Apakah Minum Susu Setiap Hari Bisa Cegah Osteoporosis?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tak cuma bayi dan anak-anak saja yang minum susu. Orang dewasa pun dianjurkan minum susu setiap hari. Akan tetapi, sebenarnya buat apa, sih, orang dewasa minum susu? Apakah minum susu setiap hari bisa mencegah osteoporosis di kemudian hari? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Benarkah minum susu bisa mencegah osteoporosis?

Tentu susu bisa mencegah osteoporosis pada orang dewasa, bila dikonsumsi dengan takaran pas dan tidak berlebihan. Asupan susu akan menjaga keseimbangan dan kadar mineral sehingga kepadatan tulang tetap terjaga. Menurut penelitian dalam jurnal Archives of Ostepoporosis pada pria dan wanita usia 55 tahun ke atas, susu dan yogurt memiliki peran penting dalam menjaga kepadatan tulang.

Ini karena osteoporosis paling sering dikaitkan dengan asupan kalsium rendah. Sedangkan susu mengandung kalsium yang cukup tinggi, tergantung pada jenis produknya. Karena itu, minum susu bisa membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian Anda.

Meskipun ada penelitian yang pro dan kontra terhadap manfaat susu untuk mencegah osteoporosis, perlu diingat kembali bahwa osteoporosis atau permasalahan mengenai kepadatan tulang tak cuma ditentukan oleh satu zat saja seperti kalsium. Masih ada zat-zat lain yang perlu dipertimbangkan.

Orang dewasa harus minum susu berapa banyak?

Kalau Anda ingin minum susu sebagai suplemen kalsium, perhatikan kebutuhan kalsium harian Anda. Kebutuhan kalsium untuk orang dewasa (usia 19 sampai 50 tahun) yaitu 1.000 miligram (mg) kalsium per hari.

Sedangkan semakin bertambahnya usia, diperlukan asupan kalsium lebih banyak. Karena pada usia lanjut, asupan kalsium cenderung menurun. Belum lagi ditambah dengan kemampuan tubuh untuk membentuk vitamin D yang berkurang karena turunnya fungsi ginjal.

Nah, satu gelas kecil susu sapi (200 mililiter) biasanya mengandung sekitar 300 mg kalsium. Namun, Anda tidak perlu minum sampai tiga atau empat gelas susu sehari untuk memenuhi kebutuhan kalsium. Pasalnya, Anda bisa memenuhi kebutuhan kalsium dari sumber pangan lain seperti sayuran.

Minum susu terlalu banyak justru akan mengacaukan keseimbangan asupan nutrisi harian Anda. Kalau sudah kenyang minum susu, Anda malah jadi tidak selera makan. Padahal, Anda masih butuh gizi penting lainnya dari makanan seperti vitamin, protein, serat, dan lain-lain.

Minum susu saja tidak cukup untuk mencegah osteoporosis

Untuk mencegah osteoporosis bukan hanya tergantung dengan kalsium atau minum susu saja yang dibutuhkan, melainkan ada beberapa hal yang memengaruhi.

  • Asupan vitamin D. Vitamin D bertugas membantu tubuh menggunakan dan menyerap kalsium, jika kurang akan vitamin D berdampak pada penguragan masa tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis. Berdasarkan penelitian dalam Nutrition Research and Practice, terjadinya osteoporosis menurun ketika tubuh memiliki asupan kalsium yang cukup setidaknya lebih dari 1 porsi susu atau produk susu lainnya dikonsumsi dalam sehari, dan level vitamin D berada pada range normal. Selain itu, bukan hanya vitmain D yang dibutuhkan melainkan aktivitas outdoor setidaknya 30 menit dalam sehari untuk mengaktifkan vitamin D yang ada di dalam tubuh.
  • Asupan vitamin K. Rendahnya level vitamin K di dalam tubuh dapat mempengaruhi rendahnya kepadatan tulang
  • Batasi asupan kafein. Banyaknya jumlah kafein dari kopi akan menurunkan asupan kalsium dalam tubuh. Ingat bahwa kafein bukan hanya di dalam kopi melainkan pada minuman bersoda dan juga teh. Batasi kafein jangan sampai lebih dari 200 mg per hari.
  • Kurangi alkohol. Alkohol akan mengganggu penyerapan kalsium dan vitamin D, sehingga Anda harus batasi konsumsi alkohol.
  • Jangan kebanyakan natrium (garam). Terlalu banyak natrium dalam garam akan memengaruhi penurunan kepadatan tulang, baca informasi gizi pada makanan kemasan yang dibeli dan ingat untuk mengonsumsi natrium kurang dari 2.300 mg per hari.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 23, 2017 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca