tree oil, membantu menghilangkan bakteri di kulit kepala
  • Minyak jojoba, membantu mengurangi peradangan jerawat

Untuk jerawat yang terus muncul disertai dengan kerontokan dan peradangan, dokter biasanya akan meresepkan obat-obatan seperti:

  • Salep antibiotik oles atau minum
  • Krim atau suntikan steroid
  • Antihistamin untuk meredakan reaksi alergi
  • Fototerapi atau terapi cahaya
  • Isotretinoin untuk mengatasi jerawat yang parah.

Jerawat di kulit kepala relatif umum dan dirawat dengan cara yang mirip dengan jerawat di bagian tubuh lainnya.

Namun, jerawat kulit kepala terkadang menjadi pertanda kondisi yang lebih serius. Ketika jerawat tidak merespon perawatan biasa, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan terbaik.

Saat mengobati jerawat di kulit kepala, dokter kulit biasanya akan memberikan sampo yang berfungsi sebagai obat untuk digunakan setiap hari. Jika ini tidak efektif, dokter dapat merekomendasikan perawatan yang lebih kuat.

Pengobatan jerawat di kulit kepala memakan waktu sekitar 4 sampai 8 minggu. Setelah jerawat menghilang, Anda juga tetap perlu merawat area tersebut untuk menghindari kekambuhan.

Sebaiknya, tetap rajin keramas agar kotoran dan minyak tidak menyumbat pori sehingga bisa memicu kekambuhan jerawat. Usahakan untuk memijat lembut kulit kepala saat keramas. Hindari menggosok dengan kuku karena bisa mengiritasi kulit dan membuat jerawat yang sedang diobati justru terluka.

Hindari memencet jerawat di kulit kepala untuk mencegah penyebaran bakteri atau membuat luka jerawat yang dalam.

Cara mencegah jerawat di kulit kepala

keramas saat flu

Untuk mencegah jerawat yang bisa muncul di kulit kepala, beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

Mengenakan topi yang longgar

Topi atau penutup kepala yang longgar memungkinkan kulit kepala untuk tetap dapat dilewati oleh udara. Hal ini membuat kulit kepala bisa tetap kering sehingga risiko pori akan tersumbat pun lebih rendah.

Langsung keramas setelah berkeringat

Selesai berkegiatan terutama di bawah sinar matahari, kulit kepala biasanya cenderung berkeringat dan berminyak. Jika dibiarkan terlalu lama, hal ini bisa membuat kotoran jadi mudah menempel dan menyumbat pori. Oleh karenanya, tak perlu menunda untuk segera mandi dan keramas agar kulit kepala kembali bersih.

Batasi produk perawatan rambut yang dipakai

Tahukah Anda bahwa produk perawatan rambut yang terlalu banyak bisa mengotori rambut? Tanpa sadar, sisa produk yang masih menempel di kulit kepala bisa masuk dan menyumbat pori.

Akibatnya, kulit kepala bisa ditumbuhi jerawat. Oleh karena itu, batasi produk perawatan rambut yang dipakai mulai dari hair spray, gel, dan pomade. Hindari juga produk yang bisa membuat kulit kepala menjadi semakin berminyak.

Pastikan untuk membilas rambut dengan bersih saat keramas agar tidak ada sisa produk yang menempel di kulit kepala.

Rutin keramas

Usahakan untuk keramas dua kali sehari agar rambut terjaga kebersihannya. Dengan rutin keramas, kotoran, minyak, dan sel kulit mati yang menempel di kulit kepala bisa terangkat dengan sempurna. Jangan malas untuk keramas apalagi sampai membiarkan rambut berminyak.

Diet makanan sehat

Penelitian dalam jurnal Dermato Endocrinology, menyatakan bahwa makanan tertentu bisa berpengaruh pada produksi minyak, peradangan, dan jerawat. Oleh karenanya, melakukan diet tertentu bisa jadi salah satu cara mencegah jerawat di kulit kepala.

Saat mencoba diet antijerawat, cobalah untuk membatasi makanan tinggi karbohidrat dan memperbanyak nutrisi seperti:

  • Vitamin A
  • Vitamin D
  • Asam lemak omega 3
  • Serat
  • Antioksidan
  • Zink

Berbagai cara ini memang tidak 100% mampu mencegah jerawat. Namun jika dilakukan cara-cara ini bisa membantu mengurangi kemungkinan timbulnya jerawat pada kulit kepala di kemudian hari.

Baca Juga:

Sumber