Penyebab Jerawat Muncul di Area Payudara, Plus Tips Pengobatan dan Pencegahannya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Tidak hanya wajah, jerawat juga bisa muncul di area tubuh lainnya, yakni di sekitar puting payudara. Munculnya jerawat di area tersebut, pasti membuat Anda cemas. Lantas, apakah normal jika jerawat muncul di area tersebut? Lalu, apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Normalkah muncul jerawat di puting payudara?

Walaupun Anda berusaha untuk menjaga kulit agar tetap bersih, jerawat selalu bisa muncul bahkan di tempat-tempat yang tidak terduga. Salah satunya di sekitar puting dan payudara.

Banyak pria dan wanita yang khawatir saat mengalami kondisi ini. Tumbuhnya jerawat di sekitar payudara bisa terjadi pada siapa saja dan masih tergolong normal. Namun, bukan berarti Anda boleh menyepelekannya.

Jerawat pada umumnya cepat dan mudah diobati. Namun jika benjolan justru semakin lama terasa semakin nyeri, keras, gatal, kemerahan, hingga keluar cairan asing, kemungkinan ini menandakan kondisi kesehatan lain yang harus Anda waspadai. Segera periksa ke dokter jika Anda mengalami gejala tersebut.

Penyebab munculnya jerawat di payudara

payudara gatal saat hamil

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan munculnya jerawat di payudara, di antaranya:

1. Kurang menjaga kebersihan tubuh

Hal mendasar yang sering dikaitkan dengan munculnya jerawat, yakni kurang menjaga kebersihan pribadi. Pasalnya, area sekitar payudara sangat lembap, tertutup, dan mudah berkeringat.

Jika Anda jarang mandi atau jarang mengganti bra, kulit di sekitar payudara akan semakin kotor. Ini merupakan tempat yang disenangi bakteri, salah satunya P. acnes untuk berkembang biak dan menyebabkan jerawat.

2. Pori-pori kulit tersumbat

Dilansir dari laman Mayo Clinic, penyebab umum dari jerawat adalah penyumbatan di pori-pori kulit. Ini termasuk dengan jerawat di wajah hingga sekitar puting payudara. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh sel-sel kulit mati yang menumpuk, minyak yang berlebihan, dan bakteri.

Sel kulit mati dan minyak yang terjebak di pori-pori dapat mengundang bakteri penyebab jerawat berkembang biak dan memicu peradangan di kulit. Akibatnya, kulit akan membentuk benjolan, kemerahan, dan kadang terasa nyeri.

3. Folikel rambut tumbuh ke dalam

Folikel adalah tempat tumbuhnya rambut di kulit. Nah, folikel juga ada di sekitar puting dan areola (area gelap di sekitar puting). Normal, rambut akan tumbuh keluar folikel dan muncul di permukaan kulit.

Namun, saat folikel tersumbat, rambut akan tumbuh ke dalam dan menimbulkan adanya benjolan. Jangan khawatir, kondisi ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.

4. Puting susu lecet

Jerawat juga bisa disebabkan oleh gesekan berlebihan dari pakaian pada kulit sekitar puting. Ini mungkin terjadi, ketika Anda mengenakan pakaian yang terlalu ketat, misalnya memakai bra khusus olahraga terlalu sering.

Awalnya, gesekan akan menyebabkan kulit jadi kasar dan bergelombang. Kemudian, kulit yang lecet ini mengalami peradangan dan membentuk jerawat di puting payudara.

5. Kelenjar montgomery bengkak

Kelenjar montgomery adalah kelenjar kulit normal yang tampak seperti benjolan kecil namun tidak terasa nyeri, letaknya di sekitar areola pada payudara. Kelenjar ini bertugas dalam memproduksi minyak untuk menjaga kulit di sekitar payudara agar tetap terlumasi dengan baik.

Pembengkakan kelenjar montgomery bukanlah hal yang umum, lebih banyak diderita oleh ibu hamil dan menyusui. Saat menyusui, isapan yang dilakukan oleh bayi mungkin saja membuat area puting ini menjadi lecet, hingga akhirnya menimbulkan jerawat.

Cara mengobati jerawat di payudara

Pengobatan jerawat di sekitar payudara ini tidak berbeda jauh dengan jerawat biasa yang ada di wajah maupun bagian tubuh lain. Meski begitu, pengobatan yang dilakukan harus tetap disesuaikan dengan penyebabnya.

Sebagian besar jerawat ini akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, ada pula yang butuh pengobatan agar proses pemulihan kulit dari jerawat jadi lebih efektif dan cepat.

Penting untuk diingat, cara mengatasi jerawat apa pun, termasuk di area puting payudara bukan dengan dipencet. Memencet jerawat terutama di area sensitif dapat menimbulkan luka terbuka dan perih. Selain itu, luka ini juga berisiko terinfeksi dan meninggalkan bekas luka yang mengurangi tampilan kulit.

Pilihan pengobatan yang bisa Anda lakukan, misalnya dengan menggunakan air hangat dan sabun pembersih saat mandi. Anda bisa juga memilih produk yang mengandung asam salisilat untuk mengurangi peradangan dan mencegah penumpukan sel kulit mati.

Produk tersebut bisa Anda temukan di apotek tanpa resep dokter. Baca selalu cara pemakaian pada kemasan sebelum Anda menggunakannya. Namun, bila Anda menggunakan

Cara mencegah munculnya jerawat di payudara

cara mencuci bra

Jika Anda tidak ingin jerawat muncul di payudara atau tidak ingin kondisi ini kambuh kembali, terapkan beberapa hal yang bisa mencegah terbentuknya jerawat. Berikut ini ada beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan, meliputi:

Jaga kebersihan tubuh

Menjaga kebersihan tubuh adalah kunci untuk mencegah munculnya jerawat atau kambuhnya kondisi ini. Caranya, mandi dengan rutin dan bersihkan area payudara dan lipatannya dengan bersih.

Namun, jangan menggosok kulit terlalu kasar karena bisa memperbesar gesekan di kulit. Setelahnya, bilas dengan air hingga bersih dan keringkan tubuh.

Bagi ibu menyusui, munculnya jerawat di puting payudara menimbulkan rasa tidak nyaman. Jadi, agar kondisi ini tidak kembali kambuh, rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah menyusui, serta menyusui secara merata pada kedua payudara.

Pakai pakaian bersih dan jangan biarkan kulit lembap

Bila pakaian Anda basah, sebaiknya segera ganti dengan yang kering dan bersih, terutama setelah berolahraga. Rajin mengganti pakaian dalam agar kulit di sekitar payudara tetap bersih dan mencuci bra dengan benar.

Jangan biasakan memakai pakaian dalam yang sama berhari-hari. Alasannya, karena ini bisa menyebabkan penumpukan sel kulit mati dan kotoran yang berisiko menimbulkan jerawat.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Mei 15, 2018 | Terakhir Diedit: November 20, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca