Apakah Pakai Obat Herbal Pasti Manjur Buat Diabetes?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Bagi sebagian orang, obat herbal adalah pilihan untuk mengatasi diabetes. Saat ini pun sudah banyak obat herbal yang diklaim aman dan ampuh untuk mengobati diabetes. Akan tetapi, apakah klaim tersebut benar atau cuma iklan? Ingat, Anda tidak boleh sembarang minum obat untuk mengobati penyakit. Maka itu, yuk cari tahu kebenarannya di sini!

Apa ada obat herbal yang aman dan ampuh untuk diabetes?

Obat herbal dianggap aman untuk mengobati diabetes karena terbuat dari bahan yang alami. Padahal sebenarnya, penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan. Bahkan dengan obat herbal yang katanya hebat sekalipun.

Hal yang bisa Anda lakukan adalah mengendalikan kadar gula darah tetap normal agar diabetes tidak sampai menimbulkan komplikasi. Jika perubahan gaya hidup tidak cukup ampuh, barulah dokter meresepkan Anda obat-obatan yang memang terbukti mampu menjaga gula darah tetap normal.

Obat dari dokter sudah teruji secara klinis. Maksudnya, obat-obatan tersebyt telah dibuktikan keamanan, efektivitas, risiko efek samping, dan hasilnya langsung pada manusia. Jadi, obat-obatan modern dari dokter lebih aman untuk mengobati diabetes.

Bedanya lagi, obat herbal yang dibuat dari berbagai ekstrak tanaman atau hewan sejatinya hanya bisa membantu menjaga kesehatan tubuh secara umum. Sementara obat-obatan modern diracik dengan formula khusus yang secara spesifik mampu mengatasi gangguan fungsi organ tubuh tertentu. 

suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Kenapa tidak disarankan pakai obat herbal untuk mengobati diabetes?

1. Obat herbal hanya mengatasi gejala atau komplikasi, bukan penyebab utamanya

Untuk mengatasi diabetes, ketahui dulu bagaimana penyakit ini memengaruhi fungsi tubuh Anda. Diabetes terjadi ketika hormon insulin yang bertugas memecah glukosa (gula) dalam tubuh menjadi sumber energi rusak, kurang, atau tidak dihasilkan sama sekali oleh organ pencernaan yaitu pankreas. Akibatnya, gula yang tidak dipecah akan tersimpan dalam darah sampai kadarnya melonjak terlalu tinggi.

Nah, seperti yang sudah dijelaskan di atas, obat herbal belum ada yang mampu mengatasi gangguan fungsi organ tertentu secara spesifik. Kandungan obat herbal mungkin memang bagus untuk mendukung fungsi organ pencernaan secara umum. Sayangnya, sejauh ini belum ada obat herbal yang mampu memperbaiki kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Selama insulin Anda masih bermasalah dan kandungan obat yang Anda konsumsi tidak mampu memperbaiki kerja insulin, kadar gula darah Anda akan tetap sulit dikendalikan.

Maka jika Anda hanya bergantung pada obat herbal diabetes, penyebab utama penyakit ini belum teratasi. Berbeda dengan obat diabetes modern yang bahkan sudah bisa mengekstrak insulin murni dari pankreas untuk pengobatan.

Obat herbal diabetes umumnya lebih aman dikonsumsi hanya untuk mengatasi gejala-gejala diabetes atau komplikasinya. Beberapa obat herbal diabetes mampu meningkatkan daya tahan tubuh, sebut saja ginseng, yang baik untuk mencegah risiko kena infeksi bakteri dan gangguan saraf.

Karena itu, obat herbal sebaiknya dijadikan perawatan pendukung saja guna melengkapi obat modern dari dokter. Anda tidak disarankan untuk mengobati diabetes hanya dengan perawatan herbal.

2. Obat herbal diabetes belum dipastikan efek sampingnya

Tak hanya belum terbukti ampuh, obat herbal terkadang memiliki efek samping tersendiri bagi tubuh Anda. Sampai saat ini, obat herbal hanya menjadi obat sampingan karena kandungan obat-obatan ini belum diteliti dan diuji tentang efek samping serta efektivitasnya di dalam tubuh. Hal ini yang membuat obat herbal bisa saja berisiko bagi kesehatan Anda.

3. Obat herbal diabetes bisa menghambat kerja obat modern dari dokter

Obat herbal juga bisa punya interaksi khusus dengan obat dokter. Beberapa penelitian menyatakan berbagai obat herbal dapat menghambat kerja insulin.

Di lain sisi, ada juga obat herbal yang malah ‘mendukung’ kerja obat dokter, sehingga malah membuat gula darah semakin menurun hingga hipoglikemia atau gula darah terlalu rendah.

Untuk mengetahui apakah obat herbal memiliki interaksi yang buruk dengan obat dokter, harus ada penelitian lebih lanjut dan hal ini membutuhkan waktu yang cukup lama agar bisa mendapatkan hasil yang akurat.

obat herbal

Minum obat herbal diabetes boleh-boleh saja, asalkan….

Anda harus memastikan bahwa obat herbal yang akan Anda konsumsi tersebut aman untuk diabetes. Berikut adalah beberapa syarat dalam memilih obat herbal.

Konsultasikan pada dokter

Apapun obat herbal yang akan Anda konsumsi, harus Anda konsultasikan pada dokter. Dengan begitu, dokter akan tahu dan melihat apakah obat herbal tersebut aman untuk Anda konsumsi. Jangan pernah mencoba-coba obat herbal tanpa sepengetahuan dokter Anda.

Cek bahan komposisi obat herbal diabetes yang Anda beli

Ini hal terpenting lainnya yang harus Anda lakukan. Ketahui apa-apa saja bahan yang terkandung di dalamnya. Bahkan jika perlu, cari berbagai penelitian atau riset yang terkait dengan bahan tersebut. apakah benar dapat menurunkan gula darah atau tidak. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter Anda dalam hal ini.

Pastikan izin edarnya

Sekarang ini, Anda sudah dapat langsung mengecek apakah suatu obat telah memiliki izin edar atau tidak. Pastikan bahwa obat herbal diabetes yang akan Anda beli punya izin edar yang tertera pada website resmi BPOM.

Bila obat tidak punya izin edar, maka belum teruji keamanannya dan jangan Anda pilih sebagai obat ‘sampingan’ Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
nokturia adalah

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit