11 Cara Mengobati Psoriasis yang Direkomendasikan Dokter Kulit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 01/04/2020 . 8 menit baca
Bagikan sekarang

Psoriasis termasuk penyakit kulit kronis kambuhan yang tidak bisa disembuhkan. Namun, bukan berarti sama sekali tidak ada cara untuk mengobati dan menyembuhkan gejala psoriasis yang sedang kumat. Berikut ini adalah berbagai cara, terapi, dan penerapan gaya hidup tertentu yang bisa dilakukan untuk mengobati gejala sekaligus melengkapi rejimen terapi psoriasis.

Berbagai cara mengobati dan menyembuhkan psoriasis

Cara menyembuhkan psoriasis tanpa salep

Mengobati psoriasis secara menyeluruh tidak bisa hanya mengandalkan satu cara. Anda membutuhkan berbagai kombinasi cara untuk benar-benar menyembuhkan gejala psoriasis sehingga penyakit ini tidak akan mudah kambuh ke depannya.

Pengobatan untuk psoriasis itu sendiri sebetulnya tidak hanya berfokus untuk menyembuhkan gejala, tapi juga sebagai cara untuk menjaga kesehatan kulit serta kesehatan tubuh keseluruhan. Pasalnya, gangguan imun yang menjadi penyebab psoriasis juga dapat memengaruhi penampilan kulit, fungsi persendian, sampai kesehatan emosional Anda.

Berikut adalah berbagai caranya:

1. Menggunakan obat topikal

Penggunaan obat topikal (obat oles) merupakan pengobatan lini pertama untuk mengatasi gejala psoriasis ringan sampai sedang. Jenis obat topikal yang biasa diresepkan untuk psoriasis adalah:

  • Krim atau salep kortikosteroid
  • Krim atau salep retinoid
  • Krim atau salep vitamin D analog, yang digunakan bersama proses fototerapi.
  • Shampo khusus untuk psoriasis pada kulit kepala.
  • Krim asam salisilat dan asam laktat.

Obat-obatan topikal biasanya dianjurkan hanya dipakai untuk waktu singkat. Pemakaian yang berulang dalam jangka panjang dapat menyebabkan efek samping pada kulit, mulai dari penipisan kulit, kemunculan flek, hingga iritasi pada kulit.

2. Menggunakan obat-obatan sistemik

Penggunaan obat-obatan adalah cara menyembuhkan psoriasis yang utama. Namun jika cara mengobati psoriasis dengan obat oles tidak berhasil, dokter dapat melakukan pengobatan secara sistemik yang termasuk:

  • Obat minum seperti methotrexate, cyclosporine, atau apremilast (Otezla).
  • Obat-obatan immunomodulator (biologics), yaitu golongan obat yang menargetkan respon kekebalan tubuh. Obat-obatan ini diberikan melalui suntikan atau infus. Golongan obat-obatan ini termasuk etanercept (Enbrel), infliximab (Remicade), adalimumab (Humira), dan secukinumab (Cosentyx).

Obat-obatan ini mungkin paling cepat dan efektif sebagai cara mengobati psoriasis. Namun di sisi lain, pengobatan sistemik memiliki potensi efek samping yang serius. Risiko dapat meningkat drastis jika Anda berkeinginan untuk memiliki anak atau bahkan sedang mengandung dan menyusui.

Selalu konsultasikan terlebih dahulu pada dokter seperti apa pengobatan sistemik yang terbaik untuk mengobati psoriasis.

3. Terapi cahaya (fototerapi)

Pengobatan sistemik mungkin akan dikombinasikan dengan terapi cahaya atau fototerapi. Prosedur dari fototerapi adalah memaparkan sinar ultraviolet pada bagian kulit yang terdampak psoriasis.

Cara mengobati psoriasis melalui fototerapi adalah dengan menembakkan sinar ultraviolet A (UVA) dan sinar ultraviolet B (UVB) buatan langsung pada permukaan kulit. Pengobatan psoriasis ini biasanya dianjurkan untuk kondisi psoriasis yang telah menyebar luas pada tubuh.

Salah satu metode terbaru dalam fototerapi adalah narrow band UVB yang diklaim lebih efektif dibandingkan penembakan sinar UVA dan UVB. Terapi ini biasanya dilakukan sebanyak tiga kali dalam seminggu sampai gejala psoriasis membaik. Sementara untuk perawatan psoriasis, terapi ini perlu dilakukan minimal satu kali seminggu.

Akan tetapi, cara menyembuhkan psoriasis melalui narrow band UVB bisa menyebabkan luka bakar yang bertahan dalam waktu lama.

4. Berjemur di bawah sinar matahari

Salah satu yang paling mudah untuk mengobati gejala psoriasis adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari agar kulit memperoleh asupan vitamin D.

Para ahli merekomendasikan waktu paling sehat untuk berjemur di bawah sinar matahari adalah mulai dari pukul 9 pagi sampai maksimal 3 sore. Tidak perlu berjemur terlalu lama, karena pakar sepakat bahwa berjemur selama 15-25 menit saja sebanyak 3 kali seminggu dapat meningkatkan kadar vitamin D secara signifikan.

Berjemur terlalu lama di bawah sinar matahari justru tidak disarankan karena berisiko menyebabkan kulit terbakar (sunburn) dan kanker kulit. Jangan lupa oleskan tabir surya 10-15 menit sebelum Anda keluar rumah untuk berjemur.

5. Menerapkan pola makan sehat

Belum ada penelitian yang mendukung bahwa diet membantu mengatasi psoriasis.

Namun, banyak pasien yang melaporkan perubahan pola makan menjadi lebih sehat sangat membantu cara mengobati psoriasis lewat terapi medis. Maka dari itu, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencobanya.

Perubahan pola makan yang lebih sehat membantu menjaga kesehatan kulit serta tubuh Anda secara menyeluruh. Berikut perubahan pola makan yang disarankan untuk orang-orang dengan psoriasis:

  • Makan lebih banyak buah dan sayuran.
  • Kurangi gula dan makanan olahan.
  • Kurangi lemak jenuh.
  • Tingkatkan asupan protein tanpa lemak yang mengandung asam lemak omega-3, seperti salmon serta sumber nabati omega-3 seperti biji rami, kedelai, dan kacang kenari.
  • Hindari konsumsi produk susu secara berlebihan.

6. Minum vitamin dan suplemen

Belum banyak pula penelitian yang menunjukkan efektivitas suplemen vitamin sebagai cara utama untuk mengobati psoriasis. Meski demikian, banyak penderita yang merasa gejalanya membaik setelah rutin mengonsumsi vitamin atau suplemen yang baik untuk kulit.

Vitamin atau suplemen yang mungkin bisa membantu mengatasi psoriasis antara lain:

  • Suplemen minyak ikan
  • Vitamin D
  • Vitamin E
  • Vitamin B kompleks
  • Probiotik
  • Suplemen untuk nyeri sendi seperti glucosamine atau chondroitin.

Namun sebelum Anda mengonsumsi suplemen tersebut, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Terlalu banyak konsumsi vitamin bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Usahakan untuk selalu mengutamakan sumber vitamin yang berasal dari bahan makanan.

7. Menggunakan pengobatan alami

Mengobati gejala psoriasis yang sedang kambuh juga bisa dilakukan dengan cara alami, seperti mengoleskan gel lidah buaya pada kulit yang gatal atau kering. Lidah buaya memiliki sifat antiradang yang dapat meredakan sensasi gatal dan ruam kemerahan. lidah buaya juga membantu melembapkan kembali kulit yang kering bersisik.

Oleskan gel lidah buaya pada kulit yang terdampak psoriasis secara rutin untuk beberapa kali dalam sehari selama satu bulan atau setidaknya sampai gejala terlihat membaik.

Pengobatan alami lainnya adalah dengan mengoleskan cuka apel yang sudah diencerkan dengan air matang (perbandingan 1:1) pada kulit. Cuka apel memiliki sifat antiseptik yang dapat membantu mengurangi iritasi dan gatal akibat psoriasis. Beberapa orang bahkan melaporkan gejala psoriasis mereka membaik setelah menggunakan cuka sari apel selama beberapa minggu.

Cara menyembuhkan psoriasis dengan bahan-bahan alami digadang lebih aman dan minim risiko efek samping. Meski begitu, ada baiknya Anda tetap berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum melakukannya. Terlebih jika Anda memiliki alergi terhadap bahan alami tertentu.

8. Berhenti merokok dan minum alkohol

Merokok dan minum alkohol dapat meningkatkan risiko dan keparahan gejala psoriasis. Minum banyak alkohol dapat memicu penyebaran psoriasis dan mengurangi efektivitas pengobatan Anda.

Oleh karena itu, cara mengobati psoriasis bisa dilakukan dengan mengurangi atau bahkan berhenti mengonsumsi rokok dan alkohol selama menjalani pengobatan.

9. Menjaga berat badan ideal

Jika Anda memiliki berat badan yang berlebih atau obesitas, menurunkan berat badan bisa menjadi cara menyembuhkan psoriasis. Obesitas memang bukan penyebab psoriasis, tapi kondisi ini bisa memperparah gejalanya.

Anda bisa melakukan beberapa cara berikut untuk menjaga berat tubuh Anda tetap ideal:

  • Lebih banyak makan sayur dan buah
  • Perbanyak asupan serat
  • Makan daging tanpa lemak dan asupan protein lainnya
  • Kurangi konsumsi gula dan makanan olahan
  • Rutin olahraga
  • Minta bantuan ahli gizi untuk menjaga pola makan Anda

10. Merawat kulit

Menerapkan perubahan gaya hidup belum tentu bisa menyembuhkan psoriasis sepenuhnya, tapi tetap rutin melakukan perawatan kulit menjadi cara yang  baik untuk membantu mengendalikan kemunculan gejala.

Perawatan kulit yang dilakukan bisa dengan mengoleskan pelembap kulit yang tidak mengandung pewangi setelah mandi atau ketika kulit terasa kering.

Untuk kulit yang cenderung sangat kering, pelembab dalam bentuk minyak dapat menjadi pilihan terbaik. Minyak lebih mampu menahan kandungan air agar tidak menguap dari dalam kulit.

Jangan lupa juga untuk melindungi kulit dengan tabir surya setiap kali akan keluar rumah.

11. Menjaga kesehatan jiwa

Menjaga kondisi psikologis Anda sama pentingnya dengan merawat kulit Anda. Stres adalah pemicu yang sangat umum bagi siapa pun yang memiliki psoriasis.

Itu kenapa prang dengan psoriasis lebih rentan untuk mengalami depresi. Pasalnya, stres yang berkepanjangan juga dapat meningkatkan risiko depresi dan gangguan kesehatan jiwa lainnya.

Cara mengobati psoriasis akibat stres secara medis adalah dengan melakukan konsultasi dengan terapis atau konselor profesional secara rutin.

Selain itu, cobalah berbagai cara yang disarankan oleh National Psoriasi Foundation ini untuk mengurangi stres:

  • meditasi
  • hipnoterapi
  • konseling atau terapi
  • latihan pernapasan dalam
  • olahraga
  • naik gunung atau wisata ke alam terbuka
  • pakai aromaterapi
  • yoga

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan meresepkan obat antidepresan untuk membantu Anda mengatasi depresi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Risiko Komplikasi Psoriasis yang Tidak Hanya Pengaruhi Kulit, tapi Juga Kesehatan Tubuh

Stigma negatif dari masyarakat membuat pengobatan psoriasis jadi terhambat. Hati-hati, ini bisa memicu komplikasi psoriasis yang lebih berbahaya, lho!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kulit, Health Centers 06/11/2018 . 7 menit baca

Daftar Obat Herbal yang Berpotensi Meredakan Gejala Psoriasis

Lidah buaya dan cuka apel adalah dua obat alami yang sering digunakan untuk penyakit psoriasis. Seberapa efektif kerja obat herbal psoriasis ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kulit, Health Centers 06/11/2018 . 9 menit baca

Panduan Memilih Pelembap yang Cocok dan Aman untuk Kulit Psoriasis

Pelembap jadi produk perawatan kulit yang penting untuk orang dengan psoriasis. Namun, bagaimana memilih pelembap untuk psoriasis yang tepat dan aman?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Kulit, Health Centers 09/09/2018 . 4 menit baca

Bisakah Suplemen Omega-3 Mengatasi Psoriasis?

Omega 3 terkenal akan manfaatnya untuk kesehatan jantung. Bukan hanya itu, suplemen omega 3 dikabarkan bisa mengatasi psoriasis, apa benar?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Kulit, Health Centers 18/08/2018 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

penanganan psoriasis arthritis

Penanganan Psoriasis Arthritis dengan Tips Menjalani Hidup Sehat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020 . 4 menit baca
kunyit untuk psoriasis

Mengulik Khasiat Kunyit untuk Redakan Gejala Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 12/12/2019 . 4 menit baca
cara mengatasi psoriasis

5 Kiat Jitu Mengatasi Psoriasis yang Kambuh Akibat Cuaca Dingin

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 28/01/2019 . 3 menit baca

Manfaat Olahraga untuk Pasien Psoriasis (Harus Mulai dari Mana?)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 09/12/2018 . 4 menit baca