Mengenal Manfaat dan Risiko Berenang untuk Penderita Asma

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Berenang merupakan salah satu olahraga yang sering disarankan dan dapat dilakukan oleh penderita asma. Asma ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran pernapasan sehingga akan menimbulkan sesak atau kesulitan bernafas pada penderitanya. Gejalanya antara lain batuk, sesak atau mengi. Oleh karena itu, para penderita asma harus memilih olahraga yang tepat untuk kondisinya. Salah satu olahraga yang sangat dianjurkan bagi penderita asma yaitu berenang. Yuk, simak apa saja manfaat berenang untuk asma.

Mengapa berenang untuk asma sangat direkomendasikan?

Sejak dulu, renang merupakan olahraga yang disarankan untuk penderita asma, hal ini dikarenakan berenang tidak terlalu merangsang kambuhnya asma dibandingkan dengan olahraga lain.

Ini bisa disebabkan karena tingginya kelembaban udara di sekitar kolam renang. Karena itu, saluran pernapasan penderita asma tidak akan jadi terlalu kering sehingga menyebabkan iritasi.

Posisi tubuh yang mendatar (bukan tegak lurus) saat berenang juga memiliki efek yang positif terhadap saluran pernapasan penderita asma. Dibandingkan dengan olahraga lain, posisi tubuh ini akan membuat saluran pernapasan lebih rileks. Pasalnya, tubuh Anda tidak perlu menopang terlalu banyak tekanan seperti kalau Anda sedang berdiri. Di kolam renang, sebagian beban tubuh Anda akan ditopang oleh air.

Manfaat rutin berenang bagi penderita asma

Olahraga berenang untuk asma memang lebih aman daripada jenis olahraga seperti maraton. Selain itu, berenang juga sering direkomendasikan terhadap penderita asma untuk menjaga fungsi paru-paru.

Beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa gejala asma dapat berkurang pada pasien asma yang rutin melakukan olahraga renang dibanding pasien asma yang tidak berenang.

Di samping itu, banyak penderita asma yang takut berolahraga. Misalnya karena takut kelelahan dan takut serangan asma kumat. Nah, berenang bisa jadi solusi bagi penderita asma untuk tetap aktif bergerak dan berolahraga. Pasalnya, kurang olahraga juga bisa membuat kondisi fisik penderita asma jadi lebih rentan terhadap penyakit dan serangan asma.

anak takut berenang

Meskipun aman dan bermanfaat, masih ada risiko berenang untuk asma

Olahraga renang sendiri aman buat penderita asma. Akan tetapi, ada kandungan berbahaya dalam kolam renang yang harus Anda waspadai. Beberapa penelitian terakhir mengungkapkan bahwa kadar klorin tinggi yang terdapat pada kolam renang dapat memiliki efek iritasi pada saluran pernapasan.

Klorin merupakan suatu senyawa pembunuh kuman, bakteri, dan kotoran yang sering digunakan untuk kolam renang. Pada saat kita berenang, sebagian kecil klorin dapat terhisap masuk ke saluran pernapasan. Hal ini bisa menyebabkan iritasi, terlebih pada penderita asma.

Klorin yang terhirup juga mungkin menyebabkan saluran pernapasan perenang lebih sensitif terhadap alergen, yaitu pemicu serangan asma karena alergi. Terlebih lagi, telah diketahui bahwa paparan klorin terhadap bayi juga dapat menyebabkan asma. Pasalnya, bayi memiliki paru-paru yang masih berkembang dan belum sempurna, sehingga sangat sensitif terhadap zat kimia yang bisa menyebabkan iritasi seperti klorin.

Inilah mengapa tetap ada risiko berenang untuk asma. Akan tetapi, perlu diingat bahwa efek samping yang ditimbulkan klorin mungkin tidak sebesar efek samping yang terjadi bila penderita asma tidak berolahraga sama sekali. Lagipula, tubuh setiap pengidap asma itu berbeda-beda. Ada orang yang saluran pernapasannya tidak terlalu sensitif terhadap klorin, tapi ada juga yang sangat sensitif.

Bila penderita asma mau rutin berenang, ini yang harus diperhatikan

Sayangnya, klorin sampai saat ini merupakan salah satu zat kimia yang sering digunakan sebagai agen disinfektan atau pembunuh bakteri. Hal ini disebabkan karena klorin dapat bereaksi dengan air, membentuk asam hipoklorus, suatu senyawa yang dapat membunuh bakteri dan mikroorganisme dengan menghancurkan dinding dan enzim dari bakteri.

Oleh karena itu, ada baiknya bagi pengidap asma untuk selalu menjaga kebersihan di kolam renang. Anda juga sebaiknya memilih kolam renang dengan kadar klorin yang tidak terlalu tinggi. Ini supaya Anda bisa menjaga kesehatan saluran pernapasan dan menghindari alergen.

Pastikan juga setelah berenang Anda langsung membersihkan diri, mandi dengan air mengalir dan sabun. Jangan bersantai terlalu lama di pinggir kolam masih dalam baju renang Anda. Kalau memang sudah selesai berenang, langsung mandi dan ganti baju.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca