4 Manfaat Okra Bagi Penderita Diabetes

Oleh

Usut punya usut, okra ternyata berasal dari keluarga yang sama dengan bunga kembang sepatu atau tanaman kapas. Sayuran berbatang hijau panjang mirip terung ini sejak dulu diketahui memiliki segudang manfaat bagi tubuh berkat kandungan nutrisinya yang segudang; kalium, vitamin B, vitamin C, asam folat, dan kalsium. Dan baru-baru ini, para ilmuwan menyingkap manfaat baik dari okra untuk diabetes — termasuk diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional.

Apa saja manfaat okra untuk diabetes?

Penelitian mengenai efek okra untuk diabetes menunjukkan bahwa airnya dapat memperbaiki kadar gula darah dari percobaan tikus lab yang mengalami diabetes gestasional.

Biji okra yang dipanggang juga telah diteliti dan diketahui memiliki efek positif dalam menurunkan kadar gula darah. Apa lagi manfaat okra untuk diabetes?

1. Kaya akan serat untuk meningkatkan sensitivas insulin tubuh

Delapan batang okra ukuran sedang diperkirakan mengandung 3 gram serat. Makanan yang kaya akan serat diketahui memberi banyak manfaat seperti memperlancar pencernaan, menurunkan nafsu makan, dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Mengonsumsi makanan tinggi serat merupakan salah satu bagian penting dari pola makan sehat untuk orang-orang diabetes karena serat diketahui dapat membantu kontrol gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

2. Sayuran penangkal stress

Sejauh ini ada bukti yang menunjukkan bahwa ekstrak biji okra mengandung antioksidan yang memiliki efek anti-stress pada darah tikus lab.

Mengontrol tingkat stress merupakan bagian penting dalam menghadapi diabetes. Tingkat stress yang tinggi dan berlangsung dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan kadar gula darah. Kesehatan mental sudah seharusnya menjadi bagian penting dalam penanganan diabetes.

Dengan kata lain, okra dapat membantu mengurangi tingkat stres, khususnya dampak stres secara langsung untuk penderita diabetes.

3. Menurunkan kolesterol

Makanan yang tinggi serat dan antioksidan sangat dianjurkan bagi para penderita diabetes karena dapat menurunkan kadar kolesterol. Sayuran ini telah terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tikus.

Penderita diabetes cenderung memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Kolesterol tinggi yang dikombinasikan dengan diabetes, hasilnya sama sekali tidak baik. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memastikan bahwa makanan yang Anda konsumsi memiliki kadar kolesterol yang rendah.

4. Mempercepat pemulihan dari sakit

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sayuran hijau ini dapat mempercepat pemulihan dan menurunkan tingkat kelelahan.

Memasukkan okra dalam menu makan untuk Anda yang mengidap diabetes sambil diiringi dengan olahraga rutin, maka Anda bisa mendapatkan kualitas dan intensitas olahraga yang lebih tinggi namun dengan tingkat lelah yang lebih rendah. Olahraga kardio merupakan bagian yang penting dalam mencegah dan menangani diabetes.

Bagaimana cara menyajikan okra dalam menu makan untuk penderita diabetes?

Anda dapat menikmati okra dengan cara mengambil airnya saja atau mengupasnya. Infused water merupakan metode yang cukup populer akhir-akhir ini.

Anda cukup memasukkan batangan okra yang sudah dikupas atau diiris kecil-kecil terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam air putih dan merendamnya semalaman. Nutrisi yang bermanfaat dari kulit dan bijinya akan meresap ke dalam air.

Namun hati-hati, dengan cara ini, air akan terasa sedikit lebih pahit ketika diminum. Anda juga dapat memanfaatkan lendirnya sebagai bahan pengental untuk sup.

Tidak semua diabetisi boleh makan okra

Jika Anda sedang menjalani pengobatan untuk diabetes dan tertarik untuk menggunakan okra, ada baiknya untuk berdiskusi terlebih dulu memberitahu dokter Anda. Anda mungkin dapat mencoba sayuran legit ini dengan seizin dokter.

Penting pula untuk dicatat bahwa okra sama sekali tidak dapat menggantikan peran insulin dalam regime pengobatan medis untuk diabetes.

Pada sebuah penelitian, okra diketahui dapat menghambat penyerapan dari metformin, salah satu obat yang sering digunakan untuk penderita diabetes. Jika Anda sedang mengonsumsi metformin, mungkin okra bukan pilihan yang tepat untuk Anda yang menderita diabetes.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Maret 9, 2017 | Terakhir Diedit: Desember 9, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca