Manfaat Terapi Akupuntur untuk Gangguan Sistem Saraf Tepi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mungkin sebagian dari Anda sudah mengenal jenis pengobatan alternatif terapi akupuntur. Bahkan, mungkin sekarang ini Anda sedang melakukan terapi ini untuk membantu mengatasi gangguan kondisi kesehatan yang sedang dialami. Dari berbagai manfaat dari terapi akupuntur, apakah salah satunya dapat memberikan efek atau dampak positif pada gangguan sistem saraf tepi? Ketahui jawabannya dengan membaca penjelasan berikut ini.

Mengenai terapi akupuntur

terapi akupuntur untuk psoriasis

Akupuntur merupakan sebuah teknik medis untuk meredakan nyeri dan meringankan gejala dari sebuah penyakit.

Jarum akan dimasukan pada titik-titik di tempat tekanan tubuh berada dengan tujuan untuk merangsang fungsi sistem saraf. Hal ini kemudian akan membuat Anda melepaskan hormon endorfin yang merupakan pereda nyeri alami yang terdapat dalam tubuh.

Endorfin akan dilepaskan pada beberapa bagian tubuh seperti otot, tulang belakang, dan otak. Teknik akupuntur mengubah respon tubuh Anda terhadap rasa sakit sehingga dapat meringankan gejala dari sebuah gangguan kesehatan.

Benarkah akupuntur bermanfaat bagi gangguan sistem saraf tepi?

akupunktur untuk diabetes

Sebuah artikel yang diterbitkan oleh National Certification Commission for Acupuncture and Oriental Medicine membahas manfaat terapi akupuntur dalam merawat gangguan sistem saraf tepi.

Artikel tersebut menyatakan, gejala dari gangguan sistem saraf tepi seperti nyeri dan menurunnya fungsi saraf muncul karena disebabkan oleh terhambatnya energi chi dan darah.

Energi chi merupakan istilah yang berasal dari pengobatan Cina yang mengacu pada energi vital dalam tubuh. Fungsinya adalah untuk mengatur keseimbangan energi dalam tubuh, termasuk kemampuan pemulihan Anda.

Ketika energi chi dan darah tidak mengalir dengan normal, sel-sel dan jaringan dalam tubuh jadi tidak mendapat nutrisi dan dapat memicu nyeri dan gangguan fungsi.

Terapi akupuntur pada umumnya melibatkan proses penusukan jarum di area atau tempat gejala dirasakan untuk mengembalikan kekuatan energi chi dan aliran darah.

Dengan demikian, akupuntur dapat membantu meringankan gejala yang timbul akibat gangguan sistem saraf tepi, sekaligus mengembalikan kekuatan dan meningkatkan fungsi tubuh secara keseluruhan.

Penelitian pun telah menunjukkan manfaat terapi akupuntur untuk membantu meningkatkan kondisi saraf. Ditambah lagi, organisasi kesehatan dunia WHO, juga telah mengakui bahwa akupuntur merupakan salah satu terapi untuk membantu meringankan gejala dari gangguan sistem saraf tepi.

Sebuah jurnal yang diterbitkan di Cina juga menemukan hasil positif tentang akupuntur dari sebuah studi yang melibatkan pengidap gangguan sistem saraf tepi akibat komplikasi diabetes.

Selama 15 hari, pengidap gangguan sistem saraf tepi melakukan terapi akupuntur dan hasilnya terlihat jelas bahwa akupuntur dapat meringankan gejala dari penyakit ini.

Apakah terdapat efek samping dari terapi akupuntur?

akupuntur untuk depresi

Jika dibantu oleh tenaga profesional atau yang memiliki lisensi, terapi akupuntur memiliki efek samping yang sangat sedikit hingga tidak ada sama sekali.

Namun, Anda mungkin dapat mengalami beberapa hal, seperti:

  • Sakit dan lebam. Anda pasti akan merasakan sakit ketika jarum menusuk kulit, meski memang setiap orang akan merespon tusukan jarum berbeda-beda. Selain itu, bekas luka juga besar kemungkinan akan menjadi bagian dari terapi yang sulit untuk dihindari.
  • Cedera. Hal ini mungkin terjadi jika akupuntur dilakukan sembarangan atau tidak oleh tenaga ahli. Jarum dapat masuk terlalu dalam dan melukai organ.
  • Infeksi. Jarum yang digunakan harus selalu steril. Pastikan untuk menanyakan kebersihan dan kualitas jarum sebelum melakukan terapi.

Terapi akupuntur dapat menjadi alternatif pengobatan bagi pengidap gangguan sistem saraf tepi.

Namun, jika Anda tertarik untuk melakukan terapi ini, pastikan untuk menemui ahlinya atau profesional yang memiliki lisensi.

Selain itu, pastikan berkonsultasi pada dokter yang biasa memeriksa gangguan sistem saraf Anda. Tanpa diagnosis yang tepat dan rekomendasi secara medis, terapi akupuntur bisa berbalik memperburuk gejala atau bahkan melukai Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Memahami Neuropati Perifer, Kerusakan Saraf Tepi Akibat Pasca Kemoterapi

Meski kemoterapi diandalkan dalam membunuh sel-sel kanker, ada banyak dampak yang bisa muncul. Salah satunya neuropati perifer yang mesti diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/01/2019 . Waktu baca 5 menit

Akupunktur Ternyata Bermanfaat untuk 4 Kondisi Ini

Terapi akupunktur termasuk salah satu pengobatan tradisional yang diyakini dapat membantu mengatasi berbagai kondisi. Bagaimana bisa, ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/09/2018 . Waktu baca 3 menit

Redakan Sensasi Panas Akibat Menopause Dengan Akupunktur

Akupunktur termasuk terapi alternatif yang disebut-sebut bisa mengatasi gejala hot flashes atau rasa panas dari dalam tubuh akibat menopause. Benarkah bisa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 14/09/2018 . Waktu baca 3 menit

5 Cara Mengobati Nyeri Sciatica, dari Pakai Obat Sampai Terapi Alternatif

Nyeri sciatica muncul akibat saraf siatik yang rusak atau terjepit di pinggang belakang. Tenang, kondisi ini bisa diatasi dengan cara-cara jitu berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/08/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
penyebab neuropati

5 Penyebab Gangguan Saraf Tepi yang Mungkin Tak Anda Duga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20/04/2020 . Waktu baca 4 menit
neuropati diabetik adalah komplikasi diabetes yang menyerang saraf

Mengenal Jenis-Jenis Neuropati Diabetik

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/02/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
kerusakan saraf tepi

Apakah Anda Berisiko Kena Kerusakan Saraf? Cek di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 01/10/2019 . Waktu baca 4 menit
tangan hangat artinya

Tangan Sering Terasa Hangat, Pertanda Apa, Ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2019 . Waktu baca 5 menit