9 Penyebab Anda Berhenti Minum Obat Asma

Oleh

Beberapa masalah pribadi mungkin mempengaruhi keteraturan pengobatan Anda. Jika 1 dari 9 skenario ini mempengaruhi rutinitas pengobatan Anda, solusi yang kami tawarkan berikut ini mungkin dapat membantu Anda mengontrol asma Anda.

Anda menghentikan pengobatan karena merasa obatnya tidak bekerja

Sebelum Anda menghentikan pengobatan asma Anda, diskusikan dahulu dengan dokter Anda dan jelaskan kenapa Anda ingin berhenti minum obat, kecuali Anda merasa memiliki reaksi alergi yang membuat Anda harus segera menghentikan obat. Jika Anda memiliki gejala seperti mengi, sesak di dada, batuk, atau napas pendek yang tidak hilang setelah minum obat, Anda perlu bicara dengan dokter. Hal itu dapat berarti Anda tidak mendapat pengobatan yang cukup, Anda mungkin salah didiagnosis, atau hal lainnya. Bagaimanapun, jawabannya hanya ada pada diri Anda.

Anda menghentikan pengobatan karena menganggap tubuh akan ‘kebal’ pada obat setelah digunakan terlalu banyak

Pernyataan ini ternyata benar jika Anda menggunakan inhaler asma terlalu lama. Dokter Anda mungkin khawatir Anda tidak merespon inhaler lagi jika memakainya terlalu sering. Jika Anda menggunakan inhaler asma lebih dari dua kali seminggu, Anda perlu membuat perubahan pada pengobatan Anda, sehingga efektivitas obat tidak akan menurun meski digunakan secara rutin.

Anda merasa baik-baik saja dan tidak memerlukan pengobatan

Asma adalah penyakit kronis. Hal ini berarti bahwa asma tidak akan sembuh begitu saja. Asma perlu dikontrol, tetapi tidak bisa disembuhkan, dengan pengobatan. Banyak pasien mengalami periode di mana asma mereka dapat dikontrol, tetapi serangan dapat kembali lagi kapanpun. Ingatkan diri Anda bahwa ketika Anda merasa sehat, itu karena Anda menjalani pengobatannya.

“Saya sibuk dan lupa minum obat”

Ini adalah salah satu alasan paling umum pasien yang tidak komitmen pada pengobatannya.

Obat Anda habis

Ini dapat dicegah dengan rencana dan komitmen dari Anda. Pastikan Anda sudah membeli ulang obat, atau meminta ulang resepnya ke dokter, seminggu sebelum obat habis,

Pengobatan terlalu mahal

Bicara pada dokter Anda. Beberapa produk kombinasi seperti Advair mungkin akan lebih murah jika diresepkan secara terpisah. Anda juga dapat menanyakan dokter tentang obat generik jika tersedia.

Anda kurang paham bagaimana cara menggunakan obat tersebut

Pasien yang tidak mengerti bagaimana mengonsumsi obat mereka biasanya tidak bertanya dan tidak memberi tahu dokter bahwa mereka tidak mengerti. Solusinya adalah satu, ulangi instruksi pengobatan Anda yang diberikan oleh dokter untuk memastikan bahwa Anda mengerti. Jika dokter Anda adalah komunikator yang andal, mereka akan meminta Anda menanyakan ini. Semua pasien harus memiliki rencana penanganan asma, yaitu panduan singkat tentang penanganan asma Anda yang meliputi pengobatan, frekuensi, dan apa yang harus dilakukan ketika gejala asma kambuh.

Rutinitas Anda berubah

Jika Anda sering lupa minum obat karena rutinitas Anda berubah, cobalah simpan obat di tempat-tempat biasanya Anda menghabiskan banyak waktu seperti di mobil atau kantor.

Anda khawatir efek samping obat

Bicarakan dengan dokter tentang efek samping yang Anda alami, karena ada banyak efek samping obat sebenarnya dapat dicegah (seperti dengan steroid hirup).

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca