Apa Itu Tes Viral Load Hepatitis? Siapa yang Perlu Melakukannya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda menjalani pengobatan infeksi virus hepatitis C (HCV), maka dokter memantau viral load Anda lewat tes viral load. Viral load adalah jumlah virus tertentu yang terdapat dalam darah. Berikut penjelasan lebih lanjut seputar viral load hepatitis.

Apa itu viral load?

Viral load hepatitis adalah jumlah partikel virus hepatitis yang mengapung dalam per 1 ml/1cc volume darah. Sejumlah partikel virus ini merupakan salinan materi genetik virus yang beredar di seluruh tubuh. Jumlah virus dalam darah bisa bervariasi antara setiap orang yang terinfeksi, tetapi ini bukanlah indikator prognostik yang membantu dan tidak mengukur tingkat keparahan penyakit hati akibat virus. Tes viral load bisa digunakan untuk memantau tingkat keberhasilan dari pengobatan hepatitis dan menjadi panduan keputusan perawatan kesehatan di masa depan.

Kapan tes viral load diperlukan?

Begitu Anda memulai pengobatan, dokter akan menganjurkan tes lanjutan untuk mengevaluasi pengobatan yang saat ini dijalani. Selain itu, tidak perlu dilakukan tes ulang karena viral load tidak memberi informasi tentang gejala dan fungsi hati. Tes hati lainnya, seperti biopsi, bisa memberikan informasi tersebut.

Siapa yang harus melakukan tes viral load?

Beberapa kelompok yang lebih rentan untuk terinfeksi HCV, misalnya:

  • Pasien dialisis (cuci darah)
  • Anak yang terlahir dari ibu positif HCV
  • Orang yang mungkin telah terkena kontak darah seseorang yang terinfeksi hepatitis C

Apa arti dari negatif atau “tidak terdeteksi”?

Viral load bisa memberikan hasil dari “tidak terdeteksi” sampai ratusan juta. Istilah “tidak terdeteksi” terkadang memiliki arti berbeda dari istilah “negatif,” tergantung dari tes yang digunakan. Jika Anda “negatif,” mungkin tidak terdapat virus hepatitis C dalam darah Anda. Namun, mungkin juga terdapat virus hepatitis C dalam darah Anda, tetapi jumlah virusnya lebih rendah dari batas deteksi tes tersebut, sehingga disebut “tidak terdeteksi.” Dokter bisa memberi tahu tes apa yang digunakan dan menjelaskan artinya pada Anda. Faktanya, viral load kurang dari 615 IU/L (international unit per liter) berarti tidak ada virus hepatitis C yang terdeteksi, atau jumlahnya terlalu rendah untuk dideteksi. Selain itu, viral load lebih dari 800.000 IU/L dianggap tinggi dan kurang dari 800.000 IU/L dianggap rendah.

Apa arti dari tes viral load “positif?”

Jika hasil dari tes kuantitatif RNA HCV Anda positif, dan lab berhasil menentukan jumlah virus dalam darah Anda, maka penting untuk mencatat tidak hanya jumlah virus tetapi juga satuan yang menyertainya. Dalam beberapa infeksi lainnya, semakin tinggi viral load, maka semakin parah penyakit Anda, tetapi ini tidak berlaku dalam hepatitis C. Viral load dalam hepatitis C tidak memiliki kaitan dengan tingkat keparahan penyakit Anda. Namun, viral load menunjukkan seberapa efektif pengobatan Anda. Semakin rendah viral load Anda, maka semakin tinggi pula peluang keberhasilan pengobatan Anda. Viral load didasarkan pada teknologi yang memungkinkan untuk mengukur jumlah yang paling kecil dari RNA virus hepatitis C, bagian pembentuk virus. Laboratorium yang berbeda bisa menggunakan standar yang berbeda untuk menghitung salinan RNA HCV. Konsultasikan pada dokter untuk mengetahui secara pasti arti dari hasil tes Anda. Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
nokturia adalah

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit