Mengapa Dada Terasa Sakit Saat Batuk? Ini 6 Kemungkinan Penyebabnya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Batuk merupakan suatu kondisi umum yang banyak dialami semua orang. Batuk juga merupakan sebuah gejala yang terjadi ketika sistem pernapasan Anda sedang bermasalah. Maka tak jarang, batuk yang berlebihan bisa berdampak kepada dada dan perut yang ikut sakit. Dada sakit saat batuk kadang juga bisa mengindikasikan berapa penyakit tertentu.

Apa saja yang bisa menyebabkan dada sakit saat batuk dan bagaimana cara meredakannya? Simak penjelasanya di bawah ini.

Beberapa penyakit yang mengakibatkan dada sakit saat batuk

1. Batuk yang berlebihan

Ketika Anda merasa nyeri di dada saat batuk, jangan langsung berpikir aneh-aneh bahwa Anda terkena penyakit yang serius. Bila Anda mengalami batuk yang sering misalnya batuk kering akibat tenggorokan terasa gatal dan sulit berhenti, otot-otot dada bisa mengalami cedera dan terasa nyeri. Kalau memang ini penyebabnya, nyeri dada akan berkurang bila frekuensi batuk berkurang.

2. Pneumonia

Pneumonia merupakan infeksi disebabkan oleh virus, terutama virus influenza karena virus ini dapat melemahkan pertahanan paru-paru.  Gejala meliputi demam, menggigil, batuk, sesak napas, nyeri dada, nyeri otot, kelelahan, dan kurang nafsu makan. Perhatikan juga tanda-tanda seperti pilek, iritasi mata, sakit tenggorokan, dan gangguan pada saluran pernapasan luar hingga dada terasa sakit saat batuk.

3. Tuberkulosis

Tuberkulosis atau TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut dapat ditularkan melalui saluran udara. TBC biasanya menyerang paru-paru, namun bisa juga menyebar ke tulang, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, jantung, dan organ lainnya.

Bakteri ini menyebar dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang melemah, dan mengalami infeksi parah di paru-paru mereka. Penyakit ini sangat menular dan gejalanya meliputi demam, kelelahan, kehilangan berat badan, dan tak jarang rasanya dada sakit saat batuk berlebih.

4. Asma

Asma merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh peradangan dalam saluran pernapasan. Peradangan ini membuat saluran pernapasan Anda bengkak dan sangat sensitif. Akibatnya, saluran pernapasan menyempit, menyebabkan kurangnya udara yang mengalir ke paru-paru. Tak jarang, orang yang punya penyakit asma akan merasakan mengi hingga batuk yang bisa membuat dada terasa sakit.

5.  Bronkitis

Bronkitis adalah radang pada lapisan saluran bronkial karena infeksi. Bronkus adalah saluran yang membiarkan udara masuk ke dalam dan keluar dari paru-paru. Pengidap bronkitis sering mengalami batuk lendir yang menebal, dan bisa berubah warna.

Bronkitis akut umumnya terjadi setelah penyakit flu atau pernapasan lainnya. Bronkitis kronis paling sering disebabkan oleh alergi dan asma yang telah menciptakan peradangan jangka panjang di dalam tabung bronkial.

6. Asam lambung

Penyakit asam lambung adalah kondisi di mana asam lambung mengalir ke sepanjang esofagus atau kerongkongan (saluran yang menghubungkan mulut ke lambung). Pada kondisi ini, bisa terdapat rasa atau sensasi terbakar di daerah dada, atau gejala lainnya seperti batuk bila asam lambung naik (refluks) dan melukai tenggorokan (saluran napas).

obat batuk berdahak

Bagaimana cara mengatasi dada sakit saat batuk?

1. Langsung mencari bantuan medis

Rasa nyeri dan terbakar yang menyertai batuk Anda tidak boleh diabaikan begitu saja. Kondisi dada sakit saat batuk bisa menjadi gejala adanya penyakit. Jika batuk dan sakit di dada terjadi dalam waktu yang lama, ada baiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter. Dokter akan memeriksa dan mendiagnosis penyakit Anda. 

2. Pengobatan sementara di rumah

Batuk hingga dada terasa nyeri kadang disebabkan oleh dahak yang sulit keluar di saluran pernapasan Anda. Tak jarang, dahak atau lendir ini butuh dikeluarkan dengan alat terapi uap khusus. Anda pun bisa mengatasi rasa sakit pada dada saat batuk dengan beberapa cara berikut ini:

  • Minum banyak air dan menghirup uap panas untuk mengurangi penumpukan lendir.
  • Menjaga pola makan yang sehat serta menghindari merokok juga akan membantu meredakan penumpukan lendir.
  • Minum madu dicampur teh atau air hangat untuk meredakan batuk serta mengatasi bakteri atau virus dalam tubuh.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Beragam Komplikasi Pneumonia yang Perlu Diwaspadai

Pneumonia dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang mengancam jiwa. Meskipun begitu, pneumonia merupakan kondisi yang bisa dirawat hingga sembuh.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin

Berbagai Obat Tradisional untuk Meredakan Gejala Radang Paru-Paru

Berbagai rempah dapat menjadi obat tradisional untuk mengatasi gejala radang paru-paru. Obat tersebut sebaiknya dikombinasikan dengan obat medis.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin

Direkomendasikan untuk Anda

pleuropneumonia

Mengenal Pleuropneumonia, Peradangan pada Paru-Paru dan Pleura

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
pneumonia aspirasi

Pneumonia Aspirasi

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
tb ekstra paru atau di luar paru

Hal Yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tuberkulosis (TB) Ekstra Paru

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020