Hati-hati, Diare Juga Bisa Menyebabkan Kematian

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/06/2020 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Diare menjadi salah satu penyakit yang paling sering dialami oleh masyarakat Indonesia, entah itu anak-anak maupun dewasa. Bahkan, dalam kurun waktu setahun beberapa orang mungkin bisa mengalami sakit diare 3 sampai 6 kali. Meski begitu, kebanyakan orang kerap menyepelekan penyakit ini karena dianggap sebagai penyakit yang tidak menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih parah. Padahal, diare yang sudah terlanjur parah bisa menyebabkan kematian.

Diare termasuk salah satu penyebab kematian terbanyak

Diare adalah penyakit yang ditandai dengan encernya tinja dan frekuensi buang air besar yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit diare, misalnya mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi parasit, bakteri, dan virus, seperti norovirus dan rotavirus. Tidak hanya itu, diare juga bisa disebabkan karena alergi terhadap makanan atau efek samping dari suatu obat tertentu.

Setiap orang tanpa memandang usia dan jenis kelamin, bisa mengalami diare. Biasanya diare hanya berlangsung beberapa hari. Namun dalam beberapa kasus serius, penyakit ini bisa berlangsung hingga berminggu-minggu dan jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kematian.

Sampai saat ini diare merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di dalam masyarakat Indonesia. Dikutip dari laman Bulentin Jendela Data dan Informasi Kesehatan Kemenkes terbitan tahun 2011, diketahui jika diare menduduki peringkat ke-13 sebagai penyebab kematian semua umur dengan proporsi sebesar 3,5 persen. Sedangkan berdasarkan kategori penyakit menular, diare merupakan penyebab kematian ke-3 setelah Pneumonia dan TBC. Berdasarkan data tersebut, golongan usia yang paling banyak mengalami diare adalah balita dengan prevalensi sebesar 16,7 persen.

Kenapa diare bisa sebabkan kematian?

Saat diare, tubuh akan kehilangan banyak cairan dan ion tubuh. Hal ini membuat orang yang mengalami diare rentan dehidrasi. Ketika kadar cairan dalam tubuh Anda berkurang, maka keseimbangan ion dalam tubuh juga terganggu. Akibatnya, fungsi organ dan jaringan tubuh Anda tidak bisa bekerja optimal.

Nah, jika dehidrasi sudah masuk dalam fase yang parah, seseorang akan lebih berisiko mengalami berbagai komplikasi serius seperti gangguan fungsi ginjal, kejang, asidosis metabolik, hingga syok hipovolemik akibat kehilangan cairan yang terlalu banyak. Syok ini bisa menyebabkan hilang kesadaran (pingsan) atau bahkan kematian.

Oleh sebab itu diare tidak boleh dianggap enteng walaupun kondisi ini umum terjadi.

Bagaimana cara menghindari dampak fatal akibat diare?

Seperti yang sudah disinggung di atas, diare dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan ion dalam jumlah banyak.

Itu sebabnya, menjaga keseimbangan cairan dan ion menjadi hal penting saat diare. Seseorang yang mengalami diare diharuskan untuk memenuhi asupan cairannya dengan minuman yang tidak hanya mengandung air melainkan juga ion untuk mengembalikan ion yang hilang dan menjaga keseimbangan ion di dalam tubuh.

Segera konsultasikan ke dokter apabila gejala diare Anda semakin memburuk. Hal ini dilakukan agar Anda bisa segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Haruskah ke Dokter Jika Diare Terjadi Selama Berhari-hari?

Diare memang umum terjadi dan dapat berlangsung selama berhari-hari. Lantas, haruskah pergi ke dokter jika mengalami hal ini? Baca selengkapnya di sini.

Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 12/11/2019 . 4 menit baca

Buang-Buang Air Terus Sehabis Berenang, Apa Penyebabnya?

Berenang menyehatkan, tapi bisa juga membuat Anda sakit. Jika Anda tiba-tiba diare setelah berenang padahal tadinya sehat, ternyata ini penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 09/09/2019 . 4 menit baca

Minum Obat Diare Tak Boleh Sembarangan, Ini Aturannya

Obat diare yang diminum sembarangan tidak efektif mengatasi sumber masalahnya. Ada aturan minum yang harus dipatuhi agar obat diare bekerja secara optimal.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Gangguan Pencernaan, Diare, Health Centers 21/08/2019 . 4 menit baca

Berbagai Gejala yang Menunjukkan Adanya Parasit di dalam Tubuh Anda

Parasit yang hidup di tubuh Anda tentu dapat mengakibatkan berbagai penyakit. Oleh karena itu, kenali tanda-tandanya agar dapat mengobatinya dengan cepat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 16/08/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

diare tanda hamil muda

Diare Jadi Tanda Anda Sedang Hamil Muda, Benar atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020 . 5 menit baca
bakteri penyebab diare

Kenali Berbagai Jenis Bakteri Penyebab Diare

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 12/04/2020 . 5 menit baca
penyebab gejala diare pada ibu menyusuil

Kupas Tuntas Gejala, Penyebab, dan Perawatan Diare Pada Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 10/04/2020 . 6 menit baca
anak diare saat liburan

Langkah Cepat Mengatasi Diare Anak Saat Liburan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/12/2019 . 4 menit baca