Berbagai Faktor Pemicu Dermatitis Kontak

Oleh

Tanggal update Mei 11, 2020
Bagikan sekarang

Dermatitis kontak adalah jenis ruam atau peradangan pada kulit. Dermatitis kontak dapat disebabkan oleh reaksi alergi atau iritan. Ruam tidak selalu muncul secara langsung, dan mungkin memerlukan beberapa waktu. Dermatitis kontak dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau malu, namun dapat diobati. Mengenali faktor pemicunya dapat membantu Anda mencegah terjadinya dermatitis kontak.

Dermatitis kontak alergi

Jika Anda memiliki riwayat alergi, Anda kemungkinan dapat mengalami dermatitis kontak alergi. Anak-anak yang memiliki alergi terhadap makanan biasanya lebih mudah memiliki alergi kulit, terutama dermatitis atopik (eksim). Orang yang memiliki masalah kulit seperti eksim, psoriasis, jerawat, dan lainnya, juga lebih mudah mengalami dermatitis kontak.

Dermatitis kontak iritan

Sekitar 80% kasus dari dermatitis kontak adalah dermatitis kontak iritan. Berbeda dengan dermatitis kontak alergi, sistem imun tidak berhubungan dengan kondisi ini. Dermatitis kontak iritan disebabkan oleh reaksi peradangan pada kulit.

Orang yang pekerjaannya mengharuskan bagian tubuh mereka terendam di dalam air biasanya  lebih rentan mengalami dermatitis kontak iritan. Hal ini disebabkan air mengikis minyak pelindung pada kulit. Hal ini juga terjadi pada orang yang bekerja di luar ruangan atau terkena panas, seperti:

  • Juru masak dan koki
  • Tukang las
  • Petani
  • Pekerja pabrik
  • Penata rambut
  • Pekerja konstruksi
  • Pekerja medis
  • Penjaga pantai

Wanita lebih mudah mengalami dermatitis kontak iritan. Hal ini tidak berkaitan dengan karakteristik jenis kelamin, namun lebih karena jumlah pekerjaan yang rentan dermatitis kontak seperti penata rambut dan perawat lebih banyak berjenis kelamin perempuan. Kontak dengan iritan yang berulang juga dapat meningkatkan sensitivitas terhadap dermatitis kontak.

Penggunaan iritan untuk pertama kali tidak akan langsung memicu respon, namun penggunaan yang berulang dapat meningkatkan risiko dermatitis kontak. Cahaya matahari dapat menjadi salah satu faktor risiko. Beberapa alergen dermatitis kontak adalah photosensitizers, di mana alergen tersebut menyebabkan reaksi setelah terkena paparan sinar matahari.

Photosensitizers pada umumnya meliputi parfum dan losion aftershave yang mengandung minyak tertentu. Sabun, deterjen dan tabir surya juga dapat menyebabkan reaksi pada kulit. Bahkan buah dan sayuran tertentu seperti jeruk nipis dan seledri juga dapat menjadi pemicu. Beberapa obat-obatan oral seperti tetracycline dan doxycycline juga dapat menyebabkan kulit bereaksi dengan sinar matahari.

Kesimpulan

Walau Anda tidak dapat menghindari dermatitis kontak sepenuhnya, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko. Cobalah untuk melindungi kulit Anda jika pekerjaan Anda mengekspos Anda pada iritan. Jika Anda rentan terhadap alergi, bicarakan dengan ahli alergi tentang cara menghindari dermatitis kontak alergi.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Tips Memilih Pelembap untuk Kulit Eksim

    Memilih pelembap untuk kulit eksim tidak boleh sembarangan. Salah memilih bisa membuat kulit iritasi. Berikut tips memilih pelembap untuk kulit eksim.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila
    Hidup Sehat, Tips Sehat April 18, 2020

    Kenali dan Waspadai Ciri-Ciri Eksim Berdasarkan Tahapan Penyakitnya

    Ciri-ciri eksim setiap orang dapat berbeda-beda. Begitu pula dengan gejala eksim yang dialami oleh anak-anak dan bayi. Simak lengkapnya di sini.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Fidhia Kemala

    Jenis Sampo dan Perawatan Kulit Kepala yang Tepat untuk Dermatitis Seboroik

    Salah satu perawatan yang penting bagi penderita dermatitis seboroik adalah keramas. Sampo apa yang bagus untuk mengatasi dermatitis seboroik?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Fidhia Kemala

    Penyebab Dermatitis pada Bayi dan Gejala yang Paling Umum Muncul

    Bayi termasuk kelompok usia yang paling banyak mengalami dermatitis. Seperti apa gejala dermatitis pada bayi dan bagaimana cara mengatasinya?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Fidhia Kemala

    Direkomendasikan untuk Anda

    Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

    Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Tanggal tayang Mei 22, 2020
    Ini Alasannya Jerawat Muncul Meski di Rumah Saja

    Ini Alasannya Jerawat Muncul Meski di Rumah Saja

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila
    Tanggal tayang April 29, 2020
    6 Pilihan Salep yang Ampuh Redakan Gejala Psoriasis

    6 Pilihan Salep yang Ampuh Redakan Gejala Psoriasis

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Fidhia Kemala
    Tanggal tayang April 25, 2020
    Bolehkah Penderita Kulit Eksim Membuat Tato?

    Bolehkah Penderita Kulit Eksim Membuat Tato?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila
    Tanggal tayang April 24, 2020