Yang Perlu Diketahui Penderita Diabetes Sebelum Akupunktur

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Diabetes bisa dikendalikan dengan melakukan terapi insulin serta menjaga pola hidup sehat, seperti menjalani pola makan seimbang dan berolahraga rutin. Namun, tahukah Anda bila ada manfaat akupunktur untuk diabetes sebagai pengobatan alternatif?

Lebih dari 3.000 tahun lalu, praktisi pengobatan kuno dari Tiongkok mempelopori pengobatan akupunktur. Pengobatan ini dilakukan dengan merangsang titik aktivasi tertentu pada tubuh untuk mengobati berbagai kondisi. Sekarang, akupunktur modern menjadi semakin populer dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengakui bahwa akupunktur untuk diabetes bisa menunjang pengobatan yang sedang Anda jalani.

Mengenal terapi akupunktur untuk diabetes

Dilansir dari Medical News Today, Acupuncture in Medicine mengulas artikel mengenai akupunktur sebagai pengobatan masa depan untuk sensitivitas insulin dengan menggabungkan elektroakupunktur dengan penggunaan obat diabetes, yaitu metformin.

Ini dilakukan untuk mencari reaksi penurunan kadar glukosa darah yang lebih baik dan sensitivitas insulin yang lebih besar dengan kombinasi pengobatan tersebut. Hasilnya, kombinasi elektroakupunktur dengan metformin memang memberikan efek penurunan glukosa darah dan peningkatkan sensitivitas insulin daripada mengobati diabetes dengan metformin saja.

Dengan kata lain, akupunktur saja tidak akan mempan untuk mengendalikan diabetes. Pengobatan alternatif ini tetap harus dibarengi dengan pengobatan medis yang sudah dianjurkan dokter, misalnya obat metmorfin atau suntik insulin. Jika digabung dengan pengobatan dari dokter, akupunktur untuk diabetes relatif ampuh.

Manfaat akupunktur untuk diabetes

Teknik akupuntur yang direkomendasikan untuk mengobati diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 bervariasi. Beberapa tekniknya adalah membantu menurunkan berat badan, metabolisme, fungsi organ, dan mengurangi nyeri saraf. Manfaat akupuntur untuk diabetes sebagai berikut:

Mengurangi rasa sakit. Akupuntur merangsang endokrin yang mana memicu hormon yang mengendalikan kadar gula dalam darah. Selain itu, hormon tersebut juga memicu perasaan positif dalam tubuh sehingga menghambat rasa sakit.

Mengatur kadar gula. Akupuntur mampu mengatur kortisol, yaitu salah satu hormon stres dan juga meningkatkan kadar gula darah. Teknik akupuntur yang dilakukan dapat menyeimbangkan kortisol sehingga gula darah dapat dikendalikan.

Teknik akupuntur untuk diabetes

Ada tiga teknik akupuntur yang biasanya digunakan untuk mengobati diabetes, yaitu:

1. Teknik wrist-ankle

Teknik ini adalah bentuk akupuntur yang melibatkan stimulasi jarum dalam pergelangan kaki dan pergelangan tangan. Seperti dilansir dari Healthline, satu penelitian di Tiongkok tahun 2006 melaporkan dalam Journal of Traditional Chinese Medicine menemukan bahwa perawatan akupunktur wrist-ankle membantu mengobati neuritis perifer diabetes, yaitu kerusakan saraf akibat diabetes. Selain itu, teknik akupunktur ini juga mempu mengurangi rasa sakit.

2. Elektroakupuntur

akkupuntur untuk diabetes 1

Teknik akupunktur ini adalah yang paling umum digunakan untuk mengobati diabetes. Caranya dengan memasukkan sepasang jarum di setiap titik akupuntur dan melewati impuls listrik dari satu jarum ke jarum lainnya. Ini efektif dalam rasa sakit dari neuropati diabetes dan untuk mengendalikan kadar glukosa darah.

3. Akupunktur herbal

Teknik akupunktur ini melibatkan teknik modern dengan menyuntikkan ramuan khusus ke titik akupunktur yang dapat mempertahankan kadar glukosa darah pada pasien diabetes tipe 2.

Apakah pengobatan akupunktur untuk diabates aman?

Walaupun memiliki manfaat, akupunktur dapat menyebabkan sedikit risiko seperti rasa sakit, memar, perdarahan ringan ketika jarum ditusukkan pada tubuh Anda. Bila pasien diabetes sedang mengandung, pengobatan akupunktur bukan pengobatan yang tepat untuk dilakukan. Orang yang memiliki kelainan penggumpalan darah juga biasanya tidak dianjurkan melakukan pengobatan ini.

Akupunktur bisa menjadi pengobatan yang aman dan efektif selama praktisinya berpengalaman dan sudah mengantongi lisensi. Praktisi tersebut tentu akan menggunakan jarum yang steril dan sekali pakai. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis akupunktur Anda bila ingin melakukan akupuntur. Kemudian, jangan hentikan pemakaian obat atau suplemen apa pun tanpa memberitahukan pada dokter Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca