Benarkah Susu Rendah Lemak Lebih Sehat untuk Penderita Diabetes?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 09/12/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Diabetes dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami patah tulang dan osteoporosis. Pernyataan ini dipublikasikan dalam majalah Diabetes Forecast yang berada di bawah naungan American Diabetes Association (ADA). Untuk itu, makanan kaya kalsium seperti susu dibutuhkan oleh orang dengan diabetes untuk menjaga tulang tetap kuat dan melindunginya dari osteoporosis.

Lantas, jenis susu seperti apa yang baik untuk orang dengan diabetes? Benarkah susu rendah lemak lebih sehat untuk diabetesi dibandingkan dengan jenis susu untuk diabetes lainnya?

Kenapa penderita diabetes perlu minum susu?

Sebelum membahas lebih jauh mengenai jenis susu untuk diabetes, Anda perlu tahu mengapa diabetesi perlu minum susu.

Menurut National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases, orang yang mengidap diabetes tipe 1 umumnya memiliki kepadatan tulang yang rendah. Kondisi ini dikaitkan dengan ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin, padahal insulin dapat meningkatkan pertumbuhan dan kekuatan tulang.

Selain itu, orang dengan diabetes tipe 1 juga memiliki risiko patah tulang yang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan penderita diabetes umumnya memiliki masalah penglihatan dan kerusakan saraf yang meningkatkan risiko jatuh dan mengalami patah tulang. Selain itu, gaya hidup tidak sehat pada penderita diabetes tipe 2 juga dapat mengganggu kesehatan tulang.

Menurut penelitian yang dilakukan terhadap orang yang berusaha untuk melangsingkan tubuh, selain kaya akan kalsium, magnesium, kalium, dan vitamin D yang dibutuhkan tubuh susu juga terbukti dapat menurunkan berat badan. Penelitian ini dilakukan terhadap 322 orang yang terdiri dari orang sehat, pengidap diabetes tipe 2, dan juga orang yang memiliki penyakit jantung.

Hasilnya, orang yang mengonsumsi susu paling banyak yakni sekitar 355 ml atau sekitar 1,5 gelas mengalami penurunan berat badan sebanyak 2,27 kg dibandingkan dengan orang yang hanya minum setengah gelas setiap harinya. Sehingga, selain untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang, susu untuk diabetes juga dapat menurunkan berat badan berlebih yang biasanya menyerang orang dengan diabetes tipe 2.

Apakah susu rendah lemak lebih sehat untuk pengidap diabetes?

Susu menjadi sumber kalsium yang baik untuk pengidap diabetes. Bahkan, Menurut American Diabetes Association dan U.S. Department of Agriculture, susu sapi boleh dikonsumsi oleh diabetesi. Namun, karena diabetes dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, maka Anda perlu memilih jenis susu yang tepat. Susu yang tinggi karbohidrat, gula, dan lemak termasuk jenis susu yang perlu dihindari.

Constance Brown-Riggs, MSEd, RD, CDE, CDN, pembicara untuk the Academy of Nutrition and Dietetics dan penulis buku The African American Guide to Living Well with Diabetes, menyatakan bahwa susu rendah atau tanpa lemak merupakan minuman yang sangat baik untuk orang dengan diabetes.

Untuk itu, American Diabetes Association merekomendasikan untuk mengonsumsi 2 hingga 3 gelas susu rendah lemak setiap harinya. Susu rendah lemak menjadi sumber kalsium dan protein yang sangat baik untuk kesehatan tubuh orang dengan diabetes.

Selain susu rendah lemak, Anda juga bisa meminum susu kedelai dan susu almond sebagai alternatif. Namun, jangan asal memilih susu. Anda tetap perlu cermat untuk melihat label kemasan apakah susu yang akan Anda beli mengandung gula tambahan atau tidak. Usahakan untuk memilih susu rendah lemak tanpa tambahan gula agar kadar glukosa dalam darah tidak meningkat dan memperburuk kondisi kesehatan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makan Banyak Karbohidrat Malah Bikin Anda Cepat Lapar, Lho!

Karbohidrat memang memberikan energi dan rasa kenyang. Namun, terlalu banyak makan karbohidrat malah bisa membuat Anda cepat merasa lapar. Mengapa begitu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 08/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Diet Susu Dinilai Dapat Menurunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi

Hampir semua orang menyukai susu dan produk olahannya karena menawarkan segudang manfaat. Bahkan, diet tinggi susu disebut turunkan risiko diabetes.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Nutrisi, Hidup Sehat 07/06/2020 . Waktu baca 5 menit

7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

Banyak orang mengurangi karbo untuk menurunkan berat badan. Tapi, siapa bilang harus dihindari? Pilih beberapa sumber karbohidrat untuk diet berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020 . Waktu baca 5 menit

5 Makanan dan Minuman Pantangan Penderita Osteoporosis

Ada beberapa makanan dan minuman yang bisa mengurangi kepadatan tulang sehingga menjadi pantangan bagi penderita osteoporosis. Apa saja contohnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Gangguan Muskuloskeletal, Osteoporosis, Health Centers 14/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diabetes insipidus adalah

Diabetes Insipidus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 12 menit
sering buang air kecil

8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
prostatitis

Prostatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 10 menit
penyakit kulit diabetes

5 Penyakit Kulit yang Umum Menyerang Pasien Diabetes

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit