Tips Mengatasi Diabetes Gestasional Setelah Melahirkan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Ibu hamil rentan mengalami komplikasi saat kehamilan. Salah satunya adalah diabetes gestasional, di mana ibu hamil menderita penyakit diabetes saat hamil, padahal sebelumnya ibu tidak mempunyai penyakit diabetes. Hal ini terjadi karena tubuh ibu mengalami banyak perubahan saat hamil, termasuk perubahan hormon. Lalu, setelah melahirkan apakah diabetes gestasional akan sembuh? Bagaimana cara mengatasi diabetes gestasional setelah melahirkan?

Apa yang terjadi setelah melahirkan kalau saya sempat mengidap diabetes gestasional?

Anda pasti merasa lega saat mengetahui bahwa kebanyakan ibu hamil yang mengalami diabetes gestasional dapat sembuh dengan sendirinya setelah melahirkan. Meski begitu, Anda tetap perlu mewaspadai diabetes gestasional walaupun sudah melahirkan. Pada minggu atau bulan-bulan awal setelah Anda melahirkan, Anda perlu memeriksakan kondisi penyakit Anda ke dokter. Anda juga perlu mengontrol kadar gula darah Anda setelah melahirkan.

BACA JUGA: Dampak Diabetes Gestasional Pada Ibu dan Janin

Karena jika Anda tidak dapat mengontrol kadar gula darah Anda dengan baik, maka diabetes gestasional bisa saja berkembang menjadi penyakit lain, seperti diabetes tipe 2. Setelah Anda pernah mengalami diabetes gestasional, risiko Anda mengembangkan diabetes tipe 2 akan meningkat. Untuk menghindarinya, Anda harus selalu mengontrol kadar gula darah Anda.

Selain itu, ibu dengan diabetes gestasional yang gagal mengontrol berat badannya setelah melahirkan akan memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami diabetes gestasional lagi pada kehamilan selanjutnya, menurut penelitian dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology tahun 2010.

Ibu yang mengalami diabetes gestasional juga memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan depresi postpartum daripada ibu yang tidak mengalami diabetes gestasional. Setelah melahirkan, Anda bisa mengalami stres karena menjadi ibu baru. Depresi biasanya berada pada puncaknya saat 3-4 bulan setelah melahirkan. Jika Anda terus mengalami masalah tidur, merasa sangat lelah, kehilangan nafsu makan, kecemasan, atau pikiran yang merugikan diri Anda dan bayi Anda, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter. Depresi postpartum dapat diobati.

Tips mengatasi diabetes gestasional setelah melahirkan

Setelah Anda melahirkan, Anda mungkin akan merasakan lelah dan stres karena kurang tidur semenjak menjadi ibu baru. Lelah dan stres ini dapat memengaruhi nafsu makan dan kadar gula darah Anda. Padahal, jika Anda mengalami diabetes gestasional saat hamil, Anda tetap harus mengontrol kadar gula darah walaupun sudah melahirkan. Berikut ini merupakan cara-cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi diabetes gestasional setelah melahirkan.

BACA JUGA: 5 Cara Mengatasi Depresi Postpartum Setelah Melahirkan

1. Periksa kadar gula darah Anda secara rutin

The American Diabetes Association merekomendasikan semua ibu hamil yang mengalami diabetes gestasional untuk melakukan tes gula darah saat 6 minggu setelah melahirkan dan dilanjutkan setidaknya setiap 3 tahun sekali. Jika kadar gula darah Anda terganggu setelah Anda mengalami diabetes gestasional mungkin Anda perlu memeriksakan kadar gula darah Anda ke dokter setiap tahun. Pemeriksaan kadar gula darah setelah Anda melahirkan bagi Anda yang mengalami diabetes gestasional sangat penting dilakukan. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah berkembangnya penyakit diabetes di kemudian hari.

2. Turunkan berat badan hamil Anda

Risiko Anda mengalami diabetes setelah Anda mengalami diabetes gestasional saat hamil akan lebih tinggi jika Anda mempunyai berat badan berlebih. Selain itu, jika Anda mengalami obesitas, risiko Anda untuk mengalami penyakit lain juga lebih tinggi, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan risiko kesehatan lainnya. Untuk itu Anda perlu menurunkan berat badan hamil Anda sampai berat badan Anda termasuk dalam rentang normal. Namun, Anda harus menurunkan berat badan Anda dengan cara yang baik setelah melahirkan karena Anda masih harus menyusui bayi Anda.

3. Konsumsi makanan sehat dan lakukan olahraga teratur

Hal ini dilakukan untuk menjaga kadar gula darah Anda agar tetap berada dalam rentang normal. Juga, untuk mempertahankan berat badan sehat. Usahakan untuk selalu konsumsi makanan sehat dan serat setiap hari. Anda bisa mendapatkannya dari sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Serta, lakukan olahraga secara teratur setidaknya selama 30 menit setiap hari. Selain itu, Anda juga perlu untuk mendapatkan tidur yang cukup. Jika Anda sulit mendapatkan tidur cukup karena repot mengurus bayi Anda, sebaiknya Anda juga tidur saat bayi Anda tidur.

4. Tetap menyusui bayi Anda

Menyusui baik dilakukan oleh ibu dengan diabetes gestasional, namun menyusui juga dapat membuat kadar gula darah Anda lebih sulit untuk dikontrol. Namun, jangan khawatir karena hal ini dapat diatasi. Anda dapat lebih sering makan makanan ringan sebelum atau selama menyusui dan minum banyak air putih untuk mencegah kadar gula darah menjadi rendah karena menyusui. Perlu Anda ketahui bahwa menyusui juga dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan setelah hamil.

BACA JUGA: Amenore Laktasi, Metode Cegah Kehamilan Dengan Menyusui

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Peran Ayah dalam Membantu Ibu yang Mengalami Depresi Postpartum

Usai melahirkan tidak sedikit ibu yang mengalami depresi postpartum. Bagaimana peran ayah membantu ibu tercinta melewati depresi postpartum?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 01/06/2020 . 6 menit baca

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Merokok saat hamil adalah ancaman nomor satu untuk kesejahteraan anak. Ada hubungan antara ibu perokok dan anak berbibir sumbing. Masih kurang seram?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 menit baca

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 6 menit baca