4 Obat Herbal yang Bantu Meredakan Gejala Usus Buntu di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30/04/2020
Bagikan sekarang

Radang usus buntu atau apendisitis bisa bersifat akut (terjadi tiba-tiba dan sebentar) atau kronis (berkepanjangan). Apa pun jenisnya, penyakit ini sering menyebabkan sakit perut kanan bawah, mual dan muntah, demam, dan diare. Selain pengobatan dokter, gejala usus buntu bisa saja diatasi dengan obat herbal dari bahan-bahan alami. Apa saja? Yuk, intip jawabannya berikut ini. 

Obat alami untuk meringankan gejala usus buntu

bawang putih mengobati kutu air usus buntu

Sebelum mencoba apapun, penting Anda pahami dulu bahwa obat herbal hanya bisa meringankan gejala sakitnya dan tidak menyembuhkan usus buntu sampai tuntas. Mengobati usus buntu sampai sembuh hanya bisa lewat konsultasi dan tindakan medis oleh dokter.

Beberapa obat alami dari tanaman herbal yang dapat membantu meringankan gejala sakit usus buntu, antara lain:

1. Bawang putih

Bawang putih mungkin dapat Anda jadikan obat alami untuk mencegah infeksi di usus buntu. Menurut penelitian dari Avicenna Journal of Phytomedicine, kandungan allicin dalam bawang putih terbukti efektif untuk melawan dua jenis bakteri (Salmonella dan E. coli) yang sering menginfeksi saluran pencernaan, termasuk usus buntu.

Selain itu, studi lain yang diterbitkan dalam Journal of Immunology Research mengatakan berbagai zat aktif dalam bawang putih dapat membantu merangsang jenis sel tertentu dalam sistem imun untuk meningkatkan kerjanya.

Sistem imun yang kuat dapat bekerja lebih cepat dan efisien untuk melawan virus dan bakteri di usus buntu sebelum akhirnya menginfeksi lebih lanjut. 

Untuk mendapatkan manfaat obat alami untuk usus buntu ini, cobalah kunyah potongan bawang putih mentah atau tambahkan irisan bawang putih pada masakan Anda sehari-hari.

2. Minyak jarak

Minyak jarak adalah obat herbal yang dapat digunakan untuk mengobati sakit perut sebelah kanan yang sering diakibatkan oleh radang usus buntu.

Beberapa praktisi pengobatan alternatif juga cukup sering menggunakan minyak jarak untuk meredakan rasa sakit dan mengurangi peradangan.

Namun, minyak jarak tidak boleh dikonsumsi dengan cara diminum sebagai obat alami untuk meredakan gejala usus buntu. Anda hanya perlu menempelkan di perut sebagai kompres hangat.

Berikut adalah beberapa cara untuk menggunakan minyak jarak sebagai obat herbal usus buntu:

  • Siapkan minyak jarak, botol air hangat, baskom, dan kain handuk yang bersih, selembar plastik
  • Tuang minyak jarak dalam baskom, dan celupkan sebagian kain handuk ke dalamnya
  • Letakkan kain handuk yang menganduk minyak jarak ke area yang nyeri
  • Letakkan plastik di atasnya
  • Letakkan botol air hangat di atas plastik
  • Setelah 20 menit, bersihkan tubuh yang terkena dengan larutan baking soda dan air

3. Jahe

Jahe punya banyak khasiat alami untuk kesehatan, yang salah satunya diyakini sebagai obat herbal usus buntu.

Rimpang jahe diketahui bersifat antibakteri yang dapat membantu sistem imun melawan infeksi bakteri di saluran cerna. Hal serupa juga diamini oleh sebuah penelitian tahun 2017 yang diterbitkan dalam International Journal of Molecular Sciences.

Rangkuman penelitian tersebut melaporkan ekstrak jahe dapat membantu melawan bakteri Campylobacter coli, Escherichia Coli, Salmonella, dan Campylobactor jejuni yang cukup sering ditemukan di sistem pencernaan; kemungkinan juga di usus buntu.

Selain manfaatnya untuk melawan infeksi bakteri, jahe juga terkenal pamornya sebagai herbal antimual dan muntah. Jahe mengandung beberapa senyawa bermanfaat seperti gingerol, beta-karoten, capsaicin, asam caffeic, curcumin, dan salicylate yang bisa meredakan mual.

Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat jahe sebagai obat alami untuk meredakan usus buntu dengan mengunyah potongan jahe segar, atau menjadikannya teh herbal.

Caranya, campurkan satu sendok teh parutan jahe segar ke dalam satu cangkir air mendidih. Seduh selama 10 menit dan saring sebelum diminum hangat-hangat. Minumlah air teh jahe setiap kali Anda mulai merasa mual atau sakit perut.

4. Teh daun mint

Daun mint dapat dijadikan sebagai obat herbal untuk meredakan mual dan kembung karena infeksi usus buntu. Sebuah penelitian kecil tahun 2014 terbitan Journal of PeriAnesthesia Nursing, baik daun segar dan minyak esensial mint dapat membantu mengatasi gangguan sistem pencernaan serta sindrom iritasi usus.

Selain itu aroma minyak daun peppermint juga dapat dijadikan sebagai obat alami untuk meredakan gejala mual akibat usus buntu seperti yang pernah dilaporkan oleh Lauren Richter, seorang asisten dosen di Pusat Pengobatan University of Maryland School of Medicine. 

Anda bisa merebus 3-4 helai daun mint segar selama 5-10 menit. Saring setelahnya dan tambahkan satu sendok teh madu asli sebagai pemanis. Minum teh daun mint selagi hangat untuk meredakan gejala mual akibat usus buntu.

Gunakan obat usus buntu alami dengan bijak

tes untuk dermatitis kontak

Sebelum pakai obat alami atau suplemen herbal apapun untuk mengatasi radang usus buntu, sebaiknya selalu konsultasi dulu ke dokter. 

Dokter dapat menilai apakah rencana penggunaan obat herbal benar-benar bermanfaat untuk kondisi Anda saat ini. Jika ya, dokter juga dapat membantu mempertimbangkan obat herbal seperti apa yang dapat dan boleh digunakan, sesuai dengan kondisi yang Anda alami. Begitu pula dengan anjuran dosis, waktu minum, dan cara pakainya. 

Konsultasi dokter bertujuan untuk mencegah obat alami maupun herbal untuk usus buntu digunakan secara berlebihan, salah penggunaannya, dan mencegah risiko interaksi obat yang berbahaya. 

Sebelum membeli obat herbal, pastikan dulu produk tersebut sudah terdaftar secara resmi di situa Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM) dengan mengeceknya di https://cekbpom.pom.go.id/. Produk obat herbal dan suplemen makanan yang terdaftar resmi di BPOM artinya sudah lolos uji keamanan dan kelayakan konsumsi. 

Periksa juga tanggal kedaluwarsanya sebelum digunakan, dan jangan lupa ikuti dosis yang tertera pada kemasan atau sesuai anjuran dokter agar khasiatnya bisa Anda dapat secara optimal.

Obat usus buntu alami tidak ampuh, solusinya operasi

operasi usus buntu

Sampai saat ini belum ada obat herbal yang terbukti secara medis manjur menyembuhkan usus buntu. Obat alami umumnya hanya berfungsi untuk membantu meredakan gejala yang menyertai penyakitnya, atau untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Namun, bukan total mengobati infeksi usus buntu.

Pengobatan standar untuk radang usus buntu adalah pemberian obat pereda nyeri, antibiotik (hanya untuk kasus tertentu), dan/atau operasi pengangkatan usus buntu (appendektomi) lewat pembedahan.

Operasi usus buntu termasuk prosedur yang aman dan jarang menimbulkan efek samping atau komplikasi parah. Apendektomi telah menjadi andalan sebagai pengobatan radang usus buntu akut sejak tahun 1889.

Penting untuk segera konsultasi dan berobat ke dokter saat mengalami radang usus buntu. Pengobatan radang usus buntu yang terlambat berisiko komplikasi dan fatal akibatnya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Donor darah sebaiknya dilakukan teratur. Tapi bagaimana jika jadwal donor darah Anda selanjutnya jatuh di bulan Ramadan? Bolehkah donor darah saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 02/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
buah untuk berbuka puasa

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
fit saat puasa

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020