Langkah-langkah Berolahraga Dengan Asma

Oleh

Langkah-langkah berikut dapat membantu Anda berolahraga dengan asma, apapun jenis olahraga yang Anda pilih.

1. Selalu bawa inhaler

Anda harus selalu membawa inhaler yang mudah dijangkau, terutama jika Anda berolahraga dengan asma. Rescue inhaler Anda dapat mengatasi gejala asma yang mendadak terjadi.

2. Awasi kondisi asma Anda

Jika asma Anda tidak terkendali dengan baik, Anda perlu menanganinya sebelum berlari.

3. Ikuti action plan untuk berolahraga dengan aman

Bicarakan dengan dokter tentang action plan asma Anda dan bagaimana dapat mendukung olahraga dengan asma. Jika Anda tidak dalam kondisi yang aman, Anda dilarang berolahraga, karena dapat memperburuk kondisi.

Jika Anda mengalami gejala saat berolahraga dengan asma, Anda dapat menggunakan inhaler untuk mengobati gejala. Dokter juga dapat meminta Anda menggunakan inhaler sebelum olahraga untuk mencegah gejala.

4. Lakukan pemanasan dan pendinginan

Hindari perubahan mendadak pada aktivitas yang dapat memicu gejala asma. Mulai dengan perlahan, jangan langsung ke luar rumah dan berolahraga dengan berat. Jangan juga tiba-tiba berhenti berolahraga. Namun, perlahan-lahan kurangi tenaga Anda sebelum berhenti.

5. Hindari pemicu asma

Jika Anda memiliki kontak dengan pemicu asma saat berolahraga, asma Anda dapat kambuh. Sebagai contoh, jika kualitas udara sedang buruk, Anda lebih baik berolahraga di dalam ruangan. Jika udara dingin memperburuk kondisi asma Anda, gunakan masker atau syal untuk mencegah atau mengurangi udara dingin yang masuk ke paru-paru. Hindari taman yang rumputnya baru dipotong, jika rumput merupakan salah satu pemicu asma Anda.

6. Berhenti berolahraga jika Anda mengalami gejala

Jika Anda mulai mengalami gejala asma saat berolahraga, hentikan olahraga, gunakan rescue inhaler, dan ikuti rencana tindakan asma Anda. Jika gejala membaik, Anda dapat mulai berolahraga kembali secara perlahan.

7. Jika gejala memburuk, pertimbangkan untuk mencari bantuan medis segera.

Jika gejala tidak membaik, lanjutkan penggunaan rescue inhaler sesuai dengan instruksi action plan Anda. Jika Anda mengalami gejala berikut saat berolahraga, segera cari bantuan medis:

  • mengi yang terjadi saat menarik dan menghela napas
  • batuk yang berkelanjutan
  • kesulitan bernapas
  • tachypnea atau napas dengan sangat cepat
  • retraksi di mana kulit tertarik saat Anda bernapas
  • sesak napas
  • kesulitan berbicara dengan kalimat penuh
  • pucat
  • gelisah
  • bibir atau kuku membiru (cyanosis)

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca