7 Efek Samping Akupuntur yang Mungkin Terjadi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Akupuntur adalah suatu bentuk pengobatan tradisional Tiongkok yang telah dikenal selama berabad-abad. Mereka percaya bahwa terapi ini memperbaiki fungsi tubuh dan mendukung proses penyembuhan diri secara alami dengan menstimulasi lokasi tertentu pada tubuh yang disebut titik akupuntur. Namun, pengobatan ini juga memiliki kemungkinan efek samping yang berbeda, berkisar dari ringan hingga berat.

Berikut adalah daftar efek samping akupuntur yang mungkin terjadi:

1. Kelelahan

Meskipun biasanya akupuntur bisa meningkatkan energi, orang bisa merasa kelelahan setelah akupuntur. Ini adalah tanda peringatan bahwa Anda perlu beristirahat. Jika Anda mengalaminya, bersantailah sepanjang sisa hari seperti tidur lebih awal. Kombinasi akupuntur dan istirahat akan membuat Anda merasa sehat kembali.

2. Ruam kulit

Ruam kulit, kemerahan, dan gatal-gatal akibat akupuntur dapat disebabkan oleh masuknya infeksi atau mungkin berkaitan dengan dermatitis kontak yang relatif jinak akibat stimulasi jarum. Jika ruam Anda tidak membaik dalam beberapa hari atau malah memburuk, beri tahu dokter kulit.

3. Rasa sakit

Bagian tubuh yang ditusuk jarum bisa terasa sakit setelah jarum diangkat, terutama telapak tangan dan jari kaki. Rasa sakit akibat akupuntur biasanya menghilang dalam 24 jam. Dalam kasus langka, memar bisa muncul di lokasi tusukan jarum. Namun, jangan bingung karena ini bukanlah sesuatu yang harus dikhawatirkan dan tidaklah lebih dari sekedar ketidaknyamanan estetika.

4. Kedutan otot

Orang bisa mengalami kedutan otot di luar sadar selama atau setelah akupuntur. Jika Anda merasa bahwa salah satu otot Anda mengalami kejang akut, terutama jika itu adalah otot yang baru saja ditusuk jarum, segera beri tahu praktisi akupuntur Anda.

5. Pusing

Bangkit dengan cepat dari meja akupuntur bisa menyebabkan pusing. Jika kepala Anda terasa ringan setelah pengobatan, duduklah di ruang tunggu praktisi akupuntur untuk beberapa menit dan tarik napas dalam-dalam.

6. Pelepasan emosi

Terkadang orang menangis selama pengobatan. Bukan karena mereka kesakitan, tetapi karena emosi mereka, yang mungkin tertahan selama menjalani kehidupan, mengalir keluar. Pelepasan emosi adalah sesuatu yang positif, tetapi bisa mengejutkan.

7. Cedera organ

Jika jarum dimasukkan terlalu dalam, jarum dapat menusuk organ dalam—terutama paru-paru. Ini hanyalah pengalaman yang luar biasa langka dari seorang praktisi.

Awas, tak semua orang boleh menjalani akupuntur!

Akupuntur belum tentu cocok bagi setiap orang. Beberapa kondisi kesehatan berikut ini dapat meningkatkan risiko komplikasi dan efek samping akupuntur:

  • Gangguan perdarahan. Kemungkinan perdarahan akibat jarum akan meningkat jika Anda memiliki gangguan perdarahan atau jika Anda menggunakan obat pengencer darah, seperti warfarin, jadi beri tahu praktisi akupuntur terlebih dahulu.
  • Menggunakan alat pacu jantung. Akupuntur mencakup aplikasi listrik berdaya rendah, maka dari itu jarum dapat mengganggu kerja alat pacu jantung.
  • Sedang hamil. Beberapa jenis akupuntur dianggap menstimulasi persalinan, yang dapat menyebabkan kelahiran prematur.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Jika dibiarkan terjadi dalam waktu lama, kondisi ini bisa membuat saraf Anda rusak permanen. Apa saja yang menyebabkan saraf kejepit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lemon dan madu

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tips perawatan setelah sunat

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat kayu secang

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit