Hati-hati, Pria yang Kena Hepatitis B Berisiko Tidak Subur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hepatitis B merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia hingga detik ini. Data menunjukkan bahwa saat ini jutaan orang pernah atau sedang terserang virus hepatitis B. Dampak hepatitis B ternyata tak hanya buruk bagi kesehatan hati saja, juga pada kesuburan pria. Bagaimana bisa hepatitis B bikin pria tak subur?

Bagaimana virus hepatitis B menyebabkan pria tidak subur?

Ketika virus hepatitis B menyerang hati (liver), maka berbagai gejala akan langsung terjadi. Misalnya gejala hepatitis B yang umum yaitu demam, merasa mual, muntah-muntah, hingga perubahan warna kulit dan mata menjadi kuning.

Meski begitu, tak banyak yang tahu jika dampak hepatitis B bisa menyerang kesuburan pria. Namun, belum banyak yang mengetahui bahwa virus hepatitis B juga dapat menyerang sel sperma dan organ reproduksi pria.

Merusak tempat pembuatan energi di sel sperma

Sama seperti sel-sel tubuh lain, sel sperma juga membutuhkan energi untuk membuatnya bisa berenang dan bergerak dengan cepat. Sesaat setelah virus masuk ke dalam tubuh, virus akan langsung merusak tempat pembuatan energi di dalam sel tersebut.

Hal ini membuat sperma tak lagi mendapatkan energi yang cukup untuk bergerak mencapai sel telur, sehingga peluang untuk terjadinya pembuahan semakin kecil.

Memicu kematian sel sperma

Beberapa penelitian mengatakan bahwa dampak hepatitis B pada sistem reproduksi pria dapat memicu sel sperma untuk merusak dirinya sendiri dan kemudian mati. Para ahli menduga hal ini dapat terjadi karena virus hepatitis B dapat menimbulkan radikal bebas, yang kemudian mampu merusak sel sperma.

Dampak hepatitis B terhadap sperma

Dampak hepatitis B pada sperma bisa dilihat dari beberapa hal, yaitu:

Volume air mani

Dalam sekali ejakulasi, minimal volume air mani normal adalah 1,5 mililiter. Infeksi hepatitis B dapat menurunkan volume cairan mani ini, sehingga mengganggu proses reproduksi yang optimal.

Air mani memiliki bermacam-macam enzim yang berperan untuk membantu sperma dalam melakukan pembuahan pada sel telur. Jadi jika volume cairan ini berkurang, kesempatan untuk pembuahan pun semakin kecil.

Jumlah sel sperma

Infeksi virus hepatitis B dapat membuat sel-sel sperma mati. Hal ini tentu akan menurunkan jumlah sel sperma yang bisa dihasilkan pria saat ejakulasi. Akibatnya, kemungkinan untuk terjadinya pembuahan dengan sel telur juga berkurang.

Ketahanan sel sperma

Sel sperma idealnya memiliki waktu yang cukup lama untuk bertahan hidup. Kemampuan ini dirancang agar sperma mampu hidup lama, sehingga bisa membuahi sel telur. Namun virus hepatitis ini memproduksi racun yang akhirnya membuat kemampuan sperma berkurang.

Bentuk sperma

Infeksi virus hepatitis B juga dapat memengaruhi bentuk normal sel sperma, salah satunya akibat gen sperma yang dirusak oleh virus hepatitis. Padahal, bentuk sperma telah dirancang sedemikian rupa agar mampu bergerak dengan lincah dan bertahan hidup hingga pembuahan terjadi.

Bagi Anda para laki-laki usia subur yang pernah atau sedang terinfeksi hepatitis B jangan lekas khawatir berlebihan. Tidak semua pria yang mengidap hepatitis B lantas akan menjadi kurang subur.

Tubuh manusia diciptakan sedemikian canggih sehingga mempunyai pertahanan terhadap kuman asing berlapis-lapis. Anda juga dapat mengimbangi efek negatif infeksi hepatitis B dengan meningkatkan daya tahan tubuh, misalnya dengan berolahraga dan makan makanan yang bergizi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

Apakah Anda khawatir puasa pengaruhi kesuburan Anda dan suami? Sebelum Anda menebak-nebak, baca dulu artikel ini jika Anda sedang mengusahakan kehamilan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 29 April 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Faktor yang Dapat Menjadi Penyebab Pria Tidak Subur

Tahukah Anda bahwa masalah kesuburan bisa terjadi baik pada pria maupun wanita. Lalu, apa saja penyebab pria menjadi tidak subur?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 11 April 2020 . Waktu baca 9 menit

Apakah Kucing dan Hewan Lainnya Dapat Tertular COVID-19 dari Manusia?

Coronavirus terbukti menular dari manusia ke manusia. Tapi belakangan ada kasus kucing positif COVID-19 karena tertular pemiliknya. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 9 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Fakta Seputar Masa Subur Wanita & Pria yang Penting Diketahui

Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat hamil adalah pada masa subur. Namun, tahukah bagaimana tanda atau ciri Anda telah memasuki masa subur?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 8 April 2020 . Waktu baca 15 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Alergi Sperma

Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit
makan toge

Makan Taoge Bikin Pria Lebih Subur, Fakta atau Mitos?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit
cek kehamilan dengan test pack

Kapan Saya Bisa Mulai Cek Kehamilan dengan Test Pack?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 11 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat ginseng buat pria

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit